entah, berapa kali saya memutar video pendek mengenai detik-detik runtuhnya hotel ambacang, rabu pekan lalu. sementara, di sudut dinding ruang mungil di rumah sewa saya, tergantung tag yang tahun lalu tertempel dengan gagahnya di tas sepeda lipat saya. yaitu tag ambacang, kamar 331, bersama dengan tag pesawat garuda —untuk sepeda saya— yang saya tumpangi dari [...]
Comments Off »
Read the rest
gempa padang dengan kekuatan 7,6 SR sedikitnya memulas angin cinta buat saya. ya, lelaki dengan pjamas kotak-kotak itu kembali. meski tak seutuhnya kembali. sapanya hangat; dengan sedikit kepanikan akan pencarian keluarganya yang nyaris nihil di kota padang. dengan sedikit rasa-ingin-pulang untuk memastikan bahwa keluarganya di sini baik-baik saja. dengan sedikit rasa rindu yang menyelip usai [...]
Comments Off »
Read the rest
malam ini saya dan soe memilih untuk menghabiskan malam di taman ismail marzuki. ada konser jazz yang harus saya curi dengar. tompi, andien, syaharani, idang rasjidi, dony suhendra, ow … banyak! saya duduk terpekur, menikmatinya sambil sesekali mempertemukan tangan kanan dan kiri saya sebagai tanda apresiasi. selebihnya, menekan jari telunjuk kanan pada bagian shutter kamera. [...]
Comments Off »
Read the rest
sontak, saya langsung menyabet kamera SLR, handphone dan dompet. saya bergegas turun ke bawah; bersama dengan dikky, kolega saya di pabrik kata-kata ini. gempaa! lutut saya gemetar, jantung saya juga berdegup lebih kencang. tak lama, puluhan pekerja lain di pabrik ini berkumpul di bawah. membincangkan kemungkinan ini dan itu. lucunya, tidak banyak yang menjauhi gedung [...]
1 comment »
Read the rest