Content

when writing the story of your life, don't let anyone else hold the pen

rumah ayah baru

Monday 23 February 2009 - Filed under cerita bumijo + friends from heaven

esti dan saya memesankan rumah untuk ayah yang sama persis dengan ibu.

rumah dengan template yang dilapisi keramik esenza berwarna ungu di bagian bawah, dan krem di bagian atas. enam tahun silam, rumah untuk ibu dibungkus oleh esti dari gerai nisan sadjid siswodihardjo di jalan menteri supeno jogja. banderolnya Rp 3 juta. kini, setelah inflasi, gempa dan krisis finansial global, harganya masih sama, yaitu Rp 3 juta. wow.

kami sudah meletakkan rumah untuk ayah sejak sabtu, 22 februari 2009 lalu. kini, giliran memasangkan batu granit nama ayah.

kami tak hanya berdua. ada sekitar tiga puluh orang menemani kami, memasangkan nama ayah di nisannya. ya, mereka kerabat yang senantiasa berjejalin dengan keluarga kami.  kami melangsungkan ibadat kecil untuk mensyukuri segala kerberkahan dariNya.

terima kasih untuk menyambangi rumah ayah yang baru. :)

terima kasih untuk menyambangi rumah ayah yang baru. :)

gayeng juga di dalam mikrobus yang kami sewa. terlebih, saat pembagian makanan kecil sebanyak tiga kloter, plus satu kloter untuk minuman.

“sampun, maturnuwun,” ada yang malu-malu. “lho … lagi, mbak femi? tadi sudah?” ada yang berujar begitu. “kok banyak banget, yang ini aja belum habis …”ada juga yang bilang begitu.

setelah empat kloter, masih juga ada yang berteriak, “mbak femi, habis ini masih ada lagi?” sontak, seisi bus terbahak.

“ada, tarikan duitnya, pak …” seloroh saya.hahahaha …

senang rasanya bisa mengusung mereka ke rumah ayah yang baru, bertandang ke rumah ayah, dan menyapa ayah. pasti ayah senang.

terima kasih. kalian telah menemani tahun-tahun terakhir ayah. lebih dari itu, terimakasih untuk bersedia menyambangi rumah ayah yang baru.

2009-02-23  »  Femi Adi