between two sisters

Comments Off

one is here, one is there. one is a little taller than the other. two different styles of hair, two different outlooks on life, two very different views from their windows. both have different tomorrow ahead.

itu adalah cerita tentang the story of two very different sisters, buku kecil yang dihadiahkan oleh esti untuk saya. iya. esti, kakak semata wayang saya. dia menyertakan itu bersama hadiah yang dibawanya dari US untuk ulang tahun saya. aih. dia selalu begitu. selalu membanjiri orang-orang di sekitarnya dengan hadiah. lebih dari sekadar barang, ia hadir.

dan, kami berbeda. iya, kami bersaudara, berbeda, namun tetap berbagi.

each is unique in so many ways. each has her own story, with all the busy things going on in the present. each has different work to do and different demands on the day. each has a separate destination and a distincly different path to get there. but …

tapi kami mensyukuri perbedaan kami sebagai sebuah kelengkapan yang alami yang Dia hadiahkan untuk kami. kesibukan DC menenggelamkannya, sementara Jakarta sudah membikin saya menua. cita-citanya menjadi wartawan kandas dan saya menggantikannya.

for all the things that might be different and unique about them … these two sisters will always share so much. they will always be the best of family and friendsm entwined together, through all the days of their lives. their love will always be very special: gentle and joyful when it can be, strong and giving when it needs to be, reminding them, no matter how different their stories turn out.

dan kami terus berbagi. saling bersandar. hingga ia mampu mengandalkan si bungsu untuk merawat ibu dan ayah di ujung usia mereka. kami juga berbagi mimpi: tetap menjaga nama baik keluarga. dalam keseharian yang terpisah bermil-mil jauhnya, kami masih bisa membuncahkan tawa. sedikit hentakan dan tanda seru, namun terbayar dengan pelukan hangat dan perbincangan berjam-jam.

they share the incredibly precious gift of being ’sisters’. and when you think some of the best things this world has to offer, a blessing like that is really … what it’s all about.

iya. kami sangat mensyukuri betapa kami saudara sekandung. meninggalkan masa kecil nan manis, penuh kegembiraan bersama ayah dan ibu. mengancik usia remaja dan memulai tanggung jawab sebagai anak. tidak ada tertua atau termuda. tidak ada sulung atau bungsu. sama-sama anak. sama-sama berbagi. membahagiakan orang tua. menghadiahkan yang terbaik untuk mereka.

saya bahagia punya esti. semoga esti juga bahagia punya saya.

sejumlah rencana yang batal

Comments Off

tahun ini saya merencanakan beberapa perjalanan yang menyenangkan dengan teman-teman.

iya, teman-teman yang ’sungguh teman-teman’. mereka bukan teman kemarin sore. mereka teman yang sudah menahun berjejalin dengan saya. mencuil senja bersama. menanti hujan yang menitik dan menderas, juga bersama. dengan mereka, saya merencanakan temu janji dan beberapa perjalanan hingga akhir tahun nanti.

menyambangi gunung bromo.

kemah di kaki merapi.

memetik pucuk teh di malabar.

mengarungi sungai musi.

memilih biji kopi di ambarawa.

menyebrang ke lombok dari bali.

menelusuri hangatnya kota jogja.

menyenangkan bukan? iya, dengan mereka, saya merasa tenang dan nyaman. lebih dari keduanya, ya menyenangkan. selalu ada rasa syukur yang harus saya haturkan pada Si Pemilik Hidup atas teman-teman yang berjejalin dengan awetnya. tanpa prasangka buruk. tanpa kebohongan. tanpa telikungan. tanpa tusukan tajam.

saya juga berencana mengajak satu teman lagi. dia pasti senang berjalan-jalan. tapi …

tidak ah. saya memilih untuk membatalkannya. tidak. tidak. tidak usah lagi. jejalin ini justru akan membusuk jika ia turut serta dalam perjalanan ini. tidak usah.

batal. maafkan saya.