Mar 17
Femi Adimedia, web 2.0 belanja, jakarta, situs, website
dinobar.com
saya baru keranjingan dengan situs itu. yaps, itu adalah situs belanja yang cukup menyenangkan. pasalnya, ada sejumlah barang-barang dari ikea-shop. tahu sendiri, saya sangat suka kepraktisan dan kelucuan dari ikea.
belakangan, mencoba belanja secara online cukup menyenangkan juga. modalnya hanya internet dan betah-betahan buat browsing. harus telaten, harus jeli mencermati harga, dan harus percaya.
saya menemukan dinobar.com dari iklan facebook di sebelah sisi kanan layar. biasanya, saya tak cukup usil untuk menelisik situs-situs dan mencoba berbelanja. tahu ada ikea … wah!
yang membuat acara belanja jadi asik di ikea adalah sistemnya yang sepertinya menggunakan sms-gateway. dus, sekali submit pesanan, semua verifikasi, kode booking, konfirmasi pembayaran, dilakukan melalui sms. memang, harus bolak-balik ngecek sms dan mengirimkannya. tapi, tak apalah selagi sistem tersebut cukup aman untuk acara belanja saya.
hasilnya? saya membungkus wadah tas kresek, timer dan pengaduk susu dari ikea dari dinobar.com.
Mar 07
Femi Adifriends from heaven, plesiran, weekend escape jogja, reuni, santa maria, stama, tk2009

temu kangen santa maria jogja 2009
menjadi murid santa maria adalah sebuah rasa yang luar biasa.
saya ingat persis, saat saya harus kembali mengukur kemampuan, mencoba mengurung dari pergaulan, dan menyibukkan diri untuk belajar, dan belajar. saya membayarnya untuk menambal rasa bersalah saya pada ayah dan ibu. ya, di sma santa maria.
“kamu keluaran dari susteran yah?” tanya seorang teman —yang entah, saya tak bisa mengingat sosoknya — yang menyapa saya, berusaha untuk simpati pada saya.
oops. bukan, bukan. saya ini cuma drop-out-an dari sekolah di pedesaan lantaran kelakuan saya yang begitu buruk dan kemalasan saya yang amat sangat. sedangkan rok yang panjangnya tiga jari dibawah garis lutut belakang adalah rok yang saya gunakan di sekolah itu. terlihat seperti rok suster yah?
dan saya semakin menempa diri. mencoba terbuka, meski tak mudah. saya memilih untuk belajar, dan belajar. membayar kesalahan pada orang tua, adalah lebih utama. dan saya menjadi tak mudah untuk membuka diri pada orang lain.
aktivitas yang saya pilih pun tak jauh dari menulis. saya menulis di gema. saya mulai belajar mengatur waktu untuk kesenangan kecil dan sebuah mimpi besar menjadi wartawan.
“kamu boleh bercita-cita jadi wartawan, tapi nanti!!! belajar, selesaikan sekolah, dan kuliah. setelah itu, jadilah wartawan!” sumpah serapah itu muncrat dari bibir mutter lies.
yaps, mutter rupanya jengkel dengan saya yang hanya demo, menulis, demo, menulis, demo, menulis. selebihnya, kadang bikin kejutan di kelas, bersama dengan teman-teman tiga bahasa yang lainnya.
yah, santa maria adalah sekolah yang penuh dengan kejutan. setidaknya untuk hidup saya.
dari santa maria, saya bisa sekolah gratis di universitas atma jaya jogja. zero rupiah. dari santa maria, saya juga menemukan teman yang menjadi keluarga. irene maryani.
kini saya, dan teman-teman meriung bersama. duduk tanpa seragam kotak-kotak. sebaliknya, bergincu tebal, mengenakan rok mini, dan bersepatu jinjit. selebihnya, membopong si kecil.
temu kangen santa maria 2009. setelah satu dekade.
Mar 01
Femi Adifriends from heaven, plesiran, weekend escape bali, denpasar, piggy, yola
kabar itu datang tiba-tiba saat kami duduk ngopi berempat. saya, yola, pasangan yola, dan vicky. kami ngopi di starbucks, bandara ngurahrai, denpasar, bali.
“aku sudah dilamar, lo … ini …” katanya, sembari memamerkan cincin manis yang melingkar di jari kirinya. yaps. yola. yola akan menikah dengan laki-laki pilihannya.
saya dan yola berteman baik saat duduk di bangku sekolah menengah di muntilan, lebih dari satu dekade silam. dalam pertemuan terakhirnya beberapa tahun terakhir ini, kami sering membincangkan tentang sisi personal, gairah yang mulai menggejolak, eksistensi diri, dan juga keluarga.
lebih dari itu, yola juga selalu menjadi host yang menyenangkan untuk pesta, pesta, dan pesta di bar di kawasan kuta, legian maupun seminyak.
“aku banyak berubah. dia membuatku menjadi lebih baik,” katanya, sembari menunjuk bakal calon pasangan hidupnya.
waycks, mak nyes rasanya yola bilang begitu.
ya, kemampuan si laki-laki untuk membuat yola menjadi lebih baik, telah membuat yola menjatuhkan pilihan untuk menghabiskan hidup dengannya. pertengahan april nanti.
bahagianya.
Mar 01
Femi Adifriends from heaven, kuliner, plesiran, weekend escape bali, denpasar, esti, piggy, ubud

sambel mbe ala piggy
saya tak pernah berpikir untuk menggunting cabe.
dus, saya geli saat piggy menyurungkan cawan cilik dan menjumput satu cabe, kemudian mengguntingnya. guntingan cabe itu jatuh persis di dalam cawan.
lucunya. bahkan, gunting hanya saya gunakan untuk menggunting kemasan plastik, atau kertas, atau kemasan yang tak bisa disobek di dapur saya. sebaliknya, piggy menggunakan gunting untuk apapun yang bisa digunting, menggantikan pisau.
“aku bikinin sambal mbe ya …”
konon, biasanya ia membikin sambel mbe sekali untuk seminggu. jadi, sambal itu diwadahkannya dalam cawan dan disimpan di kulkas. kapanpun hendak makan, ia tinggal menjumputnya saja.
trasi digerus tipis, dicampurkan dengan garam. keduanya dicampurkan dalam cabe yang ditumis bersamaan dengan irisan bawang merah dan bawang putih.
hasilnya? uenak.
thanks ya pig. tak sabar ingin membikinnya di rumah.