i’m ready to go!

Comments Off

palmerah224: nanang, penggalan kenangan dan cerita tentang menantang hidup

saya sudah memikirkannya masak-masak.

jauh-jauh hari usai bleki, kerabat saya, menawarkan rumahnya di bilangan cidodol, kebayoran lama, saya bergegas menerima tawaran itu. ya, rumah mungil itu akan menjadi persinggahan saya. satu, atau dua tahun ke depan, atau entah sampai kapan.

tidak mudah untuk keluar dari hunian yang sudah saya tempati selama tujuh tahun ini. kamar kecil yang sarat dengan cerita.

tentang jemputan hangat di sore hari dan tawaran untuk menghuni kamar mungil di pal224. “mau ini fe? engga jauh dari kantor dan kalo ada apa-apa ya deket sama aku,” kata nanang. ya. dan saya membungkusnya!

tentang kiriman bunga mawar dan boneka besar dari lelaki hangat nan gembul saat hujan mencumbu langit jakarta;  tentang peluh keringat menantang jakarta; tentang agenda mendesain mimpi bersama tetangga di kamar sebelah; tentang acara ‘piknik bersama keluarga’ di ujung desember yang basah. dan juga tentang perpisahan dengan sahabat kamar sebelah, dan mengharuskan diri untuk tetap tegar menghadapi kematian nanang dan ayah.

tujuh tahun bukan waktu yang sebentar; dan cerita itu menggudang di sini.

saya mulai berkemas. i’m ready to go!

jam sepuluh setiap hari minggu

Comments Off

selalu saja jam 10

tubuh ini sudah tertata dengan baik, dan selalu bangun pada pukul 10.00 pada setiap hari minggu.

duh!

barangkali mimpi di hari sabtu malam begitu indahnya. tentang lelaki dengan mata menggaris, atau tentang telepon cinta yang mendadak berdering, atau juga tentang kisah cinta di akuarium. :) dan saya enggan memutusnya. nyaman, dan sangat nyaman.

tapi semalam saya mimpi apa ya? bahkan saya tak bisa mengingatnya.

dan perputaran jarum jam terus ke arah kanan, dan terus ke kanan. hingga saya harus buru-buru beranjak, meninggalkan zona kenyamanan sepanjang malam, untuk bekerja.

ngeroti bakar edi

Comments Off

kali ini yang saya pamerkan piring kosong aja ya! :)

temu janji dibikin. tujuan malam ini: roti bakar edi di blok m. :) sedapppph!

dan kami pun beriringan ke blok m dengan penuh suka cita. :) jumlahnya delapan orang. cukup lah untuk menjadi satu regu pramuka penggalang. kibaran benderanya, yaitu barong pal224. huahahaha …

anis, ria, melly, wita, indah, mbak ve, anne dan saya sendiri. duh, mauntab surantab dah! hanya saja, dua dari kami belum mandi. ini dia yang menjadi bahan olok-olok empuk saya setelah seharian saya mati gaya dikerjain wita! :) )

pesanan saya? ehm, biasa, pisang keju dan sate padang. dibandingkan roti, saya lebih menyukai pisang bakar  soalnya selalu mengingatkan saya pada pakualaman di jogja; tempat kongko adem dibawah pohon beringin. di roti bakar edi ini, pesanan saya selalu saja sama. pisang keju dan sate padang. dua menu ini bakal cukup menyibukkan saya untuk yoga lebih lama dan berlari lebih kencang. ow ow ow!

dan kami cukup anteng untuk menghabiskan pesanan kami. mulai dari olahan roti, pisang, siomay, sate, dan nasi goreng. kalau pun sibuk itu karena kami bertukar cicip dengan menu lain. :)

daily juice, the real pulpy orange

Comments Off

ini bener-bener asli dah!

saya ingat betul bagaimana saya dan prast, kerabat saya, mengagumi kemasan pulpy orange besutan coca cola.

rasa jeruknya sungguh seperti jeruk beneran dengan butiran asli perasan jeruk. sedep mantep dah pokoknya. dan kami pernah membincangkannya dengan seru di suatu sore di ujung minggu. iya, masih soal pulpy orange itu. rasanya seperti perasan jeruk asli.

barangkali kami harus membikin grup pecinta es jeruk. atau pulpy orange lover. atau gank suka jeruk.

tapi saya menemukan yang bener-bener pulpy orange :) yaitu, bikinan berri juice yang diperas fresh from the machine! *yippie*

“saya mau yang 500 ml dong,” kata saya pada mbak yang jaga. dan si mbak yang jaga langsung memencet tombol, membuat si mesin pun langsung bekerja untuk memeras jeruk menjadi cairan segar kuning nan menggoda. duh, bahkan melihatnya pun saya menjadi ngilu keasaman! yeewww …. dan saya engga sabar menyecap butiran kasar hasil perasan si mesin. bener-bener pulpy yang asli nih!

kemarin-kemarin, saban melihatnya di sogo food hall, saya selalu ingin membelinya. namun, selalu engga pernah kesampaian karena selalu ramai dengan antrian yang bererot.

dan saya berhasil membungkusnya hari ini, bersama melly. :)

sapu, salah satu resolusi 2010

Comments Off

horeeee ... saya punya sapu!

horeeee ... saya punya sapu!

“mba femi itu udah sampe kemana-mana, tapi engga mampu beli sapu …” kata dina, penghuni pal224, sembari tergelak.

dan saya juga tidak bisa menahan gelak saya. sampai terguling-guling. bahkan, mengingatnya pun membuat ujung bibir saya tertarik ke atas. sialan.

acara menyapu kamar memang menyenangkan. di pabrik intelektual yang melahirkan orang-orang hebat yang sempat saya cicipi dua tahun, acara bersih-bersih disebut sebagai opera.  toh, saya masih memiliii ritual itu sampai saat ini di rumah sewa saya di pal224. bersama dengan dina, wita, anne, melly, dama, uthe atau juga yang lainnya.

dan saya tidak memiliki sapu. :) alhasil, yang sering saya buru adalah dina. “pinjem sapu …”

tapi saya beruntung, kolega saya di pabrik kata-kata ini mengajak saya plesiran di awal tahun baru. salah satu perkakas yang saya angkut adalah sapu! *horeeeeee*

ya, dan saya sudah menyapunya malam ini. dengan bersih. dengan giat. dengan menyenangkan.

dan dengan gagahnya, saya juga mengabarkan kabar gembira ini untuk dina; menegaskan bahwa saya sudah beli sapu sebagai salah satu resolusi tahun 2010.