matanya sampai berair menahan kegelian. ia tertawa tiada henti. oops. padahal saya sedang tidak melucu. sebaliknya, saya sedang kesakitan, nyeri. tangan kanan kiri. lutut kanan kiri. sakit semuanya. saya terjerembab usai ditabrak roda dua yang melawan arus, dan dengan arogannya bilang, “kalau nyebrang lihat kanan kiri dong …” dan, saya masih juga ditertawakan. rasanya ingin [...]
Content
File: April 2008
semakin hari saya semakin menyadari bahwa tidak ada blue print dalam kehidupan ini. semalam, saya mencoba meletakkannya. iya. meletakkan sekotak kehidupan. warnanya seperti pelangi. menggurat halus dengan tujuh lapis warna. di dalamnya, ada berkotak-kotak lagi. saling berhimpitan. ada kotak cinta. kotak persahabatan. kotak ambisi. kotak cita-cita. kotak ritme. kotak kejenuhan. kotak kemarahan. kotak relasi. kotak … banyak. [...]
seperti kecanduan. iya, rasanya seperti sudah mencandu. dan, rutinitas pagi selalu seperti ini. menaruh tas di sekitar kubikel. menyalakan komputer. mengambil koran pagi. mengambil secangkir air putih panas. menggrojogi cangkir dengan cafe latte, tropicana slim-sugar free drink. uh, mantabs. hari saya sudah mulai. penandanya ya secangkir kopi susu berberat 14 gram ini. selebihnya, hari diisi dengan bergelas-gelas teh [...]
Comments Off » Read the rest
bali, dan jatuh cinta itu
tidak tahu, tapi saya merasa cukup hommy setiap kali liburan di bali. “banyak orang merasa seperti itu juga, mungkin karena kami banyak sembahnyang dan mendoakan hal-hal baik dalam setiap sesajian kami …” kata piggy, teman saya. pasti, ada begitu banyak faktor yang mendukungnya. mulai dari pasangan liburan. area yang dituju untuk liburan. lamanya liburan. ekspektasi [...]