Content

when writing the story of your life, don't let anyone else hold the pen

bukan ronde jogja

Tuesday 2 August 2011 - Filed under cerita cidodol residence + kuliner

Image and video hosting by TinyPic

bukan, bukan. ini jelas bukan ronde jogja

yang membenak di kepala saya tentang wedang ronde adalah semangkok kecil kuah jahe dengan kacang tanah panggang, cuilan roti tawar berbentuk bujur sangkar, cacahan kolang-kaling merah, buletan ronde yang terbuat dari tepung kanji-tepung ketan dan aroma pandan-jahe-serai yang meruyak dari mangkok mini itu.

maka, saya langsung menghentikan si krasnaya saya tepat di depan gerobak yang bentuk usungannya menyerupai ronde.

“komplit?” tanyanya. saya menggeleng, soalnya saya lihat ada butiran mutiara berwarna pink. kok ada begituannya?

“buletan putihnya aja, sama kacang, dan kolang-kaling nya,” kata saya. si abang tampak kebingungan. akhirnya, saya bilang saja, “komplit dah …”

saya mengamati apa yang diciduknya.

kacang ijo.

mutiara pink itu.

kacang tanah panggang

irisan roti tawar berbentuk bujursangkar.

susu kental putih.

dan dia mengguyurinya dengan air jahe.

si abang penjual ronde itu mengaku dari cirebon. saya menduga, ronde ini adalah ronde khas jakarta. setidaknya, ronde khas cirebon, atau di belahan bumi manapun kecuali jogja.

rasanya sih tidak buruk.

hanya saja, sejak saya mengenal ronde bukan dalam bentuk dan isian yang seperti ini, rasa ronde ini menjadi aneh.

Tagged: » » »

2011-08-02  »  Femi Adi