<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Femi Adi Soempeno &#187; cerita bumijo</title>
	<atom:link href="http://femiadi.com/category/cerita-bumijo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://femiadi.com</link>
	<description>when writing the story of your life, don&#039;t let anyone else hold the pen</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 09:03:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>main monopoli lagi</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/02/01/main-monopoli-lagi/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/02/01/main-monopoli-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 04:34:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[cerita cidodol residence]]></category>
		<category><![CDATA[ragam cuatan]]></category>
		<category><![CDATA[tingtingndut]]></category>
		<category><![CDATA[catur]]></category>
		<category><![CDATA[game]]></category>
		<category><![CDATA[monopoli]]></category>
		<category><![CDATA[permainan]]></category>
		<category><![CDATA[ular tangga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6926</guid>
		<description><![CDATA[beberapa waktu lalu saya menebus mainan monopoli di toko buku gramedia di jatinegara seharga 39,000 rupiah. selain monopoli, set yang ada dalam permainan ini adalah catur, halma, ular tangga. ah, saya tak ingat lagi kapan terakhir bermain monopoli. mungkin SD,  atau mungkin SMP. wah, itu sudah lama, lamaaaaa sekali. ajakan untuk kembali bermain monopoli ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>beberapa waktu lalu saya menebus mainan monopoli di toko buku gramedia di jatinegara seharga 39,000 rupiah.</p>
<p>selain monopoli, set yang ada dalam permainan ini adalah catur, halma, ular tangga.</p>
<p>ah, saya tak ingat lagi kapan terakhir bermain monopoli. mungkin SD,  atau mungkin SMP. wah, itu sudah lama, lamaaaaa sekali. ajakan untuk kembali bermain monopoli ini membikin saya happy. well, itu sudah lebih dari 10 tahun yang lalu saya terakhir bermain monopoli.</p>
<p>yang paling asik dari permainan ini adalah pembagian uang dari bank dan mendapat tambahan duit saban lewat start. yang paling engga enak adalah saat harus masuk penjara. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>dulu, dari monopoli lah saya mengenal kota-kota &#8216;asing&#8217; di indonesia. contohnya: brastagi. sayangnya, di permainan monopoli yang tampaknya sudah diperbarui ini, brastagi tak ada lagi.</p>
<p>yah, saya menyukainya. saya menyukai permainan ini, meski saya sangat tak suka kalau harus membayar denda, atau membayar ongkos mampir di rumah atau hotel milik lawan main.</p>
<p>yuk, main monopoli &#8230; <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/02/01/main-monopoli-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ayam goreng, tempe glepung bu koyo</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/01/14/ayam-goreng-tempe-glepung-bu-koyo/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/01/14/ayam-goreng-tempe-glepung-bu-koyo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 09:16:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6919</guid>
		<description><![CDATA[saya sedang meng-ungkep ayam saat saya tiba-tiba teringat oleh bu koyo. bu koyo adalah tetangga saya, rumahnya hanya berjarak dua bangunan dari rumah saya, persis di pertigaan gang kecil di rumah bumijo. ia menjual makanan yang tidak cepat saji, yang membutuhkan pengolahan yang cukup lama. dua makanan andalannya adalah tempe glepung dan ayam goreng. ah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya sedang meng-ungkep ayam saat saya tiba-tiba teringat oleh bu koyo.</p>
<p>bu koyo adalah tetangga saya, rumahnya hanya berjarak dua bangunan dari rumah saya, persis di pertigaan gang kecil di rumah bumijo. ia menjual makanan yang tidak cepat saji, yang membutuhkan pengolahan yang cukup lama.</p>
<p>dua makanan andalannya adalah tempe glepung dan ayam goreng.</p>
<p>ah. saya ingat tempe glepungnya, dan ayam gorengnya. keduanya digoreng garing dengan bumbu yang meresap dahsyat. irisan tempenya berbentuk segitiga, dan dibalut dengan tepung yang cukup tebal, namun tetap terasa kering kemripik. sementara potongan ayamnya lebih kecil, tapi rasa asin-gurihnya pas.</p>
<p>warung bu koyo tidak besar, dan ia harus berbagi dengan anaknya, mbak tutik, yang juga berjualan makanan ringan. mereka menghuni rumah yang bagian depannya dijadikan warung makan. ruangannya gelap; mata saya harus menyesuaikan diri dengan cahaya saat masuk ke dalam warung yang bereternit pendek itu.</p>
<p>mejanya mepet ke dinding yang terbuat dari tripleks, dan hanya ada beberapa kursi disana. ya, mejanya besar; disana sudah pasti ada satu cething nasi dan satu mangkuk sayur, dan juga tempe dan gorengan lainnya. jangan bayangkan ada etalase layaknya warung makan padang. satu-satunya etalase yang dimiiki bu koyo adalah lemari makan yang tak transparan yang terbuat dari kayu jati lawas, yang bagian atasnya terdapat satu bagian yang ditutupi kaca, dibuka dengan cara menggeser kacanya itu.</p>
<p>kadang bu koyo menyisihkan lauk di lemari itu. pada yang lain, dia kadang bilang makanannya habis; sementara tangannya sibuk memasukkan tempe ke dalam plastik untuk saya, dan saya melihat masih ada beberapa yang sebenernya masih tersisa.</p>
<p>ya, orang yang sudah tau lezatnya masakan bu koyo, akan datang untuk menyambanginya, dan kembali lagi untuk merasakan masakannnya. guru-guru saya di SD tarakanita dulu sering mengenyangkan perut di warung bu koyo.</p>
<p>tak jauh dari meja itu, di bagian ujung ruangan, disanalah dapur bu koyo yang terbuka. dindingnya tak lagi putih bersih, melainkan hitam karena asap yang keluar dari pengolahan makanan. kami semua yang datang ke warungnya bisa melihat secara jelas masakan yang tengah diolah oleh bu koyo. sayuran favorit dari warung ini adalah lodeh.</p>
<p>rasanya tempe glepung dan ayam goreng bikinan bu koyo jauh lebih enak ketimbang bikinan ibu. **oops, maaf ibu** keluarga kami sering membelinya untuk sarapan pagi.</p>
<p>saya terakhir membungkus tempe glepung bikinan bu koyo mungkin sekitar tiga tahun lalu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/01/14/ayam-goreng-tempe-glepung-bu-koyo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>setelah satu tahun</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/01/03/setelah-satu-tahun/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/01/03/setelah-satu-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 16:01:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6906</guid>
		<description><![CDATA[setelah satu tahun, saya menemuinya. kami berpelukan hangat. tepat di sebelah telinganya, saya membisikkan maaf padanya. untuk pernyataan yang tak mengenakkan, setahun lalu. untuk permintaan yang berlebihan, setahun lalu. untuk tuntutan yang terlalu banyak, tahun lalu. saya mengumpulkan keberanian untuk menemuinya, setahun ini. sungguh menyesakkan. kepulangan tengah tahun lalu tak membuat saya cukup punya nyali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>setelah satu tahun, saya menemuinya.</p>
<p>kami berpelukan hangat. tepat di sebelah telinganya, saya membisikkan maaf padanya. untuk pernyataan yang tak mengenakkan, setahun lalu. untuk permintaan yang berlebihan, setahun lalu. untuk tuntutan yang terlalu banyak, tahun lalu.</p>
<p>saya mengumpulkan keberanian untuk menemuinya, setahun ini. sungguh menyesakkan. kepulangan tengah tahun lalu tak membuat saya cukup punya nyali untuk menyapa.</p>
<p>pesan singkat yang terlambat, keterkejutan atas keterlambatan pesan singkat, dan pesan-pesa singkat yang berlanjut sesudahnya, membuat saya yakin, setahun ini sudah cukup untuk bersembunyi, menahan diri, menahan malu.</p>
<p>terimakasih. terimakasih.</p>
<p>saya mensyukurinya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/01/03/setelah-satu-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>bingkisan, dan hitungan &#8216;mahal&#8217;</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/12/26/bingkisan-dan-hitungan-mahal/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/12/26/bingkisan-dan-hitungan-mahal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 06:41:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kado]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6895</guid>
		<description><![CDATA[saya menghargai sebuah bingkisan dari senyum yang mengembang, gelak ceria, kegemasan untuk memeluk hadiah kecil itu, dan niat positif untuk membungkus kado kecil itu. dalam sebuah perjalanan shopping, saya mengambil beberapa barang yang sudah jelas itu bukan untuk saya. protes mencuat dari bibirnya. &#8220;itu kemahalan, anak kecl itu kan terus tumbuh. kalau mau ngasih, jangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya menghargai sebuah bingkisan dari senyum yang mengembang, gelak ceria, kegemasan untuk memeluk hadiah kecil itu, dan niat positif untuk membungkus kado kecil itu.</p>
<p>dalam sebuah perjalanan shopping, saya mengambil beberapa barang yang sudah jelas itu bukan untuk saya. protes mencuat dari bibirnya. &#8220;itu kemahalan, anak kecl itu kan terus tumbuh. kalau mau ngasih, jangan beli disini. beli aja di ITC, jauh lebih murah. nanti deh aku beliin di ITC aja.&#8221;  ia terlihat gusar.</p>
<p>dan saya meletakkan barang itu lagi. harga barang itu tak seberapa selisihnya dengan barang yang dijual di ITC, sekitar lima ribuan. kalau saya harus ngangkot ke ITC, atau harus mengegas kendaraan saya, memarkirkan dengan ongkos 1,000 rupiah per jam, rasanya jatuhnya akan sama saja.</p>
<p>tapi saya tetap meletakkan barang itu. kelak saya akan membelinya sendiri, saat saya tak lagi bersamanya.</p>
<p>entah, apa-apa baginya serba mahal.</p>
<p>bagaimana kalau tak mengukurnya dengan uang. ah, mustahil. baginya selisih 5,000 adalah selisih 5,000.</p>
<p>sampai akhir tahun ini, tak secuilpun saya dengar ceritanya membungkuskan barang di ITC sebagai kado kecil.</p>
<p>tidak sampai akhir tahun ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/12/26/bingkisan-dan-hitungan-mahal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>setelah tujuh tahun</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/09/13/setelah-tujuh-tahun/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/09/13/setelah-tujuh-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Sep 2011 15:17:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[mangkuyudan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6729</guid>
		<description><![CDATA[saya terharu saat om saya mengatakan, &#8220;aku bisa weruh jakarta dan sedulur setelah 7 tahun &#8230;&#8221; tujuh tahun itu bukan sebentar untuk tidak-ke-jakarta. perjalanan saya jakarta-jogja-jakarta yang hampir saban minggu sejak 2004 hingga 2009, dan juga perjalanan yang sedikitnya sebulan sekali sesudahnya, membuat saya merasa tujuh tahun itu sangat lama. perjalanan kali ini adalah untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya terharu saat om saya mengatakan, &#8220;aku bisa weruh jakarta dan sedulur setelah 7 tahun &#8230;&#8221;</p>
<p>tujuh tahun itu bukan sebentar untuk tidak-ke-jakarta. perjalanan saya jakarta-jogja-jakarta yang hampir saban minggu sejak 2004 hingga 2009, dan juga perjalanan yang sedikitnya sebulan sekali sesudahnya, membuat saya merasa tujuh tahun itu sangat lama.</p>
<p>perjalanan kali ini adalah untuk pernikahan esti, kakak saya. padanya saya berterimakasih untuk datang. padanya saya berterimakasih untuk meluangkan waktu.</p>
<p>saya ingin membawanya ke jakarta lagi tahun depan. untuk perjalanan yang menyenangkan. untuk plesiran. untuk bertemu kerabat.</p>
<p>mumpung semuanya masih ada.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/09/13/setelah-tujuh-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>makanan ini halal semua</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/09/11/makanan-ini-halal-semua/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/09/11/makanan-ini-halal-semua/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Sep 2011 15:48:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan esti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6736</guid>
		<description><![CDATA[saya ingin menggelak saat dia bertanya apakah makanan ini halal. &#8220;femi &#8230; ini makanannya halal atau haram? tanyanya. di tangannya tak saya lihat ada piring nasi ataupun sayuran. pun camilan dengan bobot medium seperti siomay. iya, pada saya ia bertanya soal makanan yang disajikan untuk pernikahan esti di restoran angke. saya tak ingin mendebatkan haram [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya ingin menggelak saat dia bertanya apakah makanan ini halal.</p>
<p>&#8220;femi &#8230; ini makanannya halal atau haram? tanyanya. di tangannya tak saya lihat ada piring nasi ataupun sayuran. pun camilan dengan bobot medium seperti siomay.</p>
<p>iya, pada saya ia bertanya soal makanan yang disajikan untuk pernikahan esti di restoran angke.</p>
<p>saya tak ingin mendebatkan haram dan tidak haram, halal atau tidak halal, karena itu ada di ranah agama. hanya saja, yang saya tahu pasti, makanan untuk acara di pernikahan ini semuanya halal karena esti tahu persis siapa yang diundang.</p>
<p>dan ia tak bergeming.</p>
<p>ia tak bersegera mengambil makanan.</p>
<p>ia hanya menghabiskan scoop demi scoop es krim. mungkin tiga scoop, atau lebih &#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/09/11/makanan-ini-halal-semua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>mbrebes mili di hari pernikahan</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/09/11/mbrebes-mili-di-hari-pernikahan/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/09/11/mbrebes-mili-di-hari-pernikahan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Sep 2011 15:29:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan esti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6731</guid>
		<description><![CDATA[saya melihat keguyuban itu. bulik atik, om alo, bulik utik, om joko, om juni, &#8230; i really wish you were here, mom. to see your sisters and brothers in a togetherness. to see your daughter&#8217;s wedding and surrounded by your family. &#8220;aku mbrebes mili je fem pas nyalami yayuk. aku kelingan ibumi. bulik atik yo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya melihat keguyuban itu.</p>
<p>bulik atik, om alo, bulik utik, om joko, om juni, &#8230; i really wish you were here, mom. to see your sisters and brothers in a togetherness. to see your daughter&#8217;s wedding and surrounded by your family.</p>
<p>&#8220;aku mbrebes mili je fem pas nyalami yayuk. aku kelingan ibumi. bulik atik yo omong: aduh jun, aku pengen nangis kelingan mbak yohana. mulane pas mbak yayuk omong &#8216;nuwun yo om&#8217; kuwi aku ra iso omong, ndak malah nangis tenanan &#8230;&#8221; begitu kata om juni, adik ibu.</p>
<p>sebelas tahun setelah ibu meninggal. lima tahun setelah ayah meninggal. pernikahan ini terjadi.</p>
<p>andai saja mereka mau menunggu sebelas tahun; dan lima tahun untuk hari yang membahagiakan ini.</p>
<p>tapi saya memilih mereka tidak menunggu jika harus dengan kesakitan yang amat panjang dan lama. tahu kenapa? karena saya yakin mereka juga ada di sekitar kami pada acara pernikahan itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/09/11/mbrebes-mili-di-hari-pernikahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>pak, bu, nyuwun restu</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/09/11/pak-bu-nyuwun-restu/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/09/11/pak-bu-nyuwun-restu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Sep 2011 14:41:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan esti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6733</guid>
		<description><![CDATA[esti, kakak saya, bisa menahan isaknya saat mengucap janji pernikahan. suaranya tetap tegar. suaranya tetap lantang. tapi saya tidak. saya menangis. saya berharap ayah dan ibu ada di sini. menyanding esti di pelaminan. melegakan kekhawatiran dengan pelukan hangat. membagi restu untuk esti dan tony. mereka akan memulai hidup tanpa sandingan dan wejangan ayah dan ibu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>esti, kakak saya, bisa menahan isaknya saat mengucap janji pernikahan.</p>
<p>suaranya tetap tegar. suaranya tetap lantang. tapi saya tidak.</p>
<p>saya menangis.</p>
<p>saya berharap ayah dan ibu ada di sini. menyanding esti di pelaminan. melegakan kekhawatiran dengan pelukan hangat. membagi restu untuk esti dan tony.</p>
<p>mereka akan memulai hidup tanpa sandingan dan wejangan ayah dan ibu. mereka memulainya berdua, ya, hanya berdua. tanpa ayah dan ibu.</p>
<p>saya hanya bisa menemaninya, tanpa bisa mewejanginya.</p>
<p>pak, bu, nyuwun restu buat esti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/09/11/pak-bu-nyuwun-restu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>saya menyulam namanya di saputangan biru</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/08/19/saya-menyulam-namanya-di-saputangan-biru/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/08/19/saya-menyulam-namanya-di-saputangan-biru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 22:50:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[cerita cidodol residence]]></category>
		<category><![CDATA[tingtingndut]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[menyulam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6651</guid>
		<description><![CDATA[saya mengambil saputangan berwarna biru, dan membubuhkan namanya di bagian sudut kiri bawah. saya pun mulai meronce, bermodal print-out martha stewart craft inspiration yang saya unduh dari situsnya, tentang how-to-embroidery. perlahan, saya mulai mengikuti lagak langgam sulaman hasil print-out-an itu. dan bisa! saya mulai menggoreskan namanya dengan benang sulaman sungguhan, menimpa pulasan pensil tipis sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya mengambil saputangan berwarna biru, dan membubuhkan namanya di bagian sudut kiri bawah.</p>
<p>saya pun mulai meronce, bermodal print-out martha stewart craft inspiration yang saya unduh dari situsnya, tentang how-to-embroidery. perlahan, saya mulai mengikuti lagak langgam sulaman hasil print-out-an itu.</p>
<p>dan bisa!</p>
<p>saya mulai menggoreskan namanya dengan benang sulaman sungguhan, menimpa pulasan pensil tipis sebagai pola nama di saputangan itu.</p>
<p>saya ingat betul reroncean milik ayah yang saya simpan di rumah jogja. reroncean potret wajah seorang laki-laki yang bercerai dengan istrinya, dan meninggalkan empat anak yang masih terbilang belia. perceraian itu terjadi di dalam penjara di awal tahun 70-an, dan diatas saputangan abu-abu itu, laki-laki itu menggambarkan perceraian itu dengan &#8216;bunga yang patah&#8217;.</p>
<p>reroncean lain adalah prosesi lamaran seorang laki-laki terhadap seorang perempuan, yang mendeskripsikan barang-barang yang dia usung untuk melamar perempuan itu. di ujung sapu tangan berwarna putih itu, ada gambar laki-laki dan perempuan itu. bahagia.</p>
<p>laki-laki itu adalah ayah saya.</p>
<p>saya menyimpan baik-baik saputangan dengan sulaman tanda cinta milik ayah untuk dua istrinya.</p>
<p>dan saya melakukan hal serupa. saya menyulam sebagai tanda cinta untuknya. saya memulainya dengan membubuhkan namanya di sudut kiri bawah saputangan berwarna biru.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/08/19/saya-menyulam-namanya-di-saputangan-biru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>saat punggung tak bisa kembali muda</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/08/16/saat-punggung-tak-bisa-kembali-muda/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/08/16/saat-punggung-tak-bisa-kembali-muda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2011 15:22:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[cerita cidodol residence]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>
		<category><![CDATA[scoliosis]]></category>
		<category><![CDATA[tulang punggung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6642</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;coba membungkuk. tangan diletakkan pada lutut,&#8221; kata dokter alexander mathius. saya memathui perintahnya. &#8220;berasa engga kalau punggung kanan lebih tinggi daripada sebelah kiri?&#8221; tanyanya. saya mengiyakan. dugaannya sementara adalah scoliosis.  &#8220;tapi untuk membuktikannya, coba rontgen ya &#8230;&#8221; katanya. lagi, saya mematuhi perintahnya. Scoliosis (from Greek: skoliōsis meaning from skolios, &#8220;crooked&#8221;)[1] is a medical condition in [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;coba membungkuk. tangan diletakkan pada lutut,&#8221; kata dokter alexander mathius.</p>
<p>saya memathui perintahnya.</p>
<p>&#8220;berasa engga kalau punggung kanan lebih tinggi daripada sebelah kiri?&#8221; tanyanya. saya mengiyakan.</p>
<p>dugaannya sementara adalah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Scoliosis" target="_blank">scoliosis</a>.  &#8220;tapi untuk membuktikannya, coba rontgen ya &#8230;&#8221; katanya. lagi, saya mematuhi perintahnya.</p>
<p><em><strong>Scoliosis</strong> (from <a title="Greek language" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Greek_language">Greek</a>: <a title="Romanization of Greek" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Romanization_of_Greek">skoliōsis</a> meaning from <a title="Romanization of Greek" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Romanization_of_Greek">skolios</a>, &#8220;crooked&#8221;)<sup id="cite_ref-0"><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Scoliosis#cite_note-0">[1]</a></sup> is a medical condition in which a person&#8217;s <a title="Vertebral column" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vertebral_column">spine</a> is curved from side to side. Although it is a complex three-dimensional deformity, on an X-ray, viewed from the rear, the spine of an individual with scoliosis may look more like an &#8220;S&#8221; or a &#8220;C&#8221; than a straight line. Scoliosis is typically classified as either <a title="Congenital" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Congenital">congenital</a> (caused by vertebral anomalies present at birth), <a title="Idiopathic" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Idiopathic">idiopathic</a> (cause unknown, subclassified as infantile, juvenile, adolescent, or adult, according to when onset occurred), or <a title="Neuromuscular" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Neuromuscular">neuromuscular</a> (having developed as a secondary symptom of another condition, such as <a title="Spina bifida" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Spina_bifida">spina bifida</a>, <a title="Cerebral palsy" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cerebral_palsy">cerebral palsy</a>, <a title="Spinal muscular atrophy" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Spinal_muscular_atrophy">spinal muscular atrophy</a>, or <a title="Physical trauma" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Physical_trauma">physical trauma</a>).</em></p>
<p>dan saya rontgen tulang belakang, dengan posisi terlentang dan miring.</p>
<p>sudah sejak lama punggung ini sakit. terasa lebih lelah usai aktivitas jurnalistik seharian, outdoor maupun indoor. <em>dikretek</em>, rasanya uenak banget, dan nagih.</p>
<p>&#8220;scoliosis idiopathic. engga usah takut. ini jamak terjadi pada perempuan. barangkali sudah terjadi sejak lama, dan berasa bahwa ada yang berbeda dengan punggung kamu. bisa jadi ini karena genetika, atau juga terlalu sering membawa beban berat secara asimetris di punggung. tidak ada obatnya. hanya bisa terapi dengan cara berenang seminggu tiga hingga empat kali,&#8221; kata dokter alex.</p>
<p>saya hanya terdiam.</p>
<p>ini to yang bikin punggung saya sering nyeri, bahkan harus mengganjalnya dengan bantal punggung. tulang belakang saya bengkok. ini terlihat jelas dari potret tulang belakang saya. miring. berbentuk huruf S.</p>
<p>tapi saya tak bisa mengembalikan punggung saya lagi seperti dulu. saat belum bengkok.</p>
<p>ya, saya butuh berenang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/08/16/saat-punggung-tak-bisa-kembali-muda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>saya menjahit lagi</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/08/05/saya-menjahit-lagi/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/08/05/saya-menjahit-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 22:59:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[cerita cidodol residence]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6624</guid>
		<description><![CDATA[saya membungkus benang, jarum, gunting, kapur, meteran dan tali dari &#8216;toko konpeksi pare-pare&#8217;, tak jauh dari hunian saya. toko itu disesaki dengan gantungan benang, tali, spare part mesin jahit, dan masih banyak lagi. di lingkungan saya memang banyak konveksi, eh, konpeksi. toko itu juga acapkali saya lihat jamak disambangi orang-orang yang beli perkakas dalam jumlah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 304px"><a href="http://tinypic.com?ref=25qemg2" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://i51.tinypic.com/25qemg2.jpg" border="0" alt="Image and video hosting by TinyPic" width="294" height="219" /></a><p class="wp-caption-text">Sewing for beginner</p></div>
<p>saya membungkus benang, jarum, gunting, kapur, meteran dan tali dari &#8216;toko konpeksi pare-pare&#8217;, tak jauh dari hunian saya.</p>
<p>toko itu disesaki dengan gantungan benang, tali, spare part mesin jahit, dan masih banyak lagi. di lingkungan saya memang banyak konveksi, eh, konpeksi. toko itu juga acapkali saya lihat jamak disambangi orang-orang yang beli perkakas dalam jumlah besar.</p>
<p>eh, iya, saya akan mulai menjahit.</p>
<p>saya membungkus empat kain batik bercorak warna-warni untuk mengganti korden saya yang sudah lebih dari setahun ini tidak saya cuci. **joroknya**</p>
<p>sesungguhnya dalam darah saya mengalir darah penjahit. simbah kakung saya punya penjahit yang cukup besar di jamannya. omsetnya besar. pegawainya banyak. rumahnya juga sarat dengan mesin-mesin jahit, obras, pembuat kancing, meja besar untuk memotong.</p>
<p>bahkan, saya mengerti betul apa itu &#8216;rader&#8217;.  &#8220;wah, radernya engga ada mbak, lagi kosong,&#8221; kata si penjual.</p>
<p>saya bisa menggoyangkan kaki saya di mesin jahit secara manual, dan saya sangat terbiasa menggunakannya. saya bahkan menjahit celana pendek berwarna oranye bermotif kembang, waktu saya sekolah. saya membikin serbet dan juga membenahi sejumlah pakaian yang rusak. dari kejauhan, ibu yang mengomandoi ini-itu.</p>
<p>saya rindu menjahit.</p>
<p>jam 12 malam, saya merampungkan keriangan jahit-menjahit ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/08/05/saya-menjahit-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>selamat menempati hunian baru!</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/07/30/selamat-menempati-hunian-baru/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/07/30/selamat-menempati-hunian-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jul 2011 08:40:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[apartemen]]></category>
		<category><![CDATA[esti]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[properti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6611</guid>
		<description><![CDATA[dia terus bebenah. menambah rak tv, meja belajar, hingga sofa kecil yang muat berdua. &#8220;ini kalau buat kamu kemaleman, engga bisa pulang, kamu bisa tidur disini,&#8221; katanya, wah, dilihat dari ukurannya, kayaknya hanya muat kaki sampai perut, atau kepala sampai pantat. enaknya posisi yang mana ya? saya senang melihatnya: bahagia. memilih satu demi satu perabotan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>dia terus bebenah.</p>
<p>menambah rak tv, meja belajar, hingga sofa kecil yang muat berdua. &#8220;ini kalau buat kamu kemaleman, engga bisa pulang, kamu bisa tidur disini,&#8221; katanya,</p>
<p>wah, dilihat dari ukurannya, kayaknya hanya muat kaki sampai perut, atau kepala sampai pantat. enaknya posisi yang mana ya?</p>
<p>saya senang melihatnya: bahagia.</p>
<p>memilih satu demi satu perabotan untuk hunian barunya, memasang ini itu sesuai dengan seleranya, menata pernak-pernik yang-memang-dibutuhkan (begitu dia selalu menekankan: beli yang dibutuhkan, beli yang dibutuhkan)</p>
<p>huniannya memang kecil, barangkali separo dari ukuran rumah induk ayah dan ibu di jogja. tapi di jakarta, ukuran memang harus dikompromikan dengan luasan lahan, ketersediaan hunian, jarak, hingga ketebalan isi tabungan. hunian dengan ukuran segini, masih masuk akal untuk bergerak ke sana dan ke sini.</p>
<p>bagian terakhir dari perabotannya yang masuk adalah sofa, rak tv, meja belajar dan curtain buat di kamar mandi. &#8220;aku sudah &#8216;barking&#8217; sejak pagi tadi &#8230; &#8220;katanya, dengan nada sedikit sebal karena waktu kedatangan barang tidak sesuai dengan yang dia harapkan. beruntung, dia sudah tahu bagaimana untuk &#8216;menyalak&#8217; di ibukota indonesia ini.</p>
<p>saya bahagia melihat dia bahagia.</p>
<p>hunian mungilnya, kini genap terisi. selamat menempati hunian baru.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/07/30/selamat-menempati-hunian-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

