<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Femi Adi Soempeno &#187; kubikel</title>
	<atom:link href="http://femiadi.com/category/kubikel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://femiadi.com</link>
	<description>when writing the story of your life, don&#039;t let anyone else hold the pen</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 09:03:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>harga mainan othok-othok itu Rp 2,000</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/12/10/harga-mainan-othok-othok-itu-rp-2000/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/12/10/harga-mainan-othok-othok-itu-rp-2000/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 08:37:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kubikel]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[blue bird]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[mainan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6876</guid>
		<description><![CDATA[saya melihatnya. lelaki sepuh berperawakan kecil, mengenakan baju putih dan celana putih yang tak lagi bersih, dengan topi yang melindungi kepalanya, berwarna cokelat muda.  ia menyeka keringat yang menempel di dahi dan sebagian wajahnya. di bahunya, sebilah bambu panjang mengangkut agar-agar dan mainan othok-othok berwarna kuning-merah-hijau. untuk menarik perhatian, ia sesekali mengibaskan tangannya, membunyikan mainan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya melihatnya. lelaki sepuh berperawakan kecil, mengenakan baju putih dan celana putih yang tak lagi bersih, dengan topi yang melindungi kepalanya, berwarna cokelat muda.  ia menyeka keringat yang menempel di dahi dan sebagian wajahnya. di bahunya, sebilah bambu panjang mengangkut agar-agar dan mainan othok-othok berwarna kuning-merah-hijau.</p>
<p>untuk menarik perhatian, ia sesekali mengibaskan tangannya, membunyikan mainan othok-othok itu.</p>
<p>&#8220;kalau mau ke setia budi, arahnya ke mana ya?&#8221; tanyanya pada saya. saya menunjuk jalan seberang, persis ke arah yang akan saya tuju. dia bilang, dia berjalan kaki menjajakan dagangannya dari pulo gadung.</p>
<p>kami berjalan beriringan. menyeberangi jembatan penyeberangan yang tak jauh dari gedung KPK.  padanya saya bertanya berapa harga mainan othok-othok itu.</p>
<p>&#8220;2,000 rupiah,&#8221; katanya.</p>
<p>hati saya habis.  harga mainan itu  bahkan lebih murah dari harga teh botol.</p>
<p>mainan othok-othok, entah apa nama sebenernya mainan ini, dibikin dari bilahan bambu dan diberi warna terang. bapak itu mewarnani bilahan bambu itu dengan warna hijau. sementara, di bagian ujungnya, dibikin baling-baling, yang juga dibuat dari bilahan bambu yang lebih tipis lagi. benang putih tipis dan kertas minyak warna kuning dan merah menjadi penghias baling-baling itu. diantara gagang bilah bambu dan baling-baling itu ada lempengan seng tipis yang ditempeli lidi dan diikat dengan karet. juga, ada potongan bekas bungkus rokok sebagai genderang lidi itu. sekali othok-othok itu dikibaskan, maka baling-baling akan berputar dan menciptakan suara &#8220;othok&#8230;othok&#8230;othok &#8230;&#8221;</p>
<p>itu mainan saya waktu kecil; 30 tahun yang lalu.</p>
<p>&#8220;orang-orang yang bikin itu biasanya dari cirebon. mereka datang ke jakarta naik bus dengan ongkos 30,000 rupiah. mereka tinggal di emperan toko atau terminal di malam hari, setengah bulan atau sebulan sekali mereka kembali ke rumah. di cirebon banyak pengrajin mainan anak tradisional seperti itu,&#8221; kata pak pengemudi taksi blue bird yang saya tumpangi, tak lama setelah saya dan bapak penjual mainan othok-othok itu berpisah di persimpangan penyeberangan jalan.</p>
<p>dari cirebon? owh, hati saya tambah habis.</p>
<p>kebijakan impor mempermudah pengusaha untuk mengusung mainan dari luar Indonesia sehingga harga mainan menjadi lebih murah dan akan ada begitu banyak orang yang bisa menikmati mainan dari luar negeri. tapi, bagaimana dengan mainan yang dibikin dari pengerajin mainan anak-anak tradisional?</p>
<p>&#8220;anak-anak di jakarta, anak-anak jaman sekarang, apa masih mau mainan seperti itu?&#8221; tanya pak pengemudi. ia bilang, di masa kecilnya, ia pergi ke cirebon setahun sekali dari rumahnya, membeli empal gentong dan mainan othok-othok itu. &#8220;itu saja, saya sudah setengah mati gembiranya &#8230;&#8221; katanya.</p>
<p>iya, sama halnya dengan saya yang juga gembira dengan mainan yang luar biasa itu pada masa kecil saya.  iya, mainan othok-othok itu.</p>
<p>&#8220;tapi Tuhan itu adil kok mbak, melalui cara apapun &#8230;&#8221; kata pak pengemudi itu. membuat saya makin mengatupkan bibir saya, dan menyadari ada butiran bening merembes dari ujung mata saya.</p>
<p>iya, Tuhan itu adil. Tuhan itu pasti adil.</p>
<p>saya terus mengamati mainan othok-othok yang ada di tangan saya, memainkannya perlahan, melahirkan bunyi &#8221;othok-othok-othok&#8217; .</p>
<p>satu mainan othok-othok-othok seharga 2,000 rupiah itu ada di kubikel saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/12/10/harga-mainan-othok-othok-itu-rp-2000/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>blackberry saya baru</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/12/02/blackberry-saya-baru/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/12/02/blackberry-saya-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2011 06:35:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[kubikel]]></category>
		<category><![CDATA[blackberry]]></category>
		<category><![CDATA[teman jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6860</guid>
		<description><![CDATA[saya menyerah dengan trackball yang sudah sangat payah di blackberry bold generasi pertama yang saya pakai saat ini. hampir setiap hari saya harus menyekanya dengan minyak kayu putih, dan harus terus membawa minyak kayu putih kemanapun saya pergi. bukan untuk menghangatkan tubuh, tapi untuk membersihkan trackball yang sudah sangat payah. dan saya mendapatkan blackberry yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya menyerah dengan trackball yang sudah sangat payah di blackberry bold generasi pertama yang saya pakai saat ini.</p>
<p>hampir setiap hari saya harus menyekanya dengan minyak kayu putih, dan harus terus membawa minyak kayu putih kemanapun saya pergi. bukan untuk menghangatkan tubuh, tapi untuk membersihkan trackball yang sudah sangat payah.</p>
<p>dan saya mendapatkan blackberry yang baru minggu ini. yah, blackberry curve. tapi tak apa, setidaknya membuat saya bisa lebih nyaman bekerja, berkirim kabar kepada kolega dan meninggalkan jejak di akun twitter.</p>
<p>terimakasih untuk blackberry baru untuk saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/12/02/blackberry-saya-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Water bladder bag pengganti termos air</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/11/21/water-bladder-bag-pengganti-termos-air/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/11/21/water-bladder-bag-pengganti-termos-air/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2011 02:25:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[kubikel]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[deuter]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pit-pitan]]></category>
		<category><![CDATA[rajawali]]></category>
		<category><![CDATA[RC3]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda]]></category>
		<category><![CDATA[sepedahan]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/2011/11/21/water-bladder-bag-pengganti-termos-air/</guid>
		<description><![CDATA[Idenya mantap: mengganti termos air di kantor dengan water bladder bag. &#8220;ketimbang wira-wiri ambil air di galon, lebih baik sekali ambil, ditaruh di water bladder bag ini, dan kalo haus tinggal disedot aja &#8230;&#8221; kata lisa. Ya, ya. Menarik! Akan terlihat lucu, tapi tetap terlihat gaya. Bladder itu bisa ditaruh dimana saja, tanpa takut tumpah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Idenya mantap: mengganti termos air di kantor dengan water bladder bag. </p>
<p>&#8220;ketimbang wira-wiri ambil air di galon, lebih baik sekali ambil, ditaruh di water bladder bag ini, dan kalo haus tinggal disedot aja &#8230;&#8221; kata lisa.</p>
<p>Ya, ya. Menarik! </p>
<p>Akan terlihat lucu, tapi tetap terlihat gaya. Bladder itu bisa ditaruh dimana saja, tanpa takut tumpah. Mau posisi horisontal atau vertikal, tetap saja tak meninggalkan kekhawatiran akan ngglimpangnya gelas di sekitar kubikel, atau tersenggolnya termos air. Asik kan? </p>
<p>Saya sendiri membayangkan saya akan bekerja di depan layar komputer, dan meletakkan bladder di sisi kiri saya, tepat diatas tumpukan buku dan kertas-kertas press conference yang menggunung. Saya, yang biasanya menjauhkan posisi gelas dan termos dari area papan kunci, pastinya akan lega untuk menaruh water bladder bag dimana saja. </p>
<p>Coba ah ide gila ini. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Terimakasih, lisa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/11/21/water-bladder-bag-pengganti-termos-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ada komodo di kepalanya?</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/11/14/ada-komodo-di-kepalanya/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/11/14/ada-komodo-di-kepalanya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 06:08:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kubikel]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6830</guid>
		<description><![CDATA[Kami membicangkannya, Dan terus membincangkannya. Tahu, soal apa? Soal tangannya yang terus menari sepanjang hari tiada henti di kepalanya; entah, mencari apa disana. Kami terus membikin guyonan tentang kelakuannya itu. &#8220;Ada komodo di kepalanya &#8230;&#8221; atau, &#8220;dia sedang mencari gorilla di kepalanya &#8230;&#8221; entah, apa yang mengantarkannya pada aktivitasnya itu. Mungkin shampo yang tidak cocok. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kami membicangkannya, Dan terus membincangkannya. Tahu, soal apa? Soal tangannya yang terus menari sepanjang hari tiada henti di kepalanya; entah, mencari apa disana.</p>
<p>Kami terus membikin guyonan tentang kelakuannya itu. &#8220;Ada komodo di kepalanya &#8230;&#8221; atau, &#8220;dia sedang mencari gorilla di kepalanya &#8230;&#8221;</p>
<p>entah, apa yang mengantarkannya pada aktivitasnya itu. Mungkin shampo yang tidak cocok. Mungkin ketombe yang sudah menebal. Atau bisa jadi, hanya iseng saja.</p>
<p>Sebentar. Iseng? Ah, bahkan dalam kondisi apapun, dimanapun, tangannya tak pernah berhenti beraktivitas. Duduk, berdiri, tetap saja tangannya tak pernah lebih dari sejengkal jaraknya dari kepalanya. Di depan komputer, di ruang makan, tetap saja begitu.</p>
<p>Hhiiy!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/11/14/ada-komodo-di-kepalanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>кочан скоро &#8212;&#8212;&#8211; heading out soon</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/11/03/%d0%ba%d0%be%d1%87%d0%b0%d0%bd-%d1%81%d0%ba%d0%be%d1%80%d0%be-heading-out-soon/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/11/03/%d0%ba%d0%be%d1%87%d0%b0%d0%bd-%d1%81%d0%ba%d0%be%d1%80%d0%be-heading-out-soon/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 11:30:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kubikel]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[rusia]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6821</guid>
		<description><![CDATA[saya mentertawai ulah saya, sesaat setelah saya membubuhkan pesan di jejaring elektronik dengan subject: кочан скоро &#8212;&#8212;&#8211; heading out soon menggelikan sekali. setelah kolega saya menuliskan kalimat dengan bahasa yang tak saya mengerti, saya mengikutinya. bedanya, kalau dia meminjam bahasa perancis, saya memilih bahasa rusia. saya jadi ingat, saya pernah belajar bahasa rusia pada teman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya mentertawai ulah saya, sesaat setelah saya membubuhkan pesan di jejaring elektronik dengan subject: кочан скоро &#8212;&#8212;&#8211; heading out soon</p>
<p>menggelikan sekali. setelah kolega saya menuliskan kalimat dengan bahasa yang tak saya mengerti, saya mengikutinya. bedanya, kalau dia meminjam bahasa perancis, saya memilih bahasa rusia.</p>
<p>saya jadi ingat, saya pernah belajar bahasa rusia pada teman ayah saya yang pernah belajar di universitas di rusia. saya bahkan membungkus sejumlah buku tentang bahasa rusia, termasuk tata bahasa dan kamus bahasa rusia, di shopping center, pusat buku lawas/bekas/palsu di jogja.</p>
<p>tiba-tiba saya jadi ingin memelajarinya kembali.</p>
<p>Я хочу узнать Россию</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/11/03/%d0%ba%d0%be%d1%87%d0%b0%d0%bd-%d1%81%d0%ba%d0%be%d1%80%d0%be-heading-out-soon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Protected: siomay, dan tawaran kecil itu</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/10/25/siomay-dan-tawaran-kecil-itu/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/10/25/siomay-dan-tawaran-kecil-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 10:35:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kubikel]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[sarapan]]></category>
		<category><![CDATA[siomay]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6805</guid>
		<description><![CDATA[There is no excerpt because this is a protected post.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<form action="http://femiadi.com/wp-pass.php" method="post">
<p>This post is password protected. To view it please enter your password below:</p>
<p><label for="pwbox-6805">Password:<br />
<input name="post_password" id="pwbox-6805" type="password" size="20" /></label><br />
<input type="submit" name="Submit" value="Submit" /></p></form>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/10/25/siomay-dan-tawaran-kecil-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>masker yang setengah-setengah</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/10/17/masker-yang-setengah-setengah/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/10/17/masker-yang-setengah-setengah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 10:24:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kubikel]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6780</guid>
		<description><![CDATA[saya mulai membencinya. iya, sungguh. saya mulai membencinya. kemalasannya yang amat sangat, komentarnya yang bikin nyebelin, membuat saya muak. dan kini giliran saya ketularan flu-nya gara-gara dia hanya menggunakan masker setengah hati. kadang dipake, kadang enggak. dem. superdem. saya doain semoga anaknya ga menuai karmanya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya mulai membencinya.</p>
<p>iya, sungguh. saya mulai membencinya. kemalasannya yang amat sangat, komentarnya yang bikin nyebelin, membuat saya muak.</p>
<p>dan kini giliran saya ketularan flu-nya gara-gara dia hanya menggunakan masker setengah hati. kadang dipake, kadang enggak. dem. superdem.</p>
<p>saya doain semoga anaknya ga menuai karmanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/10/17/masker-yang-setengah-setengah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>saya belum makan angry birds itu</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/09/29/saya-belum-makan-angry-birds-itu/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/09/29/saya-belum-makan-angry-birds-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2011 12:07:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[kubikel]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[angry birds]]></category>
		<category><![CDATA[cupcake]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6746</guid>
		<description><![CDATA[angry birds itu masih ada di atas meja. saya belum memakannya. rasanya kasihan. rasanya sayang. rasanya eman. duh. padahal harusnya sudah saya habiskan selasa kemarin. itu hari kadaluarsanya! **lirik hari, hari ini sudah hari kamis!** terimakasih untuk fin harini yang sudah menyisihkan dua cupcake karakter angry birds untuk saya. katanya, sudah ada yang mau minta. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 301px"><a href="http://tinypic.com?ref=24cyzyo" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://i55.tinypic.com/24cyzyo.jpg" alt="Image and video hosting by TinyPic" width="291" height="218" border="0" /></a><p class="wp-caption-text">angry birds cupcake</p></div>
<p>angry birds itu masih ada di atas meja.</p>
<p>saya belum memakannya. rasanya kasihan. rasanya sayang. rasanya eman. duh. padahal harusnya sudah saya habiskan selasa kemarin. itu hari kadaluarsanya! **lirik hari, hari ini sudah hari kamis!**</p>
<p>terimakasih untuk fin harini yang sudah menyisihkan dua cupcake karakter angry birds untuk saya.</p>
<p>katanya, sudah ada yang mau minta. &#8220;kubilang aja, itu buat anaknya temanku &#8230;&#8221; katanya.</p>
<p>hah, sejak kapan fin kenal ibu? hahahaha &#8230;</p>
<p>ah, terimakasih. bahkan saya menyukainya. menyukai game-nya. menyukai cupcake nya.</p>
<p>bohong kalau saya bilang bikin beginian gampang. nyatanya, sampai saya menghabiskan si babi mata juling saja saya belum punya niat untuk belajar bikin cupcake!</p>
<p>bahkan, saya belum memakannya sampai sekarang, saking eman-eman-nya.</p>
<p>ah, terimakasih fin!</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/09/29/saya-belum-makan-angry-birds-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kebingungan itu</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/09/28/kebingungan-itu/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/09/28/kebingungan-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2011 12:45:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[kubikel]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6760</guid>
		<description><![CDATA[keceriaannya mendadak berubah menjadi keseriusan yang amat sangat. gaya bicaranya mulai teratur, dan membincangkan masa depannya yang ingin ia tata. kali ini bukan soal perempuan, tetapi soal berpindah ruang dan mengisi rasa penasaran. dia tahu betul, kursi yang dia duduki saat ini sudah membuahkan rasa ketidakteraturan dalam hidupnya. tidur larut, bangun siang. lembur di malam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>keceriaannya mendadak berubah menjadi keseriusan yang amat sangat.</p>
<p>gaya bicaranya mulai teratur, dan membincangkan masa depannya yang ingin ia tata. kali ini bukan soal perempuan, tetapi soal berpindah ruang dan mengisi rasa penasaran.</p>
<p>dia tahu betul, kursi yang dia duduki saat ini sudah membuahkan rasa ketidakteraturan dalam hidupnya. tidur larut, bangun siang. lembur di malam hari, pulang pagi, bangun siang. datang kantor siang, pulang larut. begitu seterusnya.</p>
<p>&#8220;aku pingin belajar hal baru. &#8230;&#8221; katanya.</p>
<p>tapi hutang budi membuatnya gamang untuk beranjak.</p>
<p>&#8220;lupakan hutang budi. aku rasa kamu sudah menebusnya dengan sebegitu banyak waktu, usaha, ide, yang kamu berikan selama ini &#8230;&#8221; kata saya.</p>
<p>melompatlah setinggi kamu bisa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/09/28/kebingungan-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>alhamdulillah, ini sesuatu banget</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/09/09/alhamdulillah-ini-sesuatu-banget/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/09/09/alhamdulillah-ini-sesuatu-banget/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Sep 2011 12:06:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kubikel]]></category>
		<category><![CDATA[dephan]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena syahrini]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[kemhan]]></category>
		<category><![CDATA[syahrini]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6726</guid>
		<description><![CDATA[kami kelaparan. iya, kami yang tengah menunggui menhan korsel teken perjanjian dengan menhan indonesia, kelaparan. saat kami asik berbincang di ruang seminar, sejumlah jurnalis lain sudah sibuk mencomot makanan pencuci mulut yang mejanya tak jauh dari kami duduk. dan salah seorang teman saya membawa sepiring buah-buahan untuk kami semua. &#8220;alhamdulillah, ini sesuatu banget &#8230;&#8221; kata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kami kelaparan.</p>
<p>iya, kami yang tengah menunggui menhan korsel teken perjanjian dengan menhan indonesia, kelaparan. saat kami asik berbincang di ruang seminar, sejumlah jurnalis lain sudah sibuk mencomot makanan pencuci mulut yang mejanya tak jauh dari kami duduk.</p>
<p>dan salah seorang teman saya membawa sepiring buah-buahan untuk kami semua.</p>
<p>&#8220;alhamdulillah, ini sesuatu banget &#8230;&#8221; kata kami, merespons segarnya melon, pepaya dan semangka yang dibawa oleh salah seorang pewarta. ditengah ketidakpastian jadwal, penantian yang tak pasti, jelas buah-buahan ini &#8216;sesuatu&#8217; banget &#8230;</p>
<p>kami terus berbincang asik, membincangkan fenomena newsmaker syahrini dengan &#8216;alhamdulillah&#8217; dan &#8216;sesuatu&#8217; nya.</p>
<p>hingga sepiring buah-buahan itu pun habis.</p>
<p>&#8220;second round, aku yang ambil dah &#8230;&#8221; kata saya, segera beranjak.</p>
<p>tapi saya mengambil ekstra piring, jadi saya menjumput buah-buahan untuk dua piring untuk kami semua. hanya saja, mendadak ada yang membisik pelan, &#8220;femi, makanan buat jurnalis udah disiapkan diluar. yang ini untuk tamu &#8230;&#8221;</p>
<p>oops!</p>
<p>alhamdulillah, itu juga sesuatu banget sebenernya.</p>
<p>tapi berhubung sudah telanjur mengambil dua piring ekstra setelah satu piring pertama, jadi dua piring ini tetap jalan terus.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/09/09/alhamdulillah-ini-sesuatu-banget/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>good luck, girl!</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/08/18/good-luck-girl/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/08/18/good-luck-girl/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 16:25:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[kubikel]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6645</guid>
		<description><![CDATA[tawanya renyah. dia bahagia. dia gembira. &#8220;ini buatmu &#8230;&#8221; katanya, memberikan pilihan sejumlah farewell-gift. saya menjumput satu diantaranya, notes berwarna kuning dengan gambar perempuan berambut merah yang tersenyum ceria. dan lagi, saya mendengar dan melihat tawanya yang renyah. dia bahagia. dia gembira. &#8221; &#8230; tumpuk-tumpuk tai onta &#8230;&#8221; penggalan kalimatnya itu membikin saya menggelak. kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 306px"><a href="http://tinypic.com?ref=2s664w9" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://i54.tinypic.com/2s664w9.jpg" alt="Image and video hosting by TinyPic" width="296" height="222" border="0" /></a><p class="wp-caption-text">sweet memories of you</p></div>
<p>tawanya renyah. dia bahagia. dia gembira.</p>
<p>&#8220;ini buatmu &#8230;&#8221; katanya, memberikan pilihan sejumlah farewell-gift. saya menjumput satu diantaranya, notes berwarna kuning dengan gambar perempuan berambut merah yang tersenyum ceria.</p>
<p>dan lagi, saya mendengar dan melihat tawanya yang renyah. dia bahagia. dia gembira. &#8221; &#8230; tumpuk-tumpuk tai onta &#8230;&#8221; penggalan kalimatnya itu membikin saya menggelak.</p>
<p>kami meriung di kopitiam oey, sabang. membincangkan ini itu. merencanakan masa depan.</p>
<p>besok lusa dia kembali ke singapura, setelah sejak awal tahun ini dia mengitari keseharian saya. kabar kepulangannya ke singapura sempat membikin saya terhenyak, awal minggu ini, saat saya menikmati liburan hari pertama saya.  &#8220;its been great, but a decision has been made. not an easy one but insyaallah for the better,&#8221; katanya, yang memaksa saya untuk kemudian bertanya dengan bodohnya: where are you going?</p>
<p>saya mengingatnya sebagai perempuan yang ramah, ceria, renyah dan suka tertawa. tapi itu terjadi di sore hari. selebihnya, manyun sepanjang hari.</p>
<p>&#8221; &#8230; pak thoyib &#8230; selamat siang &#8230;&#8221; katanya melalui sambungan telepon, dengan seseorang yang terindikasi namanya pak thoyib, di suatu siang.</p>
<p>sontak, saya menggelak. padanya saya menggambarkan bagaimana &#8216;bang thoyib&#8217; jamak dideskripsikan di indonesia, sebagai seorang bapak yang tak pulang-pulang selama tiga kali puasa. hahahaha &#8230;</p>
<p>Bang Thoyib // Bang Thoyib // kenapa tak pulang-pulang // Anakmu-anakmu // pangil-pangil namamu // Tiga kali puasa // tiga hari lebaran // Abang tak pulang-pulang  // Sepucuk Surat tak datang</p>
<p>memori lucu tentangnya yang lain adalah saat saya dan kolega lain tak menyadari bahwa ia duduk di seberang kubikel.  kami membincangkannya melalui serat-serat elektronik, mengkhawatirkan keadaannya. hingga ia pun mendehem, batuk. ouch! <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>girl, i wish you luck in every single step of your life!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/08/18/good-luck-girl/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>didi kempot: layang kangen</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/07/21/didi-kempot-layang-kangen/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/07/21/didi-kempot-layang-kangen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jul 2011 09:14:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[#video]]></category>
		<category><![CDATA[cerita cinta]]></category>
		<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[kubikel]]></category>
		<category><![CDATA[tingtingndut]]></category>
		<category><![CDATA[didi kempot]]></category>
		<category><![CDATA[layang kangen]]></category>
		<category><![CDATA[you tube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6597</guid>
		<description><![CDATA[saya berkabar padanya melalui serat-serat elektronik, bahwa saya mulai menumpuk rindu tentangnya. dia tidak mengatakan kangen, pun tidak mengatakan tidak kangen. dia hanya bilang bahwa surat elektronik yang saya kirimkan padanya mengingatkannya pada lagu didi kempot yang judulnya: layang kangen. layangmu tak tompo wingi kuwi wes tak woco opo karepe atimu trenyuh ati iki moco [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya berkabar padanya melalui serat-serat elektronik, bahwa saya mulai menumpuk rindu tentangnya.</p>
<p>dia tidak mengatakan kangen, pun tidak mengatakan tidak kangen. dia hanya bilang bahwa surat elektronik yang saya kirimkan padanya mengingatkannya pada lagu didi kempot yang judulnya: <a href="http://youtu.be/3FlZ48nFD2Y" target="_blank">layang kangen</a>.</p>
<p><em>layangmu tak tompo wingi kuwi<br />
wes tak woco opo karepe atimu<br />
trenyuh ati iki moco tulisanmu<br />
ra kroso netes luh nang pipiku</em></p>
<p>dan dia mengirimkan mp3 yang dia gudangkan di blackberry-nya, ke blackberry saya melalui blackberry messanger. tapi gagal. coba lagi, gagal lagi. dan saya mulai memburunya di youtube.</p>
<p><em>umpomo tanganku dadi suwiwi<br />
iki ugo aku mesti enggal bali<br />
ning kepiye maneh, margo kahananku<br />
cah ayu entenono tekaku</em></p>
<p>saya menggelak. sial. lugas bener lagunya didi kempot ini. video-nya pun terlihat lugas dengan tontonan laki-laki yang membaca surat kiriman pak pos, dengan perempuan yang nelongso yang dipenuhi kekangenan yang amat sangat di kampung halaman.</p>
<p><em>ra maido sopo wong sing ora kangen<br />
adoh bojo pengen turu angel merem</em></p>
<p>saya membayangkannya pun demikian. dia membaca surat elektronik saya, sesaat setelah bunyi tangtingtung itu menggetarkan kupingnya. sementara, saya nelongso memandangi empat layar komputer ini, terbeban oleh rindu yang menggebu *ouch*</p>
<p><em>ra maido sopo wong sing ora trenyuh<br />
ra kepetyhuk sawetoro pengen weruh<br />
percoyo aku, kuatno atimu<br />
cah ayu, entenono tekaku</em></p>
<p>ada lagu lain didi kempot yang judulnya: layang tresno. ah, tapi yang ini belum saatnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/07/21/didi-kempot-layang-kangen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

