jarak kami ‘hanya’ 5768 km. jejalin yang terhimpun hanya melalui udara. seperti kamis kemarin. lelaki berpjamas kotak-kotak datang. suara hangatnya menipiskan jarak antara kami. matahari bundar sudah hilang. berganti rintik ritmis yang membuat hati saya beku. tapi lelaki berpjamas kotak-kotak seperti teddy bear itu melumerkannya. “moshomoshi …” “halo, ini femi dari Jakarta. kamu, apa kabar?” “hah? femi, [...]
Comments Off » Read the rest