kurang regang

3 Comments

takdir membawa saya berjejalin dengan orang-orang batak.

sejak menghuni palmerah 224, tak lagi bisa dihitung berapa banyaknya orang-orang batak dan jawa yang membikin relasi batak-jawa ini mau tak mau harus menggelak bersama. utuh. tak tercuil. pun di kubikel kantor. jumlah orang-orang bersuku batak ini menggemuk.

perih tak bisa dihindarkan saat kami bertukar tutur. bertukar aksen. kami selalu terbahak kegelian.

seperti semalam, saat saya bilang, “mauliate … ” sontak, mereka terdiam. “aduh femi, bukan begitu bilang ‘mauliate’ … ” ujar rebecca. lalu bagaimana? “mauliate! e-nya kamu ini kurang regang, eeeeee …” katanya. lalu rebecca menuding saya yang keliru menirukan aksen dari ruth yang notabene orang batak-rantau yang lama tinggal di jawa.

lalu, bagaimana mengatakan ’sama-sama’? katanya, tidak ada. lhah, bagaimana ini?

“bilang saja, ‘olo-olo’ …” ujar rebecca. wah, antik sekali kosakatanya. asing bagi telinga saya.

dan, melafalkan ‘o’ pun saya masih kurang regang.

olala … butet, butet!

tidak suka, tapi harus mau

2 Comments

sesungguhnya saya tidak suka yogurt.

tapi saya harus memaksakan diri menyantap susu asam ini. perkaranya sepele, yaitu menulis sehalaman penuh untuk halaman kesehatan tentang yogurt. rasanya, susu fermentasi ini layak dijadikan santapan harian.

konon, yogurt mengandung kuman yang baik untuk saluran pencernaan. juga, untuk memerangi bakteri jahat yang ada di tubuh. bedanya dengan susu segar, laktosa dalam yogurt sudah tercerna dalam kuman dan lebih bagus daripada susu segar. dan yogurt ini bisa dicerna dalam tubuh dalam waktu 1 jam, sementara susu segar diserap dalam waktu 3 jam.

menurut catatan ahli gizi, yogurt bisa dikonsumsi dua kali sehari, untuk makanan selingan. misalnya, jam 9 pagi dan 3 sore. takarannya standar saja, 200 cc. dan, lebih bagus plain yogurt ketimbang yang lain. dus, harus membubuhi sendiri buah-buahan di dalamnya.

itu sebabnya, sudah sebulan terakhir ini saya belanja elle & vire yogurt. atau, bio kul.

tapi, yogurt ini kok tidak mengurangi niat saya untuk tetap menenggak susu beruang. :)