sudah gede begini, tapi sesungguhnya saya masih cengeng. apalagi, jika menghadapi perjumpaan-yang-entah-kapan-ketemu-lagi dengan esti, kakak saya. dah, di bandara isinya cuma speechless, guyon garing dan nangis. :p dan perpisahaan adalah sesuatu yang engga enak. sumpah, engga enak. saya masih ingat betul saat saya menjemputnya di bandara beberapa waktu lalu. saya memeluknya hangat, dan ketawa tidak [...]
Comments Off » Read the rest