<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>@femi_adi &#187; isu indonesia</title>
	<atom:link href="http://femiadi.com/category/isu-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://femiadi.com</link>
	<description>when writing the story of your life, don&#039;t let anyone else hold the pen</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Apr 2012 05:35:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>tesis warna `burung&#8217; untuk warna kulit</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/04/28/tesis-warna-burung-untuk-warna-kulit/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/04/28/tesis-warna-burung-untuk-warna-kulit/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2012 03:17:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=7024</guid>
		<description><![CDATA[ehm. sungguh, saya tidak bermaksud untuk rasis atau sejenisnya. hanya saja, dalam beberapa jam terakhir ini, saya selalu tersenyum saban mengingat tesis yang diajukan oleh umski, salah satu kerabat saya, tentang bayi dan warna kulit. umski, yang berkulit hitam, menikahi perempuan padang berkulit putih. pertanyaan yang muncul usai anaknya lahir tiga tahun silam adalah: &#8220;umski, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ehm. sungguh, saya tidak bermaksud untuk rasis atau sejenisnya. hanya saja, dalam beberapa jam terakhir ini, saya selalu tersenyum saban mengingat tesis yang diajukan oleh umski, salah satu kerabat saya, tentang bayi dan warna kulit.</p>
<p>umski, yang berkulit hitam, menikahi perempuan padang berkulit putih. pertanyaan yang muncul usai anaknya lahir tiga tahun silam adalah: &#8220;umski, kulit anak lo hitam atau putih?&#8221;  tentu saja, semua mendoakan anaknya berkulit putih.</p>
<p>saat itu, jawaban umski cukup melegakan, &#8220;untung anak gue ikut bini gue, putih &#8230;&#8221;</p>
<p>saya bertemu dengan umski semalam, bersama sejumlah kerabat yang lain. sambil menyeruput susu jahe di angkringan, dia membeberkan kekhawatirannya tentang anaknya makin gede makin hitam kulitnya, tak lagi putih.</p>
<p>&#8220;sebenernya ada cara untuk melihat bayi itu nanti gedenya kulitnya hitam atau putih. lihat aja `barang&#8217; nya, burungnya. kalau burungnya hitam, berarti kalau dia gede nanti kulitnya hitam. kalau merah, itu berarti dia gedenya kulitnya putih&#8230;. &#8221;</p>
<p>dan saya tidak bisa melupakan tesis umski itu.</p>
<p>ah <em>please, come on,</em> umski.</p>
<p>konon, keluarganya selalu heboh saat ada anggota baru lahir; yang dilihat pertama adalah warna burungnya, atau `barang&#8217; nya.</p>
<p>pertanyaan saya padanya sederhana saja, &#8220;umski, berarti waktu bayi burung lo hitam dong &#8230;&#8221;</p>
<p>oops.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/04/28/tesis-warna-burung-untuk-warna-kulit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>sepatu asik harga miring</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/03/04/sepatu-asik-harga-miring/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/03/04/sepatu-asik-harga-miring/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Mar 2012 06:52:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cidodol residence]]></category>
		<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[camper]]></category>
		<category><![CDATA[geox]]></category>
		<category><![CDATA[tods]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6996</guid>
		<description><![CDATA[perjalanan bersepeda on road tempo hari mengingatkan saya untuk membungkus sepatu asik yang bisa saya gunakan untuk bersepeda di jalur on road. sepatu boogie saya enak digunakan sepedahan untuk area off-road. sementara, sepatu camper saya enak dipakai untuk jalan dan aktivitas liputan yang ringan. sepatu sandal columbia saya rusak. tepatnya, ada tali yang putus, yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://femiadi.com/2012/02/19/bike-trip-menyerah-di-tanjakan-makcik-juminten/" target="_blank">perjalanan</a> bersepeda on road tempo hari mengingatkan saya untuk membungkus sepatu asik yang bisa saya gunakan untuk bersepeda di jalur on road.</p>
<p>sepatu boogie saya enak digunakan sepedahan untuk area off-road. sementara, sepatu <a href="http://femiadi.com/2011/08/05/camper-50-off-dan-tali-yang-lebih-pendek/" target="_blank">camper</a> saya enak dipakai untuk jalan dan aktivitas liputan yang ringan. sepatu sandal columbia saya rusak. tepatnya, ada tali yang putus, yang bisa diperbaiki dan digunakan kembali.</p>
<p>lelaki dengan pelukan yang hangat itu mengantarkan saya pada toko mungil nan sesak di  ITC ambasador.  disana sepatu geox, adidas, camper dan sejumlah sepatu asik lain menderet.  coba ini dan itu, saya mendapatkan geox dengan harga asik, 275,000 rupiah. not bad, jika dibandingkan dengan sepatu sepeda sungguhan, atau geox di toko di pusat perbelanjaan, harganya bisa dua hingga tiga atau empat kali lipat lebih tinggi.</p>
<p>saya senang bisa mendapatkan sepatu yang enak dipakai, dengan harga yang lebih terjangkau. *terimakasih toko murah*</p>
<p>kemarin, saya melihat ada sepatu beludru tods dijual di ITC permata hijau. yah, saya pernah melihat sepatu itu di toko aslinya. harganya membuat saya enggan membelinya. di ITC itu pun harganya masih terbilang &#8216;mahal&#8217; untuk saya: 700,000 rupiah. warna merahnya menggoda. sungguh. tapi tetap saja, saya tak membelinya.</p>
<p>sepatu-sepatu di rak saya sudah kelihatan semuanya: flat shoes, light shoes, and the price is affordable. kalaupun ada yang agak bitchy, wedges dan high heels, bisa dihitung  dengan jari penggunaannya dalam setahun.</p>
<p>tak hentinya saya bersyukur untuk kenyamanan kaki ini, dan juga kenyamanan dompet. hehehehe &#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/03/04/sepatu-asik-harga-miring/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>brown bag, white bag. i got it!</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/03/03/brown-bag-white-bag-i-got-it/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/03/03/brown-bag-white-bag-i-got-it/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Mar 2012 05:13:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cidodol residence]]></category>
		<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[brown bag]]></category>
		<category><![CDATA[ITC permata hijau]]></category>
		<category><![CDATA[tara]]></category>
		<category><![CDATA[tara drinks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6994</guid>
		<description><![CDATA[saya kesulitan mencari brown bag, tas kertas yang jamak digunakan untuk membawa sandwich, atau makanan lainnya. saya pernah mendapatkannya, sekian tahun yang lalu, di sogo foodhall di pasa senayan. hanya saja, produk itu kini tak ada lagi. keluar masuk ke toko bahan kue, pun tak menyediakan brown bag. yang ada hanyalah kertas roti. perburuan-perburuan itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya kesulitan mencari brown bag, tas kertas yang jamak digunakan untuk membawa sandwich, atau makanan lainnya.</p>
<p>saya pernah mendapatkannya, sekian tahun yang lalu, di sogo foodhall di pasa senayan. hanya saja, produk itu kini tak ada lagi. keluar masuk ke toko bahan kue, pun tak menyediakan brown bag. yang ada hanyalah kertas roti.</p>
<p>perburuan-perburuan itu pun tak pernah menghasilkan apapun, kecuali rasa penasaran yang amat sangat. ah, masa sih kertas beginian harus dibeli di singapore atau KL? indonesia pasti punya, di jakarta pasti ada.</p>
<p>dalam sebuah acara jalan-jalan yang tak saya rencanakan, saya menemukan TARA, food &amp; beverages. letaknya ada di pojokan di ITC permata hijau. &#8220;ada brown bag? tas kertas warnanya cokelat, kadang dipakai untuk bawa kentang ataupun juga sadwich, burger &#8230;&#8221; tanya saya pada ibu-ibu ang menjaga tokko itu.</p>
<p>dia menunjuk pada brown bag yang diletakkan di rak bagian bawah. owh! saya gembira. saya gembira. saya gembira.</p>
<p>si ibu itu juga menunjukkan white bag, serupa tas brown bag hanya saja warnanya putih.</p>
<p>saya gembira. saya mendapatkannya!</p>
<p>ah, bukan main riangnya hati saya. sungguh.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/03/03/brown-bag-white-bag-i-got-it/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>work hard and be nice to people</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/02/24/work-hard-and-be-nice-to-people/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/02/24/work-hard-and-be-nice-to-people/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 11:36:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6980</guid>
		<description><![CDATA[sepertinya itu jauh lebih baik. iya, tidak ada gunanya membuang energi untuk marah ke sini, marah ke situ, ngomel ke sini, ngomel kesitu, mengeluh ke sini, mengeluh ke situ. &#8220;work hard and be nice to people&#8217;&#8220;.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sepertinya itu jauh lebih baik. iya, tidak ada gunanya membuang energi untuk marah ke sini, marah ke situ, ngomel ke sini, ngomel kesitu, mengeluh ke sini, mengeluh ke situ.</p>
<p>&#8220;work hard and be nice to people&#8217;&#8220;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/02/24/work-hard-and-be-nice-to-people/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>sial, saya salah kostum</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/02/20/sial-saya-salah-kostum/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/02/20/sial-saya-salah-kostum/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2012 11:37:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pit-pitan]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[garuda indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[gowes]]></category>
		<category><![CDATA[saltum]]></category>
		<category><![CDATA[tour de kuala lumpur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6983</guid>
		<description><![CDATA[saya menyimpan rok batik saya untuk acara press conference. saya hanya bawa satu rok batik. selebihnya, celana pendek dan kemeja atau blus.  saya juga tak membawa sepatu tertutup. saya hanya membawa sepatu sandal, sepatu kets dan sandal jepit. untuk sejumlah rangkaian acara, saya memutuskan untuk bercelana pendek, berblus atau berkemeja, dan bersepatu sandal. itu gaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya menyimpan rok batik saya untuk acara press conference.</p>
<p>saya hanya bawa satu rok batik. selebihnya, celana pendek dan kemeja atau blus.  saya juga tak membawa sepatu tertutup. saya hanya membawa sepatu sandal, sepatu kets dan sandal jepit. untuk sejumlah rangkaian acara, saya memutuskan untuk bercelana pendek, berblus atau berkemeja, dan bersepatu sandal.</p>
<p>itu gaya mentok saya. super mentok.</p>
<p>pakai high heels? owh, bisa-bisa saya diare dibuatnya. pakai jas? wah, ini bukan acara kenegaraan.</p>
<p>nyatanya, saya salah kostum. sial.</p>
<p>kejutan pertama itu muncul sesaat setelah pintu lift terbuka. semuanya pakai batik dan bersepatu tertutup. rapih sopan. sementara itu, saya hanya mengenakan celana pendek, sepatu sandal dan blus.</p>
<p>kejutan kedua muncul saat saya sudah menukarkan paspor saya pada security check untuk mendapatkan pass masuk, nyatanya saya ditahan di security berikutnya lantaran mustinya pakai sepatu tertutup. wah, padahal saya sudah pakai rok batik. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  alhasil, saya dan dua kolega yang lain harus berbaris di depan security. aduh, makcik &#8230;</p>
<p>olala &#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/02/20/sial-saya-salah-kostum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>plesiran tanpa kamera</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/02/19/plesiran-tanpa-kamera/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/02/19/plesiran-tanpa-kamera/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Feb 2012 12:00:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pit-pitan]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[garuda indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kuala lumpur]]></category>
		<category><![CDATA[malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[tour de kuala lumpur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6990</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;baru ini aku jalan-jalan tanpa bawa kamera,&#8221; kata saya, pada tirta, kerabat saya. pada saya, dia bilang tak bisa plesiran tanpa kamera. ah, ya. tak apa. entah, saya hanya sedang malas membawa kamera besar. antara membawa dan tidak membawa, pada menit terakhir sebelum saya meninggalkan rumah, saya memilih untuk meninggalkan kamera dslr saya di rumah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;baru ini aku jalan-jalan tanpa bawa kamera,&#8221; kata saya, pada tirta, kerabat saya.</p>
<p>pada saya, dia bilang tak bisa plesiran tanpa kamera. ah, ya. tak apa.</p>
<p>entah, saya hanya sedang malas membawa kamera besar. antara membawa dan tidak membawa, pada menit terakhir sebelum saya meninggalkan rumah, saya memilih untuk meninggalkan kamera dslr saya di rumah. saya membawa kamera saku. dan, tetap saja tak dipakai. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>saya tak ingin mengatakan malaysia tak menarik. jelas, pemandangan yang &#8216;berbeda&#8217; dari jakarta, tetap saja menarik. hanya saja, kalau destinasinya adalah kampung-nya malaysia, tentu saja, saya akan membawa kamera besar.</p>
<p>&#8220;rasanya ringan!&#8221; kata saya, pada tirta. lagi, pada saya, dia bilang lucu rasanya jalan ga bawa kamera. iya, iya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/02/19/plesiran-tanpa-kamera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>pertanyaan itu muncul lagi</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/02/11/pertanyaan-itu-muncul-lagi-2/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/02/11/pertanyaan-itu-muncul-lagi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 12:10:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[chatting]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[singapura]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[yahoo]]></category>
		<category><![CDATA[ym]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6952</guid>
		<description><![CDATA[pertanyaan itu selalu muncul, dan muncul lagi. membuat saya ingin selalu tergelak, dan malu mengingatnya. bukannya apa-apa, tapi ya kok sudah sekian lamanya, saya masih begini-begini saja. &#8220;kita kenal sudah lama ya &#8230; tahun berapa itu?&#8221; tanyanya, sambil tergelak, lalu pura-pura mengingat. tak lama, dia akan menjawab sendiri pertanyaan yang dilontarkannya, &#8220;2004 &#8230;&#8221; teman baik. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>pertanyaan itu selalu muncul, dan muncul lagi.</p>
<p>membuat saya ingin selalu tergelak, dan malu mengingatnya. bukannya apa-apa, tapi ya kok sudah sekian lamanya, saya masih begini-begini saja.</p>
<p>&#8220;kita kenal sudah lama ya &#8230; tahun berapa itu?&#8221; tanyanya, sambil tergelak, lalu pura-pura mengingat. tak lama, dia akan menjawab sendiri pertanyaan yang dilontarkannya, &#8220;2004 &#8230;&#8221;</p>
<p>teman baik. sahabat baik. abang baik.</p>
<p>pertemuan itu bermula dari perbincangan di chatroom yahoo saat kami saling mencari teman, di tahun 2004. perbincangan seru hingga saru sering muncul diantara kami, dengan gelak yang tak ada habisnya, dengan tawa yang tak ada ujungnya.sebentar-sebentar kami membincangkan isu politik. sebentar-sebentar kami menggosipkan tokoh publik. sebentar-sebentar kami membagi cerita keluarga.</p>
<p>hingga 2012, relasi ini tetap hangat, bersahabat.</p>
<p>tapi sungguh saya geli, sebel, risih, canggung &#8230; saban pertanyaan itu muncul: &#8220;kita kenal sudah lama ya &#8230; tahun berapa itu?&#8221;</p>
<p>betapa saya menghargai relasi yang saling-menghormati ini.  tidak ada kepentingan apapun kecuali berbagi, berteman, bersahabat, bersaudara.</p>
<p>tak lebih.</p>
<p>siang ini saya menemuinya, dan mendapatkan pertanyaan yang sama. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/02/11/pertanyaan-itu-muncul-lagi-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>perangko dari kantorpos</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/02/10/perangko-dari-kantorpos/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/02/10/perangko-dari-kantorpos/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Feb 2012 15:44:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[cerita cidodol residence]]></category>
		<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[filateli]]></category>
		<category><![CDATA[kantor pos]]></category>
		<category><![CDATA[perangko]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6961</guid>
		<description><![CDATA[hati saya mak nyes saat memasuki kantor pos besar ini. saya ingat betul, dulu saya selalu menunggu kedatangan pak pos, mengharapkan ada surat dari sahabat-pena di rumah bumijo. pak pos itu awalnya selalu datang dengan menggunakan sepeda onthel. tubuhnya tinggi, kurus, berkulit kehitaman. dari kejauhan, yang terlihat adalah giginya yang putih bersih, meringis lantaran menahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hati saya mak nyes saat memasuki kantor pos besar ini.</p>
<p>saya ingat betul, dulu saya selalu menunggu kedatangan pak pos, mengharapkan ada surat dari sahabat-pena di rumah bumijo. pak pos itu awalnya selalu datang dengan menggunakan sepeda onthel. tubuhnya tinggi, kurus, berkulit kehitaman. dari kejauhan, yang terlihat adalah giginya yang putih bersih, meringis lantaran menahan terpaan terik matahari. bertahun-tahun bersepeda, pak pos akhirnya mengganti tunggangannya dengan kendaraan bermesin. motor dinas dari kantor pos yang berwarna oranye.</p>
<p>darinya, saya menunggu surat, kartupos, atau apapun juga, kiriman dari sejumlah teman yang saya temukan dari lembar LKS, lembar kegiatan siswa. di bagian belakang LKS itu ada terpampang nama murid-murid dari seantero negeri ini, yang meninggalkan alamatnya. sebagian membalas, sementara sebagian lain tidak membalas.</p>
<p>kalau saya pulang lebih sore, yang saya lihat pertama adalah meja belajar; apakah ada tumpukan surat untuk saya disana.</p>
<p>hingga saat ini, saya masih menyimpan surat-surat itu.</p>
<p>saya masih ingin berkabar pada sejumlah kerabat dengan surat yang dikirimkan dengan amplop, berperangko; atau kartupos, berperangko. sebab itu saya menyambangi kantor pos besar ini, untuk mencari perangko-perangko dengan desain yang tidak membosankan.</p>
<p>dan kenangan di masa kecil itu kembali menyeruak.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/02/10/perangko-dari-kantorpos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>anak-anak itu begitu manisnya</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/02/10/anak-anak-itu-begitu-manisnya/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/02/10/anak-anak-itu-begitu-manisnya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Feb 2012 12:11:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[panti asuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6954</guid>
		<description><![CDATA[seorang bocah kecil, sangat kecil, berada di depan meja yang sarat dengan tumpukan pakaian di koridor. dihadapannya ada kaos kaki berwarna putih dan hitam yang tengah ia pilah untuk dipasangkan. tinggi mejanya setara degan dadanya. matanya bening. dia tersenyum kecil. jesus christ! anak itu begitu manisnya.  sorot mata itu begitu polosnya. tulus. tangannya terus saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>seorang bocah kecil, sangat kecil, berada di depan meja yang sarat dengan tumpukan pakaian di koridor. dihadapannya ada kaos kaki berwarna putih dan hitam yang tengah ia pilah untuk dipasangkan. tinggi mejanya setara degan dadanya.</p>
<p>matanya bening. dia tersenyum kecil.</p>
<p>jesus christ! anak itu begitu manisnya.  sorot mata itu begitu polosnya. tulus. tangannya terus saja memilah satu demi satu kaos kaki yang ada di meja.</p>
<p>saya ingin menangis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>(ayah, ibu, terimakasih sudah merawat masa kecil saya dengan begitu indahnya di rumah, ditengah keluarga yang hangat, ditengah ayah, ibu, dan esti. tak putusnya saya bersyukur atas semua kesempatan untuk bersama ibu selama 20 tahun, dan bersama ayah selama 26 tahun. saya masih punya  esti yang akan selalu saya sayangi.)</em></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/02/10/anak-anak-itu-begitu-manisnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>dari im2 ke flexi speedup</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/02/04/dari-im2-ke-flexi-speedup/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/02/04/dari-im2-ke-flexi-speedup/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 04:31:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cidodol residence]]></category>
		<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[tingtingndut]]></category>
		<category><![CDATA[flexi]]></category>
		<category><![CDATA[im2]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6923</guid>
		<description><![CDATA[laki-laki yang selalu membagikan pelukan hangat itu memamerkan kebisaan flexi mobile broadband di hunian mungil saya. wah, lumayan cepat; begitu pikir saya waktu itu. janji kecil pun dibikin: jangan lupa beli modem anyar flexi kalau mampir di ambasador. hanya saja, janji itu tak pernah terpenuhi. saya hampir tidak pernah ke ambasador. selama ini saya menggunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>laki-laki yang selalu membagikan pelukan hangat itu memamerkan kebisaan flexi mobile broadband di hunian mungil saya.</p>
<p>wah, lumayan cepat; begitu pikir saya waktu itu. janji kecil pun dibikin: jangan lupa beli modem anyar flexi kalau mampir di ambasador.</p>
<p>hanya saja, janji itu tak pernah terpenuhi. saya hampir tidak pernah ke ambasador.</p>
<p>selama ini saya menggunakan indosat m2 untuk wifi device saya, yang menawarkan akses internet yang lumayan kencang di jam-jam tertentu di dinihari. owh my gosh; bahkan saya jarang berselancar di dunia maya pada dinihari saat ini.</p>
<p>setelah menghanguskan satu im2, lebih dari 4 bulan saya tak membiarkan diri saya tenggelam dengan internet di rumah, akhirnya saya membungkus im2 lain yang sejenis, dengan ongkos internet setengah dari yang saya pernah bayar. lumayan, dulu yang bayarnya 200,000 sebulan, kini hanya 100,000.</p>
<p>hanya saja, saya masih terus penasaran dengan flexi. laki-laki yang selalu membagikan pelukan hangat itu menancapkan modem speedup flexi di komputer supermini saya, dan was-wis-wus, internet melaju cukup kencang di siang hari, sore hari.bukan di dini hari saja.</p>
<p>dan saya sudah membungkusnya kemarin. postingan di blog ini adalah postingan pertama dengan menggunakan flexi speedup fun, yang hanya berbiaya 50,000 per bulannya.</p>
<p>sedap.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/02/04/dari-im2-ke-flexi-speedup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>jahe merah, obat batuk mujarab</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/02/01/jahe-merah-obat-batuk-mujarab/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/02/01/jahe-merah-obat-batuk-mujarab/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 06:37:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cidodol residence]]></category>
		<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[batuk]]></category>
		<category><![CDATA[jahe merah]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>
		<category><![CDATA[serambi botani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6937</guid>
		<description><![CDATA[tenggorokan saya terasa sakit, dan juga perut dan dada menyesak saat badan ini terguncang, berjibaku dengan virus yang ada di tenggorokan. saya batuk. dan terbatuk-batuk. batuk terus. &#8220;minum jahe merah mbak. dari batuknya sih kendengerannya batuk angin ya. minum jahe merah, direbus, pakai gula jawa lebih baik &#8230;&#8221; begitu kata ibu-ibu yang meladeni saya di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>tenggorokan saya terasa sakit, dan juga perut dan dada menyesak saat badan ini terguncang, berjibaku dengan virus yang ada di tenggorokan.</p>
<p>saya batuk. dan terbatuk-batuk. batuk terus.</p>
<p>&#8220;minum jahe merah mbak. dari batuknya sih kendengerannya batuk angin ya. minum jahe merah, direbus, pakai gula jawa lebih baik &#8230;&#8221; begitu kata ibu-ibu yang meladeni saya di tiki, tak jauh dari rumah saya. beberapa kali saya terbatuk di depannya, saat menunggu paket saya dicetakkan receipt-nya.</p>
<p>jahe merah? saya tak pernah tahu khasiat jahe itu.</p>
<p>&#8220;jahe merah itu lebih kuat pedesnya daripada jahe yang biasanya &#8230; itu pasti manjur deh. lebih cepet ketimbang pakai obat &#8230;&#8221; katanya lagi.</p>
<p>oke. saya mencatatnya.</p>
<p>kebetulan, laki-laki yang selalu membikin saya ingin mencubitnya, juga batuk. enam sachet jahe merah pun dia bungkuskan untuk saya. wow, adayang instan! bentuknya bubuk atau butiran halus, ditambah dengan sejumlah rempah-rempah. saya hanya butuh menyeduhnya dengan air panas mendidih saja. owh, rasanya &#8216;nylekit&#8217;.</p>
<p>saya meminumnya sampai habis. much much much much better!</p>
<p>ketagihan, saya mencoba membeli jahe merah di serambi botani, di gandaria. kali ini berbeda dari jahe instan yang dibungkuskan oleh laki-laki yang selalu membikin saya ingin mencubitnya. kali ini, jahe merah dari serambi botani dicetak seperti gula jawa: bundar, pipih dengan ketebalan sekitar 0,5 centimeter.  jahe merah ini bergula jawa merah. saya hanya perlu menyeduhnya dengan air panas mendidih dari ketel bunyi milik saya.</p>
<p>sama panasnya, meski tidak senylekit jahe merah instan bubuk.</p>
<p>thanks. saya menyukai jahe merah sekarang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/02/01/jahe-merah-obat-batuk-mujarab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kobul, kobang, kopram</title>
		<link>http://femiadi.com/2012/01/23/kobul-kobang-kopram/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2012/01/23/kobul-kobang-kopram/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 08:59:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bar]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kobul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6949</guid>
		<description><![CDATA[istilah itu muncul begitu saja dari mulut saya, saat kami membincangkan bule laki-laki dan seorang perempuan indonesia. kobul. kobokan bule. istilah itu memang terdengar kasar, tajam, sadis. itu hanya istilah. saya tahu persis, cinta memang tak berbatas wilayah, kontinen, suku dan sejenisnya. hanya saja, &#8216;pemandangan tak asik di bar, tempat dimana saya jamak melihat bule [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>istilah itu muncul begitu saja dari mulut saya, saat kami membincangkan bule laki-laki dan seorang perempuan indonesia.</p>
<p>kobul. kobokan bule.</p>
<p>istilah itu memang terdengar kasar, tajam, sadis.</p>
<p>itu hanya istilah.</p>
<p>saya tahu persis, cinta memang tak berbatas wilayah, kontinen, suku dan sejenisnya. hanya saja, &#8216;pemandangan tak asik di bar, tempat dimana saya jamak melihat bule laki-laki dan perempuan indonesia yang berperilaku tak wajar demi mendapatkan perhatian si bule&#8217; membikin selorohan itu muncul. entah, siapa yang menciptakan istilah menggelikan itu.</p>
<p>dan paimun pun berseloroh: kobang.</p>
<p>saya tak kalah: kopram.</p>
<p>hahahahahahaha &#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2012/01/23/kobul-kobang-kopram/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

