Aug 19
Femi Adiisu indonesia, ragam cuatan jakarta, mikrolet, sopir
siang tadi saya menumpang mikrolet 09 dengan sopir yang sama persis dengan yang saya tumpangi minggu lalu.
sopirnya gendut, bulat, dan sering mengumpat. mengeluh. capek dengernya.
awalnya saya mengira ia marah dengan penumpang, atau orang yang ada di dekatnya. nyatanya tidak. dia terus mengumpat sepanjang waktu. sepanjang jalan dari slipi hingga saya turun di depan kantor. tadi juga. dia mengumpat sejak saya naik dari kantor. tak betah dengan ocehannya, saya turun di palmerah dalam perjalanan menuju slipi.
“nggak tau apa susahnya nyari penumpang? kayaknya sih dua-tiga rit, tapi penumpangnya kagak ada! emang enak. susah bener nyari penumpang gini hari. saya sudah dua jam nih disini, baru dapat satu …”
bla bla bla.
ah, rupanya sopir muda ini tidak pernah bersyukur. lihat, kami ada banyak penumpang disini. tak juga mensyukurinya.
semoga Dia memberi rejeki untuknya.
Aug 19
femi adi soempenokubikel jakarta, kubikel, wartawan

ini bukan yang pertama kalinya.
dia menyampar sandal saya sembari menatap sinis, “kok lo beli lagi yang ini sih!” dan saya pun menjelaskan, bahwa perjalanan ke jogja mengharuskan saya menggunakan sepatu. jadinya, kembali ke jakarta, ya saya harus mengenakan sandal jepit rumah yang ada di jogja. sandal jepit membikin saya nyaman. di tengah penjelasan ini, dia buru-buru memotong, “jadi lo malu pakai sandal jepit hitam lo itu?”
shoot.
tempo hari, sama saja.
saat ia menelpon, entah siapa, tiba-tiba ia menjumput bantal yang ada di goody bag saya. ia mengangkatnya keatas, dan menghempaskannya. saya hanya diam. tak berkomentar. sama sekali. melihatnya pun tidak. tahu reaksi saya, dia diam saja.
gusti, paringana sabar.
saya tahu persis, dia ini teman saya. kami kadang kelewatan bercanda satu dengan lainnya. nyatanya, saling pengertian dan saling memahami, kadang tak bekerja dengan baik. malah, kemudian muncul anggapan yang sangat rasis dan sukuis: ooh, pantes lo begitu, lo kan dari suku blablabla.
entah, kenapa, belakangan saya sebal dengan tingkahnya.