Jul 25
Femi Adikegemaran, kubikel, pit-pitan pit-pitan, sepeda, sepeda lempit, sepeda lipat

leyeh-leyeh
selalu saja begini.
janji temu di pagi hari selalu membikin saya tidak tidur dengan nyenyak. begitu pula pagi ini. saban sejam, saya terbangun, mengkawatirkan jarum jam yang bergerak terlalu cepat ke kanan. saya takut bangun kesiangan dan melewatkan temu janji ini.
sesungguhnya ‘hanya’ bersepeda saja. dengan mas anton, kolega di pabrik kata-kata saya. kami berencana gowes bareng di gelaran ulang tahun kompas.
saya menggelindingkan roosy, sepeda lempit biru ROO D7. semalam, saya sudah menyiapkannya dengan baik. membersihkan cipratan hujan yang mengering. mengisi angin yang mulai mengempis.
yay, saatnya mejeng!
nyatanya, susah untuk menggowes sekeluar dari kawasan gedung kompas. tak kurang dari 20.000 pesepeda menggelinding di jalanan ibukota. panjangnya barisan pun mencapai 6 kilometer dari lintasan sepanjang 15 kilometer.
nyatanya, rute gatot subroto-kuningan-komdak-sudirman-senayan engga bikin keringat. malah, butiran ini berpeluh usai goyang donat irma dharmawangsa. aw aw aw …
(terimakasih buat mas anton yang membikin saya menggelindingkan roosy lagi. :p)
Jul 12
Femi Adikegemaran, kubikel, media jakarta, KONTAN, kubikel, online, wartawan

si tangguh
perdebatan ini tak pernah usai. soal wartawan tangguh. wartawan prestisius. wartawan yang mampu mengendus isu panas yang tak bisa diendus oleh wartawan lain.
ah, sesungguhnya saya tak ingin menyebutnya demikian. sebutan baru itu berarti selapis kasta baru, sekaligus kesenjangan baru.
dan hari ini adalah hari pertama ’selapis kasta’ ini beraksi. halaman baru. bos baru. aktivitas baru. rutinitas baru.
semoga semangatnya tetap saja sama. memburu kabar yang masih kabur, dan memperjelasnya. soal kecakapan, aih, saya yakin semuanya cakap. hanya soal jam terbang, dan siapa yang masuk duluan ke pabrik kata-kata ini. selebihnya, adalah soal peluang.
dan saya sendiri tak ingin menciptakan lapisan kasta baru diantara mereka. sebaliknya: melebur lapisan-lapisan yang ada. bersama-sama mengais berita.
mari bekerja bersama di pabrik kata-kata ini. mengisi halaman putih. jangan lupa, saya juga bekerja kok, bukannya makan gaji buta.
Jun 09
Femi Adifriends from heaven, kegemaran, kubikel, kuliner beer, bir, jakarta, KONTAN, kubikel, teman

saya harus berterima kasih pada bir, yang mengantarkan saya pada gelak yang riang dan canda yang tak ada habisnya setelah tenggat usai. sudut bangunan pabrik kata-kata ini, kubikel pojok milik kolega, bekas kubikel yang mungil, kolong kubikel, nyatanya mencatatkan beragam cerita soal hidup.
ya, poster yang saya temukan itu membikin ujung bibir tertarik ke atas.
“all right brain. I don’t like you and you don’t like me. so, let’s just do this and I’ll get back to killing you with beer,” kata homer simpson.
Jun 05
Femi Adikegemaran, web 2.0 media, social media, twitter

sedappp ...
satu-dua hari terakhir ini saya mencoba twitthat.
ini adalah tool yang cukup mudah untuk membagi link kepada para tweeps. bukankah share is care? :p
saya tidak perlu membikin account anyar di twitthat ini. usai menggiring button twitthat ke bar, saban saya membaca tulisan menarik, saya langusng bisa membaginya pada kolega saya di sarang burung yang sama. nantinya akan muncul pop up, dan cukup satu klik untuk berbagi.
uniknya, ada pilihan komentar yang akan muncul di awal judul dan link. misalnya, reading:, curious about:, crying for:, …
cukup menarik lah. bahkan saya bisa melihat tulisan apa yang paling populer di twit melalui twitthat, dan juga berapa kali tulisan itu dibagikan, plus siapa yang membagikan. wow, cerdas!
ayo coba pakai twitthat …
May 17
Femi Adikegemaran, pit-pitan dahon, seli, sepeda lempit, sepeda lipat

suka yang lebih besar
sebulan terakhir saya meminjam sepeda abang.
dahon vitesse d7 dengan ukuran ban 20″. menyenangkan, dan gelindingannya terasa berbeda dengan csl ban 16″ milik saya. bergantian menggunakannya saban hari, pun rasanya jadi kagok saat menggowes keduanya.
nyatanya sepeda lipat ban 20″ lebih nyaman ketimbang ban 16″. rasanya lebih kokoh genjotannya, mantap gowesannya. *halah*
saya pun berpikir membungkus sepeda 20″ saya di rumah, ROO D7; sepeda yang umurnya hanya selisih satu-dua minggu dengan viesse d7 milik abang.
saya hanya perlu memasang carrier, agar tas pak pos saya yang berwarna kembang-kembang dan polkadot itu bisa mewadahi semua perkakas saya.
juga, fender untuk menampik semprotan kotoran jalanan yang menyiprat ke punggung.
ada yang mau menggowes dengan saya?
Older Entries