bergombal dengan pantun
Monday 7 June 2010 - Filed under cerita cinta + renanda
saya tidak pandai bikin pantun.
bleki, kolega saya di pabrik kata-kata ini, sering menciptakan bualan dan celaan melalui pantun-pantun. ajaib, dan mengesankan. dan saya selalu ketinggalan.
tapi saya mencobanya. ditengah keisengan dan kerinduan pada laki-laki dengan pjamas kotak-kotak merah, kegombalan itu mendadak muncul melalui larikan pantun.
alih-alih dia, saya pun kegelian dibuatnya. takjub. hepi. “emang wartawan bisa bikin pantun … merayu lagi …” selorohnya. sial. jelas bisa.
ogah terpojok dengan komentarnya, saya pun membikin rayuan gombal lagi untuknya.
bangun pagi rasanya patah pinggang
engga siap menyambut hari baru
senangnya nggombalin nanda tersayang
bikin yang lain pada cemburu
bahkan, bleki pun takjub dengan kebisaan saya. “perlu bersemedi berapa hari pon buat bikin pantun?” gugatnya. sial.
see, saya bisa bergombal dengan pantun. ada yang mau saya gombali dengan pantun lagi?
2010-06-07 » Femi Adi
