<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>@femi_adi &#187; cerita pjka</title>
	<atom:link href="http://femiadi.com/category/cerita-pjka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://femiadi.com</link>
	<description>when writing the story of your life, don&#039;t let anyone else hold the pen</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Apr 2012 05:35:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>dari dulu, kami tetap saja begini</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/01/23/dari-dulu-kami-tetap-saja-begini/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/01/23/dari-dulu-kami-tetap-saja-begini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 08:49:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cidodol residence]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pjka]]></category>
		<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[atmajaya]]></category>
		<category><![CDATA[fisipol]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6947</guid>
		<description><![CDATA[di meja di sudut cazbar kuningan, kami akhirnya membahak. ya, kami mentertawakan diri kami sendiri. paimun dan saya. sejak kuliah kami berteman, lalu saya ke jakarta untuk bekerja dan weekend di jogja untuk bertemu dengan teman-teman d jogja, hingga akhirnya dia juga memilih Jakarta untuk tempat melewatkan usia, nyatanya tak ada yang berubah dari kami: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>di meja di sudut cazbar kuningan, kami akhirnya membahak. ya, kami mentertawakan diri kami sendiri. paimun dan saya.</p>
<p>sejak kuliah kami berteman, lalu saya ke jakarta untuk bekerja dan weekend di jogja untuk bertemu dengan teman-teman d jogja, hingga akhirnya dia juga memilih Jakarta untuk tempat melewatkan usia, nyatanya tak ada yang berubah dari kami: kami menghabiskan long weekend bersama. no other woman, no other man; juwt two of us.</p>
<p>oh my gosh.</p>
<p>2003 hingga 2009 atau 2010, saya pulang ke jogja untuk berjumpa dengan ayah saya, dan juga sejumlah sahabat, termasuk paimun.  malam hari, usai ayah istirahat, saya selalu memilih untuk bertemu dengan si beb dan paimun. kami menghabiskan malam panjang dengan main biliar ngobrol, kongko, hangout, makan-makan.</p>
<p>begitu terus saban minggu.</p>
<p>satu-dua kesempatan, kami dugem bersama, saat kerabat yang lain pulang ke jogja, meninggalkan memori yang tak tergantikan: mabuk rusuh, makan gudeg dan jackpot di mobil baru.</p>
<p>dan 2012, nyatanya tak ada yang berbeda. long weekend ini saya masih menghabiskan weekend saya dengan paimun.</p>
<p>kami memesan satu pitcher heineken beer, dan french fries, setelah kami sebelumnya menghabiskan pork chop di ya udah bistro. perbincangan kami pun tak jauh dari masa kuliah, menggosipkan si ini dan si itu, romantisme jogjakarta, dan mimpi kecil di masa yang akan datang.</p>
<p>kami menggelak. kami tak bisa berhenti tertawa. mentertawakan diri kami.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/01/23/dari-dulu-kami-tetap-saja-begini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>menanti perjalanan seksi</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/02/13/menanti-perjalanan-seksi/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/02/13/menanti-perjalanan-seksi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Feb 2011 10:50:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita pjka]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[pjka]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6357</guid>
		<description><![CDATA[saya sedang merencanakan perjalanan pendek. weekend, plus satu hari di hari senin. saya ingin kembali ke bukittinggi, tempat dimana saya memarkirkan sepeda saya di depan jam gadang, dan mencicip teh telor untuk pertama kalinya, sembari diolok oleh seorang guide.  perjalanan singkat di tahun 2008 itu menggudang dalam memori cinta yang masih membenak hingga saat ini. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya sedang merencanakan perjalanan pendek. weekend, plus satu hari di hari senin.</p>
<p>saya ingin kembali ke bukittinggi, tempat dimana saya memarkirkan sepeda saya di depan jam gadang, dan mencicip teh telor untuk pertama kalinya, sembari diolok oleh seorang guide.  perjalanan singkat di tahun 2008 itu menggudang dalam memori cinta yang masih membenak hingga saat ini.</p>
<p>tapi saya juga ingin mencicipi lombok, tempat saya dan si kriwil pernah berjanji untuk menghabiskan secuil hari liburan kami bersama-sama.</p>
<p>bagaimana kalau manado? rasanya menarik untuk menyambangi Oude Kerk atau gereja tua  GMIM Sentrum Manado, maupun Klenteng Ban Hing Kong.</p>
<p>bangka belitung juga terlihat menarik. bertelanjang kaki di pantai, memecah riak kecil yang menggelombang di atas putihnya pantai, dan pulang membawa bongkahan lada putih.</p>
<p>saya merencanakan perjalanan untuk awal april nanti.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/02/13/menanti-perjalanan-seksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>nasi goreng di kereta api gajayana</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/08/02/nasi-goreng-di-kereta-api-gajayana/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/08/02/nasi-goreng-di-kereta-api-gajayana/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Aug 2010 08:57:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita pjka]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[gambir]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[kereta gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[pjka]]></category>
		<category><![CDATA[PTKA]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun tugu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=5947</guid>
		<description><![CDATA[sarapan! saya nyaris tak pernah membungkus makanan dalam perjalanan berkereta. mm &#8230;. kadang dibikin asal-asalan lantas dilepas dengan harga yang tidak wajar. tapi, pagi ini saya butuh makan. alhasil, saya membungkus nasi goreng yang ditawarkan di sepanjang gang gerbong. telur mata sapinya itu lo, kok sepertinya ngawe-awe. porsinya sepertinya didesain untuk sarapan pagi. engga terlalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 269px"><a title="ImageShack - Image And Video Hosting" href="http://img202.imageshack.us/i/sarapan.jpg/" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://img202.imageshack.us/img202/8746/sarapan.jpg" border="0" alt="" width="259" height="229" /></a><p class="wp-caption-text">yummy!</p></div>
<p>sarapan!</p>
<p>saya nyaris tak pernah membungkus makanan dalam perjalanan berkereta. mm &#8230;. kadang dibikin asal-asalan lantas dilepas dengan harga yang tidak wajar.</p>
<p>tapi, pagi ini saya butuh makan. alhasil, saya membungkus nasi goreng yang ditawarkan di sepanjang gang gerbong. telur mata sapinya itu lo, kok sepertinya <em>ngawe-awe. </em> <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>porsinya sepertinya didesain untuk sarapan pagi. engga terlalu banyak, tapi juga engga terlalu sedikit. ada irisian mntimun, acar. tomat, telur ceplok, ayam goreng dan kerupuk super mini.</p>
<p>saya geli dengan kerupuknya. kecil bener. :p</p>
<p>saya melahapnya. lumayan lah. nasi goreng-nya berasa nasi goreng. bukan hanya nuansa nasi goreng.</p>
<p>sepiring nasi goreng ini saya tebus Rp 20.000.</p>
<p>buru-buru saya menarik selimut; dan tidur lagi. perjalanan ke jakarta masih agak panjang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/08/02/nasi-goreng-di-kereta-api-gajayana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>dadah-dadah di stasiun</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/08/02/dadah-dadah-di-stasiun/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/08/02/dadah-dadah-di-stasiun/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Aug 2010 08:25:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pjka]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kadal basi]]></category>
		<category><![CDATA[munggur]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[singapura]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun tugu]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=5945</guid>
		<description><![CDATA[saya terharu. kang kadal basi mengantarkan dan menemani saya hingga ular besi ini berarak meninggalkan jogja. hayyyy &#8230;  hati saya rasanya kemrenyes. duh duh duh &#8230; tidak ada yang pernah mengantarkan saya pada tempat yang selalu bikin hati saya campuraduk ini, ya, stasiun ini. mungkin lima tahun lalu, atau enam tahun lalu, saat laki-laki dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a title="ImageShack - Image And Video Hosting" href="http://img811.imageshack.us/i/happyz.jpg/" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" title="image courtesy: flickr" src="http://img811.imageshack.us/img811/1299/happyz.jpg" border="0" alt="" width="320" height="151" /></a><p class="wp-caption-text">thanks kang kb!</p></div>
<p>saya terharu.</p>
<p><a href="http://mungggur.com" target="_blank">kang kadal basi </a>mengantarkan dan menemani saya hingga ular besi ini berarak meninggalkan jogja. hayyyy &#8230;  hati saya rasanya kemrenyes. duh duh duh &#8230;</p>
<p>tidak ada yang pernah mengantarkan saya pada tempat yang selalu bikin hati saya campuraduk ini, ya, stasiun ini. mungkin lima tahun lalu, atau enam tahun lalu, saat laki-laki dengan genggaman yang hangat itu mengecup hangat pipi dan kening saya di stasiun, dan sesudahnya menghilang tak ketahuan rimbanya.</p>
<p>dan saya tak pernah meminta siapapun untuk mengantarkan saya pada stasiun yang selalu mengeduk memori buruk itu.</p>
<p>tapi janji temu dibikin sejak sabtu kemarin, dengan kang kadal basi. kami bakal bertemu di stasiun tugu ini, tepat jam 10 malam. &#8220;aku pakai jaket ungu ya &#8230;&#8221; katanya. aduh, seperti <em>blind date</em>!</p>
<p>seorang laki-laki muda sempat memanggil saya, dan membikin saya ketakutan setengah mati. meski ini &#8216;hanya&#8217; jogja, tetapi tempat publik dan panggilan yang tak ketahuan juntrungnya selalu membikin saya paranoid.<span id="more-5945"></span></p>
<p>dan saya melihat kang kadal basi. tergopoh-gopoh menyambangi saya. buru-buru saya ambrukkan tas saya padanya, dan menyeretnya menjauh dari laki-laki muda itu. dem.</p>
<p>humh.</p>
<p>dan kami berbincang. sembari nyemil peyek kemangi yang saya bungkus dari holland bakery, saya menyimak celotehnya yang panjang lebar. tentang keinginannya pulang, rencana pulang ke jogja lagi tahun depan, rencana perjalanannya ke jepang &#8230; ow ow ow.</p>
<p>pintong alias pindah tongkrongan, kami menyeruput teh hangat di deretan ruangan-ruangan pejabat PTKA.  ia banyak bercerita soal memori di masa kecilnya yang sempat ketinggalan kereta, hingga perjalanannya ke tibet. juga, boneka kecil milik mbak kwetiaw yang ia bawa serta ke tibet. &#8220;untuk menambah jam terbang,&#8221; katanya. hah, saya jadi ingat teddy mungil saya yang juga selalu saya bawa serta.</p>
<p>dan kereta gajayana pun datang; siap menjemput saya untuk kembali ke jakarta.</p>
<p>&#8220;aku bisa lihat kamu jeng. tengok kanan. nak rung dadah ra asyik!&#8221; katanya, lewat pesan pendek. buru-buru saya menoleh. melihatnya tenggelam di balik gelap yang sebentar lagi akan mengantarkan pada pagi.</p>
<p>ah.</p>
<p>terima kasih kang kadal basi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/08/02/dadah-dadah-di-stasiun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>iPad, filateli dan ulang tahun yang sama</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/07/31/ipad-filateli-dan-ulang-tahun-yang-sama/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/07/31/ipad-filateli-dan-ulang-tahun-yang-sama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 06:24:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita pjka]]></category>
		<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[pjka]]></category>
		<category><![CDATA[PT KAI]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[travelling]]></category>
		<category><![CDATA[weekend]]></category>
		<category><![CDATA[winda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=5934</guid>
		<description><![CDATA[hanya selisih tahun, persisnya, selisih 12 tahun. tapi apa mau dikata. ini adalah perjalanan yang terbilang unik. saya bertemu dengan perempuan yang memiliki tanggal lahir yang sama, bulan yang sama, dan tahun yang berbeda. dengan selisih tahun yang ada, kami memiliki shio yang sama. ini adalah kebetulan, kalau tak hendak dibilang sudah terencanakan oleh Si [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a title="ImageShack - Image And Video Hosting" href="http://img175.imageshack.us/i/bandaraaa.jpg/" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" title="image courtesy: flickr" src="http://img175.imageshack.us/img175/9537/bandaraaa.jpg" border="0" alt="" width="320" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">engga sengaja!</p></div>
<p>hanya selisih tahun, persisnya, selisih 12 tahun.</p>
<p>tapi apa mau dikata. ini adalah perjalanan yang terbilang unik. saya bertemu dengan perempuan yang memiliki tanggal lahir yang sama, bulan yang sama, dan tahun yang berbeda. dengan selisih tahun yang ada, kami memiliki shio yang sama. ini adalah kebetulan, kalau tak hendak dibilang sudah terencanakan oleh Si Empunya Hidup.</p>
<p>kami berkereta ke jogja, untuk tujuan yang berbeda. seperti biasanya, saya selalu minta duduk di kursi A atau D. apesnya, ya B atau C yang mudah tersepak oleh tas besar pelancong, maupun pantat yang kemana-mana. tapi, kali ini saya mendapatkan kursi yang dekat jendela di kereta argolawu tambahan.</p>
<p>&#8221; &#8230; maaf, mengganggu sebentar. tapi, itu apa ya?&#8221; tanyanya, menunjuk iPad yang tengah saya mulai mainkan untuk menyingkirkan kebosanan. sumpah, terbangun dengan srengenge yang begitu terang dan ternyata masih di purwokerto, membikin bosan kian menumpuk.</p>
<p>namanya winda; ibu dua anak sekaligus karyawan di kawasan segitiga emas jakarta, di kuningan. usai saya bilang soal iPad dan aplikasi yang bisa diunduh secara gratis maupun berbayar, pertanyaan yang menggelikan muncul: &#8220;ada filateli juga?&#8221;</p>
<p>aih. filateli.</p>
<p>kesenangan lama saya yang terabai oleh kesibukan-kesibukan kecil yang menggunung; ditambah dengan kemudahan berjejalin melalui serat-serat elektronik. hingga, hanya menyisakan kiriman kartupos untuk kang kadal basi di singapura, indah di kota kembang, dan beberapa kolega di tebaran benua.</p>
<p>ia pun membeberkan koleksinya; dengan porsi terbanyak dari australia. ia juga menuturkan keluarganya; dua anak perempuan yang manis dan juga suami yang mahir beladiri. &#8220;ini perjalanan berkereta saya pertama setelah tahun &#8230; tahun 2000!&#8221; katanya, setengah terkejut dengan waktu-yang-ternyata-bergitu-lama. ow!</p>
<p>perjalanan berkereta yang harus tertunda sekitar 3 jam akibat ada kereta yang anjlok di stasiun manggarai, nyatanya tetap menyisakan perjalanan yang menyenangkan.</p>
<p>&#8220;&#8230; nomer belakangnya 4480 karena saya lahir pada 4 april 1980,&#8221; terang saya, sambil menunjuk nomer seluler yang saya bagikan untuknya.</p>
<p>ia hanya mengangguk sembari tersenyum. namun dalam hitungan detik, ia langsung terperanjat. &#8220;eh, apa? 4 april 80?&#8221; tanyanya, mendesak. ia mengulurkan tangan, menyalami saya. &#8220;saya 4 april tapi 12 tahun lebih awal,&#8221; katanya.</p>
<p>aduh. OMG!</p>
<p>Si Empunya Hidup begitu baiknya. mengantarkan saya pada begitu banyak orang yang menyenangkan dan membikin saya bisa menebalkan pengalaman.</p>
<p>dan satu lagi, Si Pemilik Hidup juga mengantarkan saya pada winda, ibu dua anak sekaligus kolektor perangko yang melajukan tubuhnya yang mungil dengan langkah yang begitu cepat dan malam itu &#8216;kesasar&#8217; ikut KRL ke kota dalam perjalanannya ke jogja.</p>
<p><em>*nice to meet you!*</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/07/31/ipad-filateli-dan-ulang-tahun-yang-sama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>saya akan pulang naik kereta</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/03/18/saya-akan-pulang-naik-kereta/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/03/18/saya-akan-pulang-naik-kereta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 18:16:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pjka]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=5477</guid>
		<description><![CDATA[saya kangen dengan suara kereta. saya kangen dengan peluit petugas PPKA yang bertopi merah. saya kangen dengan jajanan pecel kembang kecombrang yang jamak saya asup di kereta tahun-tahun yang lalu. kepulangan ke jogja, kini menjadi hal yang sangat mewah. ya, m-e-w-a-h. kini, tak selalu bisa melegakan punggung di kasur empuk semalaman dengan sangat nyenyak. kini, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a title="ImageShack - Image And Video Hosting" href="http://img233.imageshack.us/i/tiket27.jpg/" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://img233.imageshack.us/img233/1196/tiket27.jpg" border="0" alt="" width="320" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">tiket usang </p></div>
<p>saya kangen dengan suara kereta.</p>
<p>saya kangen dengan peluit petugas PPKA yang bertopi merah. saya  kangen dengan jajanan pecel kembang kecombrang yang jamak saya asup di  kereta tahun-tahun yang lalu.</p>
<p>kepulangan ke jogja, kini menjadi hal yang sangat mewah. ya,  m-e-w-a-h. kini, tak selalu bisa melegakan punggung di kasur empuk  semalaman dengan sangat nyenyak. kini, tak selalu bisa membincang dengan  keriuhan yang ada dalam sepanjang perjalanan jakarta-jogja-jakarta.</p>
<p>tapi, saya tetap harus mensyukuri apa yang ada pada saya saat ini:  perjalanan ke jogja yang begitu pendek, dan perjumpaan dengan kerabat  yang begitu singkat. tak apa. pun, saya harus mensyukuri, saya masih  tetap bisa berseliweran ke jogja lebih sering ketimbang kolega saya yang  lain.</p>
<p>dan saya akan segera memburu suara itu: suara kereta.</p>
<p>saya sudah mengantongi tiket. yaps, saya akan pulang ke jogja ujung  minggu ini. tentu saja, dengan naik kereta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/03/18/saya-akan-pulang-naik-kereta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>muka belakang, atau berhadapan?</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/10/24/muka-belakang-atau-berhadapan/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/10/24/muka-belakang-atau-berhadapan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 00:44:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita pjka]]></category>
		<category><![CDATA[gambir]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[PT KAI]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/2009/10/24/muka-belakang-atau-berhadapan/</guid>
		<description><![CDATA[Saya tengah menunggu antrian tiket kereta saat perbincangan kecil itu saya kuping. &#8220;&#8230; Minta yang tempat duduknya muka belakang ya &#8230;&#8221; Pinta laki-laki muda di sebelah loket. &#8220;Muka belakang? Berhadapan &#8230; &#8221; Kata si mbak penjaga tiket. &#8220;Iya, muka belakang &#8230; &#8221; Tegas si pembeli tiket. &#8220;Berhadapan, mas &#8230; Bahasa indonesianya &#8216;berhadapan&#8217;. Bahasa indonesianya (mas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya tengah menunggu antrian tiket kereta saat perbincangan kecil itu saya kuping. </p>
<p>&#8220;&#8230; Minta yang tempat duduknya muka belakang ya &#8230;&#8221; Pinta laki-laki muda di sebelah loket. </p>
<p>&#8220;Muka belakang? Berhadapan &#8230; &#8221; Kata si mbak penjaga tiket.</p>
<p>&#8220;Iya, muka belakang &#8230; &#8221; Tegas si pembeli tiket. </p>
<p>&#8220;Berhadapan, mas &#8230; Bahasa indonesianya &#8216;berhadapan&#8217;. Bahasa indonesianya (mas nya gimana sih &#8230;)&#8221; Tandas si mbak loket. </p>
<p>Saya pun mulai mengeduk kekayaan kata dalam benak saya. Muka belakang, atau berhadapan ya? </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/10/24/muka-belakang-atau-berhadapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>gajayana, bukan bengayana atau progoyana</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/10/11/gajayana-bukan-bengayana-atau-progoyana/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/10/11/gajayana-bukan-bengayana-atau-progoyana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 05:52:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pjka]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[kereta ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/2009/10/17/gajayana-bukan-bengayana-atau-progoyana/</guid>
		<description><![CDATA[Adalah kereta gajayana, yang nyaris jarang saya tumpangi dalam perjalanan di ujung minggu. Kereta jakarta-malang-jakarta ini punya keistimewaan tersendiri. Berangkat awal dari jakarta; ketimbang taksaka dan argolawu, dus, bakal tiba di jogja juga lebih awal. Dari jakarta, menggeret senja sejak pukul 17.30 dan menyambut pagi di jogja sekitar pukul 1.00 keesokan paginya. Sedap. Dan perjalanan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adalah kereta gajayana, yang nyaris jarang saya tumpangi dalam perjalanan di ujung minggu. </p>
<p>Kereta jakarta-malang-jakarta ini punya keistimewaan tersendiri. Berangkat awal dari jakarta; ketimbang taksaka dan argolawu, dus, bakal tiba di jogja juga lebih awal. Dari jakarta, menggeret senja sejak pukul 17.30 dan menyambut pagi di jogja sekitar pukul 1.00 keesokan paginya. Sedap. </p>
<p>Dan perjalanan ini mensyaratkan saya kembali ke jakarta dengan gajayana. </p>
<p>Dan wow &#8230; Kereta gajayana lebih bersih. Anyar dengan jendela berkorden otomatis dan bagasi atas yang tertutup rapat. Benar-benar kabar gembira! </p>
<p>Tak ingin menyimpan kabar gembira ini sendirian, saya pun mengirimkan potret kereta pada kakak saya. </p>
<p>&#8220;Kamu pulang ke jogja naik gajayana, atau naik ke gajayana untuk motret lalu pulang tetep naik kereta ekonomi?&#8221;</p>
<p>Aih. Sialan. Hahaha &#8230; </p>
<p>Sepertinya ini gajayana, bukannya progoyana atau bengayana. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/10/11/gajayana-bukan-bengayana-atau-progoyana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>thanks to wordpress</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/09/22/thanks-to-wordpress/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/09/22/thanks-to-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 04:19:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita pjka]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[situs]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=3489</guid>
		<description><![CDATA[sudah lebih dari seminggu. saya berusaha mengingat username dan password yang saya gunakan untuk blog lawas saya di halaman putih ini. ya, saya berniat untuk mengeduknya kembali dan membaurkannya dengan yang lainnya. hanya saja, sudah lebih dari seminggu, dan saya tidak juga menemukan kunci untuk membuka rumah maya itu. maka, saya memilih untuk mengabari si [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sudah lebih dari seminggu.</p>
<p>saya berusaha mengingat username dan password yang saya gunakan untuk <a href="http://pjka.wordpress.com/" target="_blank">blog lawas saya di halaman putih ini. </a>ya, saya berniat untuk mengeduknya kembali dan membaurkannya dengan yang lainnya. hanya saja, sudah lebih dari seminggu, dan saya tidak juga menemukan kunci untuk membuka rumah maya itu.</p>
<p>maka, saya memilih untuk <a href="http://www.wordpress.org" target="_blank">mengabari si empunya halaman putih ini; </a>bahwa saya membutuhkan kunci baru untuk masuk ke rumah saya. sayangnya, tidak bisa. alasannya adalah demi keamanan.</p>
<p>ya, saya tahu benar. meski saya telah menggaransi bahwa halaman putih itu milik saya, nyatanya tetap membutuhkan pembuktian alamat email. humpff. bahkan alamat email itu pun saya sudah lupa pernah memilikinya!</p>
<p>mau tak mau, saya harus berjibaku mengulik kotak surat di gmail saya. mencoba mencari peruntungan, sebuah pengingat untuk membuka kembali rumah maya saya.</p>
<p>dan wordpress tetap meladeni kegelisahan saya. lebih dari 100 tulisan perjalanan berkereta, dan saya ogah mengangkutnya satu per satu.</p>
<p>dan teng tung &#8230;</p>
<p>saya menemukannya dari satu dari ribuan surat yang menggudang di kotak surat saya. owh!</p>
<p>thanks gosh, thanks wordpress! saya siap merapikan halaman putih perjalanan berkereta sejak tahun 2004.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/09/22/thanks-to-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>calo tiket kereta api</title>
		<link>http://femiadi.com/2008/07/01/calo-tiket-kereta-api/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2008/07/01/calo-tiket-kereta-api/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 16:55:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>femi adi soempeno</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pjka]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[KAI]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[lempuyangan]]></category>
		<category><![CDATA[progo]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.wordpress.com/?p=953</guid>
		<description><![CDATA[kalau ada pertanyaan, &#8220;calo paling banyak ada di mana?&#8221; dengan lantang, saya bakal menjawab, &#8220;stasiun kereta api!&#8221; sudah jamak diketahui kereta api di indonesia ini calonya segambreng. bahkan, tak jarang muncul cuilan kalimat, &#8220;orang dalam ikut main, nggak mungkin kalau enggak ikut main &#8230;&#8221; entah benar atau tidak, tapi saya jelas selalu mencibir plakat yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://img41.imageshack.us/img41/5523/antarakereta.jpg" alt="" width="320" height="200" /></p>
<p>kalau ada pertanyaan, &#8220;calo paling banyak ada di mana?&#8221; dengan lantang, saya bakal menjawab, &#8220;stasiun kereta api!&#8221;</p>
<p>sudah jamak diketahui kereta api di indonesia ini calonya segambreng. bahkan, tak jarang muncul cuilan kalimat, &#8220;orang dalam ikut main, nggak mungkin kalau enggak ikut main &#8230;&#8221;</p>
<p>entah benar atau tidak, tapi saya jelas selalu mencibir plakat yang dipasang besar-besar di stasiun kereta api soal calo tiket. <em>bull shit. </em>nyatanya orang-orang masih kehabisan tiket. nyatanya orang-orang bakal dicegat di depan pintu masuk stasiun untuk sebuah tawaran kecil: &#8220;tiket? jakarta? di dalam habis &#8230;&#8221;</p>
<p>dan empat tahun berkereta mengajarkan saya banyak hal.</p>
<p>termasuk calo tiket yang liar.</p>
<p>seperti tawaran tiket di ujung minggu ini. selembar tiket jogja-jakarta kelas ekonomi bisa ditebus dengan ongkos Rp 60.000. <em>shoot.</em> senyatanya, harganya cuma Rp 38.000.</p>
<p>&#8220;lha numpak mobil &#8230; mosok 60 ewu ra gelem &#8230; numpak mobil je lik &#8230;&#8221; katanya sembari berteriak, saat saya berlalu dari hadapannya. kampret.</p>
<p>bukan perkara naik mobil atau tidak. tetapi, kelebihan Rp 22.000 adalah ongkos yang terlalu mahal. sementara, uang segitu bisa dipakai untuk naik bajaj dari senen ke petamburan Rp 16.000, dari petamburran ke kantor Rp 3.000. beli pecel kecombrang Rp 3.000.  sedap kan.</p>
<p>jadinya saya beli tiket tanpa tempat duduk. toh, dengan kejelian mellihat &#8216;bakal bangku kosong&#8217; dan pengalaman berkereta 4 tahun membikin saya mendapatkan bangku empuk.</p>
<p><em>image courtesy: antara</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2008/07/01/calo-tiket-kereta-api/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I&#8217;m home</title>
		<link>http://femiadi.com/2008/05/31/im-home/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2008/05/31/im-home/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 23:59:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>femi adi soempeno</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pjka]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[bengawan]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[kereta bengawan]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[tanah abang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.wordpress.com/?p=922</guid>
		<description><![CDATA[hijau. kanan dan kiri saya hijau, selepas cikampek. selamat datang pada alam nan indah. kian ke timur, kian indah. jogja membikin saya tersenyum pagi ini. kereta fajar yang saya tumpangi melaju pesat. ah, rasanya seperti terbang. membelah hijaunya ladang padi dan kebon tebu. jalanan begini selalu mengingatkan pada rumah ayah dan ibu yang baru. I [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hijau.</p>
<p>kanan dan kiri saya hijau, selepas cikampek. selamat datang pada alam nan indah. kian ke timur, kian indah. jogja membikin saya tersenyum pagi ini.</p>
<p>kereta fajar yang saya tumpangi melaju pesat. ah, rasanya seperti terbang. membelah hijaunya ladang padi dan kebon tebu. jalanan begini selalu mengingatkan pada rumah ayah dan ibu yang baru. <em>I miss u soo much dad, mom &#8230;</em></p>
<p>saya pulang.</p>
<p>mata ingin mengatup sementara terik semakin menyengat. kotak yang bergerak-gerak ini seperti menyediakan tempat tidur yang sangat nyaman: kolong kursi, dengan beralaskan koran. dan saya menggeletak.</p>
<p>penjual pecel membikin saya sabar menanti. sementara sekotak getuk sokaraja dan sekarung lanthing harus saya bungkus lantaran mimik muka si penjual yang kerutannya tebal, tanda sudah cukup tua. seperti mengingatkan saya, betapa saya sangat bersyukur, ayah saya tak harus bekerja ekstra keras hingga ujung usianya.</p>
<p><em>dad, mom, I&#8217;m home. </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2008/05/31/im-home/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>jogja, menjelang pulang</title>
		<link>http://femiadi.com/2008/05/23/jogja-menjelang-pulang/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2008/05/23/jogja-menjelang-pulang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 10:27:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>femi adi soempeno</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita pjka]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[bengawan]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kereta bengawan]]></category>
		<category><![CDATA[kereta ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[PT KAI]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[tanah abang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.wordpress.com/?p=912</guid>
		<description><![CDATA[dua tas punggung sudah ada di bawah. saya bersiap pulang. saya bakal mengangkut dua buket bunga mawar untuk ayah dan ibu. untuk saya letakkan di depan rumahnya. sembari membasuh halaman depan dan menyingkirkan ilalang nakal. saya juga bakal membikin roti panggang dan memasangkannya dengan secangkir cokelat hangat. keduanya disantap dengan leyeh-leyeh di kursi malas. duh, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>dua tas punggung sudah ada di bawah. saya bersiap pulang.</p>
<p>saya bakal mengangkut dua buket bunga mawar untuk ayah dan ibu. untuk saya letakkan di depan rumahnya. sembari membasuh halaman depan dan menyingkirkan ilalang nakal.</p>
<p>saya juga bakal membikin roti panggang dan memasangkannya dengan secangkir cokelat hangat. keduanya disantap dengan leyeh-leyeh di kursi malas. duh, rasanya pas. sepertinya ini bakal menjadi weekend yang seru. sementara, saya juga sudah membawa serta beberapa film kartun, film drama dan film dokumenter untuk dijelajahi di ujung minggu.</p>
<p>sungguh, saya tak sabar pulang.</p>
<p>menghirup wanginya bau stasiun kereta api lempuyangan. bersimpuh dan mendaraskan doa untuk ayah dan ibu di rumahnya. berbincang dengan beberapa teman.</p>
<p>balance life.</p>
<p>ada yang mau ikut?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2008/05/23/jogja-menjelang-pulang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

