<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Femi Adi Soempeno &#187; germany</title>
	<atom:link href="http://femiadi.com/tag/germany/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://femiadi.com</link>
	<description>when writing the story of your life, don&#039;t let anyone else hold the pen</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 09:03:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>berburu sendok asik</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/12/05/berburu-sendok-asik/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/12/05/berburu-sendok-asik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 13:59:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[ragam cuatan]]></category>
		<category><![CDATA[bonn]]></category>
		<category><![CDATA[dw]]></category>
		<category><![CDATA[food]]></category>
		<category><![CDATA[fork]]></category>
		<category><![CDATA[garpu]]></category>
		<category><![CDATA[germany]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[makan]]></category>
		<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[outdoor activities]]></category>
		<category><![CDATA[sendok]]></category>
		<category><![CDATA[spoon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4896</guid>
		<description><![CDATA[saya suka dengan berbagai perkakas yang jamak digunakan untuk outdoor activities. misalnya sendok lipat, matras, alas duduk, mantel buntel, dan masih banyak lagi. bagi saya, alat-alat tersebut sangat praktis  karena memperhitungkan kenyamanan dan kemudahan  tanpa meminggirkan fungsi yang sesungguhnya. ya, saya memiliki beberapa. diantaranya sendok-garpu lipat maupun sendok dan garpu yang saling berada di ujung-pangkal. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya suka dengan berbagai perkakas yang jamak digunakan untuk outdoor activities.</p>
<p>misalnya sendok lipat, matras, alas duduk, mantel buntel, dan masih banyak lagi. bagi saya, alat-alat tersebut sangat praktis  karena memperhitungkan kenyamanan dan kemudahan  tanpa meminggirkan fungsi yang sesungguhnya.</p>
<p>ya, saya memiliki beberapa. diantaranya sendok-garpu lipat maupun sendok dan garpu yang saling berada di ujung-pangkal. ada juga handuk superingan, kantong anti-air, matras tidur gulung, bantal gulung dan beberapa perkakas lainnya. saya berburu satu demi satu. terkesan sepele dan remeh temeh. nyatanya, sangat berguna untuk saya.</p>
<p>perburuan saya mulai dari produk yang engga dipasangi merek; dus, asal produk aja, hingga yang world-branded macam tatonka, vaude, jack wolfskin, the north face. senang hunting perkakas-perkakas yang banyak orang bilang: engga penting. whew! penting, tauk!</p>
<p>entah, berapa pisau lipat yang saya punya. yang hanya berfungsi untuk mengiris saja, atau juga sekaligus untuk buka wine maupun bier. entah, berapa tas praktis yang saya gudangkan, demi untuk kenyamanan berbelanja tanpa harus repot pating-kresek dengan tas kresek dari toko. entah, berapa tas pinggang yang saya bungkus, untuk beragam fungsi dan jumlah barang yang harus saya angkut dalam sekali tempo.</p>
<p>saya bersyukur, saya mendapatkan sendok lipat seperti garpu yang ada di setiap kemasan popmie. saya membungkusnya dari sebuah gerai yang meladeni beragam perkakas outdoor activities di bonn. saya menyukainya. sangat. saya bisa melipatnya dan menyimpannya bersama dengan lotion bodyshop saya.</p>
<p>barangkali untuk menjumput mie. barangkali untuk menyeruput kuah kacang hijau.</p>
<p>ada yang mau?</p>
<p><em>(ps: gambar menyusul)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/12/05/berburu-sendok-asik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>see you soon!</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/12/05/see-you-soon/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/12/05/see-you-soon/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 09:24:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[bonn]]></category>
		<category><![CDATA[dw]]></category>
		<category><![CDATA[eropa]]></category>
		<category><![CDATA[europe]]></category>
		<category><![CDATA[germany]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[journalist]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4911</guid>
		<description><![CDATA[senang berkenalan dengan mereka. tapi ini saatnya pulang ke rumah. ke indonesia. dan mereka adalah orang-orang hebat yang pernah saya kenal.  mereka jago di bidangnya. dan mereka adalah wartawan. beragam kisah sudah kami pulas bersama. mulai dari acara cultural program yang digelar hampir tiap hari. acara makan pagi dengan menu yang sama selama tiga minggu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://img300.imageshack.us/img300/8467/petapeserta.jpg" alt="" width="320" height="269" />senang berkenalan dengan mereka.</p>
<p>tapi ini saatnya pulang ke rumah. ke indonesia. dan mereka adalah orang-orang hebat yang pernah saya kenal.  mereka jago di bidangnya. dan mereka adalah wartawan.</p>
<p>beragam kisah sudah kami pulas bersama. mulai dari acara cultural program yang digelar hampir tiap hari. acara makan pagi dengan menu yang sama selama tiga minggu penuh. pulang-pergi bersama ke deutsche welle. <em>sleeveless in berlin. </em>berburu snack untuk pesta perpisahan (whoops, ada yang engga ikut!). acara minum bier bareng-bareng. merampungkan tugas kelompok dan berburu narasumber yang engga mudah.</p>
<p>ya.</p>
<p>senang berkenalan dengan mereka. peluk hangat untuk taufik dari bangladesh. leo dari filipino. sonam dan pema dari bhutan. shangheng, kounila, chivoin dan raksmey dari cambodia. nezia dari pakistan. diana dari china. syam dari nepal.</p>
<p>terima kasih untuk thorsten, evelyn, tanja, catharina, larissa, markus, osang yang telah mengusung kami kemari sebagai kloter terakhir dari acara-mengeduk-ilmu ini.  terima kasih. danke schoon.</p>
<p>juga, terima kasih untuk bastian! <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>auf widersehen. </em></p>
<p><em>(ps: saya akan ingat lelaki bertubuh gempal yang selalu bawa koper mini saat makan siang di kantin casino dw. ramah. baik. selalu melemparkan senyum terhangatnya untuk kami semua)<br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/12/05/see-you-soon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>restoran vietnamnya dimana sih?</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/12/03/restoran-vietnamnya-dimana-sih/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/12/03/restoran-vietnamnya-dimana-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 16:34:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[bonn]]></category>
		<category><![CDATA[culinaire]]></category>
		<category><![CDATA[dw]]></category>
		<category><![CDATA[germany]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[makan]]></category>
		<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[restaurant]]></category>
		<category><![CDATA[restoran]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4880</guid>
		<description><![CDATA[kami berjalan begitu cepat. memburu restoran vietnam. sialan, kemana sih itu restoran? drunken master diberitahu osang, bahwa ada resto vietnam anyar yang letaknya engga jauh dari hotel. ya, kalau berjalan kaki paling hanya 10 menit saja. tapi kami berjalan, dan terus berjalan, nyatanya tidak juga mendapatkan resto vietnam anyar itu. owh! kaki sudah kribo. perut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kami berjalan begitu cepat. memburu restoran vietnam. sialan, kemana sih itu restoran?</p>
<p>drunken master diberitahu osang, bahwa ada resto vietnam anyar yang letaknya engga jauh dari hotel. ya, kalau berjalan kaki paling hanya 10 menit saja. tapi kami berjalan, dan terus berjalan, nyatanya tidak juga mendapatkan resto vietnam anyar itu. owh!</p>
<p>kaki sudah kribo. perut sudah meraung. wajah sudah pucat. kaki sudah gemetar. mana restoran vietnamnya? manaaa?</p>
<p>sonam dan shang heng sudah cemberut. menandakan perjalanan untuk berburu makanan vietnam ini terlalu jauh, dan susah dilalui. sementara, angin 4 derajat makin membikin kulit keriput.</p>
<p>hingga ada satu restoran dengan label vietnam. ya, itu restoran vietnam, tetapi engga baru. sialan. setelah sembilan mulut berdebat kecil, kemudian kami memutuskan untuk masuk, duduk, memesan makanan, makan, dan pulang.</p>
<p>tetapi masalah muncul lagi. pelayan di resto vietnam itu engga bisa bahasa inggris. duh, repotnya. kami harus bicara dengan bahasa tarzan untuk menjelaskan chicken, rice, dan makanan yang sebenarnya sangat jamak dijumpai di resto manapun.</p>
<p>bahkan, taufik pun harus menjelaskan dengan cara menirukan kokok-ayam untuk menjelaskan bagaimana rupa chicken itu. ow!</p>
<p>dan saya pesan bebek yang dipasangkan dengan <em>bitburger bier</em>. menakjubkan. bebek dengan saus mm &#8230; saus apa ya namanya. yang penting enak. bahkan saya dengan lahap memakannya sampai tuntas. <em>super! </em>*pinjam sebentar istilah yang selalu digunakan oleh thotsten* pema, master dan saya yang makan bebek, harus berbagi mangkuk untuk berbagi nasi. saya &#8230; mmm, ya, makan nasi juga; sedikit. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>dan acara tarzan kembali terulang. soalnya, kami harus menunjuk piring kosong dengan tipe gelas yang kami gunakan. humh. ajaib.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/12/03/restoran-vietnamnya-dimana-sih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berlin: Beruang dimana-mana</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/12/03/berlin-beruang-dimana-mana/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/12/03/berlin-beruang-dimana-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 14:32:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[asupan gizi]]></category>
		<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[bear]]></category>
		<category><![CDATA[bears]]></category>
		<category><![CDATA[berlin]]></category>
		<category><![CDATA[beruang]]></category>
		<category><![CDATA[eropa]]></category>
		<category><![CDATA[europe]]></category>
		<category><![CDATA[germany]]></category>
		<category><![CDATA[icon]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[mascot]]></category>
		<category><![CDATA[symbol]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4874</guid>
		<description><![CDATA[Visiting Berlin as a Capital City of Germany means meeting with the bears. Yaps, The Standing Bear become a quite common in Berlin region. Lots of bears around Berlin; including in the pathway to the toilet! Whoops! Tried to get the connection between Berlin and the bears, owh, I didn&#8217;t find it. The origins of [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="visibility:visible;"><object style="width: 426px; height: 320px;" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="426" height="320" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="quality" value="high" /><param name="scale" value="noscale" /><param name="salign" value="l" /><param name="wmode" value="transparent" /><param name="flashvars" value="cy=ms&amp;il=1&amp;channel=3170534137706876403&amp;site=widget-f3.slide.com" /><param name="src" value="http://widget-f3.slide.com/widgets/slideticker.swf" /><embed style="width: 426px; height: 320px;" type="application/x-shockwave-flash" width="426" height="320" src="http://widget-f3.slide.com/widgets/slideticker.swf" flashvars="cy=ms&amp;il=1&amp;channel=3170534137706876403&amp;site=widget-f3.slide.com" wmode="transparent" salign="l" scale="noscale" quality="high"></embed></object></p>
<p style="white-space:nowrap"><a href="http://www.slide.com/pivot?cy=ms&amp;at=un&amp;id=3170534137706876403&amp;map=1" target="_blank"><img src="http://widget-f3.slide.com/p1/3170534137706876403/ms_t047_v000_s0un_f00/images/xslide1.gif" border="0" alt="" /></a> <a href="http://www.slide.com/pivot?cy=ms&amp;at=un&amp;id=3170534137706876403&amp;map=2" target="_blank"><img src="http://widget-f3.slide.com/p2/3170534137706876403/ms_t047_v000_s0un_f00/images/xslide2.gif" border="0" alt="" /></a> <a href="http://www.slide.com/pivot?cy=ms&amp;at=un&amp;id=3170534137706876403&amp;map=E" target="_blank"><img src="http://widget-f3.slide.com/m/3170534137706876403/ms_t047_v000_s0un_f00/images/xslide9_1.gif" border="0" alt="" /></a></p>
<p>Visiting Berlin as a Capital City of Germany means meeting with the bears. Yaps, The Standing Bear become a quite common in Berlin region. Lots of bears around Berlin; including in the pathway to the toilet! Whoops!</p>
<p>Tried to get the connection between Berlin and the bears, owh, I didn&#8217;t find it.<span> The origins of the city name &#8220;Berlin&#8221; has no relation with the bears.  &#8220;Berlin&#8221; seems to derive from an older Slavic word, &#8220;Brl&#8221;, means <em>marsh </em>or <em>very damp place</em>. Ow! </span></p>
<p><span>But, the bear become a mascot of Berlin and it&#8217;s present on a flag of Berlin.  And the prize of famous Berlin International Film Festival is Golden Bear statue</span>. <span>Moreover, the Berlin bear first appeared on the seal of an official document in 1280.<br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/12/03/berlin-beruang-dimana-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ya, because I love beer</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/12/03/ya-because-i-love-beer/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/12/03/ya-because-i-love-beer/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 14:14:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[ragam cuatan]]></category>
		<category><![CDATA[beer]]></category>
		<category><![CDATA[beverage]]></category>
		<category><![CDATA[bier]]></category>
		<category><![CDATA[bir]]></category>
		<category><![CDATA[bonnsch]]></category>
		<category><![CDATA[franziskaner]]></category>
		<category><![CDATA[gaffel kolsch]]></category>
		<category><![CDATA[german beer]]></category>
		<category><![CDATA[germany]]></category>
		<category><![CDATA[hanoi bier]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[minuman]]></category>
		<category><![CDATA[thier]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4824</guid>
		<description><![CDATA[saya beruntung berada di jerman; bukan haya mengeduk ilmu tetapi juga menyedot bier langsung dari breweries-nya. dengan drunken master dari cambodia, kami memiliki waktu-waktu yang menggembirakan di bonnsch bar di bonn untuk mencicipi bonnsch bier. mulai dari memburu informasi mengenai bonnsch, satu-satunya brewery yang tersisa dari 44 breweries yang ada, bersama dengan sonam dari bhutan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 234px"><img src="http://img525.imageshack.us/img525/8853/dsc0696i.jpg" alt="" width="224" height="140" /><p class="wp-caption-text">&quot;Everytime I visit Bonn, I always have Bonnsch ...&quot; said the consumer. </p></div>
<p>saya beruntung berada di jerman; bukan haya mengeduk ilmu tetapi juga menyedot bier langsung dari breweries-nya.</p>
<p>dengan <em>drunken master </em>dari cambodia, kami memiliki waktu-waktu yang menggembirakan di bonnsch bar di bonn untuk mencicipi <strong>bonnsch </strong>bier. mulai dari memburu informasi mengenai bonnsch, satu-satunya brewery yang tersisa dari 44 breweries yang ada, bersama dengan sonam dari bhutan. selebihnya, mencuatkan keriaan bersama dengan shangheng, pema, raksmey, sonam dan juga master di bar yang sama.</p>
<p>kami berbagi cerita tentang bir dari cambodia; yang bakal saya nikmati april tahun depan. (ow, raksmey menjanjikan ini untuk saya!) juga tentang rumitnya sistem organisasi jurnalistik di negara-negara kami. selebihnya, soal bir yang hanya mampir sebentar di bibir sonam; dan pertanyaan, &#8220;femi, kamu nambah bier lagi?&#8221;  ow ow ow &#8230;</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 234px"><img src="http://img44.imageshack.us/img44/152/dsc0036zp.jpg" alt="" width="224" height="140" /><p class="wp-caption-text">dortmund memories</p></div>
<p>di restoran vietnam di berlin, hanya saya dan drunken master yang memesan bier. yang lain pesan coke, apfelschorle, apfel juice dan juga orange juice. yang kami angkut adalah <strong>hanoi bier</strong>. lebih ringan dari kolsch, bonnsch dan juga tier dan berliner kindl. saya berharap bisa mencicipinya kembali esok.</p>
<p><strong>bitburger</strong> menjadi pilihan saya dan drunken master di restoran vietnam di bonn. disitulah si master bilang, jenis huruf atau font label bier di jerman memiliki tipikal yang sama. kami setuju untuk lebih meunyukai hanoi bier ketimbang bitburger. tapi, bitburger tetap saja enak. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>lelah usai menelanjangi potsdam, saya memilih untuk mengguyur kerongkongan dengan franziskaner bier dari munich. cenderung manis, dan sepertinya hanya ada dalam porsi tanggung.</p>
<p>dengan <em>lola devung </em>di dortmund, kami menepi dari dinginnya angin yang mencubit kulit di bar milik thier. sebenarnya, ini adalah kekeliruan kecil lantaran awalnya kami berniat memburu gluhwein. whoops. engga jual gluhwein rupanya. :p alhasil <strong>thier</strong> bier pun kami cecap.</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 224px"><img src="http://img19.imageshack.us/img19/7731/haboibeer.jpg" alt="" width="214" height="320" /><p class="wp-caption-text">berlin beer or hanoi beer?</p></div>
<p>duduk di bar, dengan suasana yang semuanya serba-bule meninggalkan catatan di benak yang berbeda saat saya mencecapnya di jakarta, jogja, maupun bali.  keramahan orang jerman, kesediaan untuk memotretkan kami berdua, mencelotehkan kenangan masa muda, menjadi warna yang menarik di sore yang dingin di dortmund.</p>
<p>dan <strong>gaffel kolsch. </strong>yeyyyy! pelayan yang berbaik hati mengantarkan gelas-gelas kolsch bier untuk saya. ini bir yang sudah saya tunggu sejak saya masih ada di jakarta. kolsch. ow. so light! dan kehangatan bar gaffel kolsch di sekitar katedral-hauptbahnhof menjejakkan cerita lain tentang bier khas jerman bagi saya. so thanks untuk mba tuti yang menemani saya disini!</p>
<p>bier memang menjadi salah satu ikon untuk jerman, disamping bratwurst. tapi merujuk pada data yang dirilis di weisbaden awal tahun ini, konsumsi bier di jerman  anjlok 0,9% tahun lalu menjadi 8,7 miliar liter dan ekspor bier juga mengkerut. ekspor ke wilayah EU hanya 1,1 miliar liter atau turun 1,2% , sementara itu ekspor ke wilayah non-EU terkikis 4,1% menjadi 0,3 miliar liter.</p>
<p>ya, bier. bier. bier. thanks for being a good friend for me.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/12/03/ya-because-i-love-beer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Looking For Eric dan BlueTube</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/12/02/looking-for-eric-dan-bluetube/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/12/02/looking-for-eric-dan-bluetube/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 16:55:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[asupan gizi]]></category>
		<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[bonn]]></category>
		<category><![CDATA[cologne]]></category>
		<category><![CDATA[dw]]></category>
		<category><![CDATA[eric cantona]]></category>
		<category><![CDATA[eropa]]></category>
		<category><![CDATA[europe]]></category>
		<category><![CDATA[festival cannes]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[german]]></category>
		<category><![CDATA[germany]]></category>
		<category><![CDATA[koeln]]></category>
		<category><![CDATA[looking for eric]]></category>
		<category><![CDATA[movie]]></category>
		<category><![CDATA[trailer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4885</guid>
		<description><![CDATA[cinema broadway di koeln menjadi tujuan kami untuk menonton film: looking for eric. ya, film tentang pak pos sekaligus penggila sepak bola yang harus berjibaku dengan kehidupan pribadinya sendiri; yang berjejalin sangat erat dengan kehidupan sosialnya. keluarganya yang berantakan, anak-anak tirinya, dan perempuan yang sangat dicintainya, lily, nyatanya tak bisa menyurung kehidupannya. tapi eric cantona, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><object width="480" height="295"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/j852L4afUJs&#038;hl=en_US&#038;fs=1&#038;rel=0"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/j852L4afUJs&#038;hl=en_US&#038;fs=1&#038;rel=0" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="480" height="295"></embed></object></p>
<p>cinema broadway di koeln menjadi tujuan kami untuk menonton film: looking for eric.</p>
<p>ya, film tentang pak pos sekaligus penggila sepak bola yang harus berjibaku dengan kehidupan pribadinya sendiri; yang berjejalin sangat erat dengan kehidupan sosialnya.</p>
<p>keluarganya yang berantakan, anak-anak tirinya, dan perempuan yang sangat dicintainya, lily, nyatanya tak bisa menyurung kehidupannya. tapi eric cantona, pemain sepakbola kondang, nyatanya mengubah hidupnya. eric menggiringnya pada kehidupamn yang lebih kuat, lebih kokoh, lebih tangguh.</p>
<p>bahkan saat ia mendapatkan kehidupan yang sangat mengerikan lantaran kasus anak tirinya; yang membuat hati nuraninya sebagai ayah, harus melindunginya. celakanya, si penjahat justru mengambil videonya saat ia memegang senjata dan terjepit oleh desakan anjing galak milik si penjahat, dan mencemplungkannya ke YouTube.</p>
<p>sebagai balasannya, kerabatnya sesama suporter sepak bola pun tidak tinggal diam. mereka menyambangi rumah si penjahat, meremukkan semua perkakas yang ada dan memberantakkan seisi rumah dengan mengenakan topeng eric cantona. :p</p>
<p>&#8220;&#8230; nanti akan kami masukkan ke BlueTube!&#8221; kata si kepala suporter. whow!</p>
<p>owh &#8230; ajaib. dan setiap mengingatnya, bahkan mengingat YouTube, saya terguling-guling dibuatnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/12/02/looking-for-eric-dan-bluetube/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>femi, welcome back!</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/11/30/femi-welcome-back/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/11/30/femi-welcome-back/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 15:09:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[berlin]]></category>
		<category><![CDATA[bonn]]></category>
		<category><![CDATA[dw]]></category>
		<category><![CDATA[eropa]]></category>
		<category><![CDATA[europe]]></category>
		<category><![CDATA[germany]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4889</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;femiii!&#8221; teriak suara yang sangat saya kenal. taufik. whew! dan ia langsung memeluk saya hangat. sesudahnya, yang lain berlarian untuk mengerubungi saya, membenamkan kepalanya diantara bahu dan kepala mereka, dan membisikkan, &#8220;hope you&#8217;re fine &#8230; &#8221; atau &#8220;hope you&#8217;re better &#8230;&#8221; atau &#8220;everything is ok? ya ya, everything will be ok!&#8221; sedangkan yang lain memamerkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;femiii!&#8221; teriak suara yang sangat saya kenal.</p>
<p>taufik. whew! dan ia langsung memeluk saya hangat. sesudahnya, yang lain berlarian untuk mengerubungi saya, membenamkan kepalanya diantara bahu dan kepala mereka, dan membisikkan, &#8220;hope you&#8217;re fine &#8230; &#8221; atau &#8220;hope you&#8217;re better &#8230;&#8221; atau &#8220;everything is ok? ya ya, everything will be ok!&#8221;</p>
<p>sedangkan yang lain memamerkan flyer yang dicetak dengan huruf sangat besar di kertas HVS. &#8220;femi, welcome back!&#8221; ow. rupanya mereka menyebar di setiap gerbong; lantaran tak tahu pasti saya berada di wagon nomer berapa.</p>
<p>saya terharu. sungguh, saya terharu. saya melepas kepergian mereka dari berlin dengan wajah murung; dan mereka sangat mengerti. sesudahnya, mereka tetap menyokong saya usai saya tiba di bonn.</p>
<p>seperti artis. seperti bintang.</p>
<p>mm &#8230; tidak, tidak. barangkali bintang yang lagi kesusahan. artis yang lagi  mengusung kemalangan.</p>
<p>terimakasih, anyway. terimakasih. pelukan kalian menghangatkan hati saya. pelukan kalian juga menggemukkan kembali semangat saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/11/30/femi-welcome-back/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>thanks, bastian!</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/11/30/thanks-bastian/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/11/30/thanks-bastian/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 07:18:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[berlin]]></category>
		<category><![CDATA[bonn]]></category>
		<category><![CDATA[dw]]></category>
		<category><![CDATA[eropa]]></category>
		<category><![CDATA[europe]]></category>
		<category><![CDATA[germany]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4878</guid>
		<description><![CDATA[dia tiba-tiba melotot ke arah saya. persis hanya berjarak 30 cm-an. &#8220;femi?&#8221; tanyanya. ya. dan kami pun melekatkan tangannya pada saya. hangat. sebentar, kami berbincang tentang banyak hal. sembari menyeruput kopi pagi yang hangat ditengah dinginnya berlin. kami berbincang. dan terus berbincang.  tentang prostitusi di berlin, tentang pekerjaannya, tentang editing yang dilakukannya. sesudahnya, kami beranjak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><img src="http://img692.imageshack.us/img692/4669/infohq.jpg" alt="you are my i, bastian! :) danke!" width="320" height="200" /><p class="wp-caption-text">you are my &#39;i&#39;, bastian! <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  danke!</p></div>
<p>dia tiba-tiba melotot ke arah saya. persis hanya berjarak 30 cm-an. &#8220;femi?&#8221; tanyanya.</p>
<p>ya. dan kami pun melekatkan tangannya pada saya. hangat. sebentar, kami berbincang tentang banyak hal. sembari menyeruput kopi pagi yang hangat ditengah dinginnya berlin. kami berbincang. dan terus berbincang.  tentang prostitusi di berlin, tentang pekerjaannya, tentang editing yang dilakukannya.</p>
<p>sesudahnya, kami beranjak untuk menuju kedutaan, membikinkan paspor sementara baru untuk saya. lucunya, bolak-balik kami menyeberang jalan, mencoba untuk menemukan jalur bus yang tepat. dan engga pernah tepat. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  alhasil, jalan kaki meski terasa agak jauh untuk bahu yang menenteng dua laptop di punggung.</p>
<p>&#8220;saya pernah ke sini saat kuliah dulu; saat itu ada gamelan performance dan saya melihatnya. kamu pasti engga percaya kalau saya belajar bahasa indonesia &#8230; &#8221; katanya. ow &#8230;</p>
<p>geli juga, ia mendapatkan pelajaran bahasa indonesia; dan tidak ada satu pun yang tertinggal di kepala. jangankan saya, dia sendiri pun geli.</p>
<p>dan semuanya berjalan dengan mulus. thanks gosh.</p>
<p>pengajuan paspor anyar, laporan kehilangan, foto, dan &#8230; saya mendaptkan paspor anyar untuk saya.  swnyum ramah petugas di KBRI nyatanya membuat hati saya menjadi lebih adem.</p>
<p>hingga saya dan bastian menikmati masakan jerman di potsdamer platy, sembari berbincang tentang natal di indonesia dan jerman, juga bagaimana kekuatan muslim ada di negara kami. whew &#8230; perbincangan yang menarik ditengah-tengah makan siang di musim dingin! ;p</p>
<p>berlin. berlin. berlin.</p>
<p>&#8220;keep this, bastian &#8230;&#8221; kata saya, sembari mengulurkan dasi silk untuknya. terima kasih. terima kasih.</p>
<p>saya memeluknya hangat, dan langsung meloncat ke kereta menuju bonn.</p>
<p><em>(ps: lots of fun with you, bastian. with the lost-direction to embassy, things that remind you of bahasa indonesia lesson years ago, elephant otw to potsdamer platz, and the delicious food. danke schoon!)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/11/30/thanks-bastian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>makan, makan, makan</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/11/28/makan-makan-makan/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/11/28/makan-makan-makan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 17:38:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[bonn]]></category>
		<category><![CDATA[dw]]></category>
		<category><![CDATA[food]]></category>
		<category><![CDATA[germany]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[kantin]]></category>
		<category><![CDATA[makan]]></category>
		<category><![CDATA[makan-makan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4915</guid>
		<description><![CDATA[porsi yang sangat besar! bisa jadi, saya tidak begitu memahami porsi makanan yang begitu besar di jerman saat saya menyambangi negeri ini, 2007 silam. pasalnya, adanya pantry di apartment membikin saya ikhlas untuk memasak. sekarang? engga bisa masak. hotel yang saya huni engga menyediakan pantry. dus, saya harus membungkus pork, pork dan pork di kantin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://img196.imageshack.us/img196/7029/makan.jpg" alt="" width="224" height="169" />porsi yang sangat besar!</p>
<p>bisa jadi, saya tidak begitu memahami porsi makanan yang begitu besar di jerman saat saya menyambangi negeri ini, 2007 silam. pasalnya, adanya pantry di apartment membikin saya ikhlas untuk memasak. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>sekarang? engga bisa masak. hotel yang saya huni engga menyediakan pantry. dus, saya harus membungkus pork, pork dan pork di kantin casino, deutsche welle.</p>
<p>dan porsinya sungguh sangat besar. :p fortunately, saya mengasupnya setiap hari! whew!</p>
<p>ehm ehm. tapi saya menyukainya kok. menu di kantin casino berganti setiap hari. tetapi, saya selalu menyurungkan piring saya pada petugas yang meladeni meat, meat, meat. :p jika ada pork, saya memilih untuk antri di barisan meja dengan paket pork di dalamnya. dengan kentang atau kartoffeln, sayuran dan pork!</p>
<p>sekali saya menjajal untuk menyantap ayam (atau kelinci ya?) tapi kok rasanya susah dan engga sedap. porsinya terlalu besar; setengah ayam untuk seorang. whew! engga ada irisan yang lebih kecil untuk perut asia, rupanya. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignright" src="http://img339.imageshack.us/img339/3981/dsc0292fq.jpg" alt="" width="224" height="140" />tapi saya menikmatinya. ya, sungguh menikmatinya.</p>
<p>dan urutannya selalu sama: ambil nampan dengan tisue, pisau, sendok dan garpu. sesudahnya mengantri dengan manis di barisan menu paketan. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  untuk kentang dan sayuran, boleh ambil sendiri. namun untuk mendapatkan irisan daging, saya harus menyurungkan piring ke arah petugas daging.</p>
<p>antrian yang panjang, saya selalu mengasumsikan &#8216;pasti enak&#8217;. nyatanya, itu ada di urutan pork maupun beef. dan seberapapun porsinya, saya selalu berhasil menghabiskannya; meski mendapatkan dua iris pork yang supertebal untuk perut saya.</p>
<p>terima kasih. terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/11/28/makan-makan-makan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ice skating? ow &#8230;</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/11/25/ice-skating-ow/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/11/25/ice-skating-ow/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 20:15:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[ragam cuatan]]></category>
		<category><![CDATA[bonn]]></category>
		<category><![CDATA[dw]]></category>
		<category><![CDATA[fun]]></category>
		<category><![CDATA[game]]></category>
		<category><![CDATA[germany]]></category>
		<category><![CDATA[ice skating]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[skate]]></category>
		<category><![CDATA[travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4862</guid>
		<description><![CDATA[saya nyaris tak bisa berdiri setelah terjungkal. sialan. pisau yang membelah kolam beku untuk ladang es ini nyatanya tak mampu menahan berat beban dan ketidakseimbangan tubuh saya. alhasil; gedubrak! hanya saja, saya enggan berusaha keras untuk bisa meluncurkan badan saya dengan simbang pekarangan beku ini. ya, begini saja. di pinggir, sesekali menerjang kedepan, dan buru-buru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://img51.imageshack.us/img51/6468/iceskating.jpg" alt="" width="320" height="200" />saya nyaris tak bisa berdiri setelah terjungkal. sialan.</p>
<p>pisau yang membelah kolam beku untuk ladang es ini nyatanya tak mampu menahan berat beban dan ketidakseimbangan tubuh saya. alhasil; gedubrak!</p>
<p>hanya saja, saya enggan berusaha keras untuk bisa meluncurkan badan saya dengan simbang pekarangan beku ini. ya, begini saja. di pinggir, sesekali menerjang kedepan, dan buru-buru mencari pegangan saat keseimbangan hilang.</p>
<p>permainan yang &#8211;konon&#8211; mulai muncul di sebelah selatan finlandia sekitar 4000 tahun yang lalu ini memang tak cukup cocok untuk saya. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>bonn ice, tempat saya menjajal ice skating, memiliki sedikitnya 700 pasang sepatu dengan beragam ukuran. ongkos sewanya untuk orang dewasa sebesar 7,5 euro.</p>
<p>dan saya berhenti dengan begitu cepatnya. <a href="http://www.funnygames.co.uk/figure-skating.htm" target="_blank">saya memilih melanjutkan ice skating di rumah</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/11/25/ice-skating-ow/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>hari tanpa koneksi internet</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/11/24/hari-tanpa-koneksi-internet/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/11/24/hari-tanpa-koneksi-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 15:53:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[ragam cuatan]]></category>
		<category><![CDATA[bonn]]></category>
		<category><![CDATA[germany]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[wifi]]></category>
		<category><![CDATA[wireless]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4864</guid>
		<description><![CDATA[entah, ada apa dengan dell mini saya. dell notebook, dengan kualitas yang cukup handal untuk membubuhkan cerita di pekarangan halaman putih ini; sekaligus meninggalkan jejak di halaman jejaring sosial; nyatanya harus  menyerah kalah dan tidak mendapat asupan koneksi internet selama 1 x 24 jam. owh! dan saya hanya bengong saja. tidak ada wordpress. tidak ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>entah, ada apa dengan dell mini saya.</p>
<p>dell notebook, dengan kualitas yang cukup handal untuk membubuhkan cerita di pekarangan halaman putih ini; sekaligus meninggalkan jejak di halaman jejaring sosial; nyatanya harus  menyerah kalah dan tidak mendapat asupan koneksi internet selama 1 x 24 jam. owh!</p>
<p>dan saya hanya bengong saja.</p>
<p>tidak ada wordpress. tidak ada twitter. tidak ada scribd. tidak ada linkedin.</p>
<p>saya tidak bisa mengintip pekarangan putihnya. saya juga tidak bisa mencanda malam dengan esti. dan saya juga tak bisa menguarkan begitu banyak tumpukan kerinduan yang saya tumpuk untuk makan empal mbok wig, sate klathak dan juga rantangan dari sisters catering. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>alhasil, saya harus menjumpai karl pagi ini, untuk memintanya sedikit mengoprek dell ini. dan done!</p>
<p>selebihnya, rupanya saya harus belajar mengurangi perjumpaan dengan sejumlah kerabat melalui serat-serat elektronik ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/11/24/hari-tanpa-koneksi-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>weihnachtsmarkt; christmas market di jerman</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/11/23/weihnachtsmarkt-christmas-market-di-jerman/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/11/23/weihnachtsmarkt-christmas-market-di-jerman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 16:10:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[asupan gizi]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[bonn]]></category>
		<category><![CDATA[christmas]]></category>
		<category><![CDATA[christmas market]]></category>
		<category><![CDATA[europe]]></category>
		<category><![CDATA[germany]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[natal]]></category>
		<category><![CDATA[ornament]]></category>
		<category><![CDATA[weihnachtsmarkt]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4903</guid>
		<description><![CDATA[santa claus is coming to germany! saya bersyukur berada di jerman pada musim dingin ini. pasalnya, saya bakal menikmati natal-yang-sesungguhnya. dengan aroma cokelat hangat. sweets yang memiliki beragam bentuk. kerlap-kerlip lampu natal. santa claus yang meriung di ujung genteng dan pucuk pohon cemara yang nyaris tak terlihat saking tingginya! ya, selama sebulan penuh sejak minggu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em></p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><em><img src="http://img205.imageshack.us/img205/3074/dsc0940.jpg" alt="keramaian di pojok carrousel di weihnachtsmarkt di bonn 2009" width="320" height="204" /></em><p class="wp-caption-text">keramaian di pojok carrousel di weihnachtsmarkt di bonn 2009</p></div>
<p>santa claus is coming to germany! </em></p>
<p>saya bersyukur berada di jerman pada musim dingin ini. pasalnya, saya bakal menikmati natal-yang-sesungguhnya. dengan aroma cokelat hangat. sweets yang memiliki beragam bentuk. kerlap-kerlip lampu natal. santa claus yang meriung di ujung genteng dan pucuk pohon cemara yang nyaris tak terlihat saking tingginya!</p>
<p>ya, selama sebulan penuh sejak minggu terakhir november (masa advent), di setiap sudut jerman terdapat christmas market; atau juga dikenal sebagai christkindlmarkt, christkindlesmarkt, maupun weihnachtsmarkt. jejeran warung dibuka dengan jeplakan daun jendela keatas dengan bahan baku kayu; berjejer merapat saling berhimpitan. juga, 1001 macam ornamen yang sangat-natal. lagu-lagu natal yang ceria didengungkan. ya, ini adalah lagu keriaan.</p>
<p>weihnachtsmarkt ini bukan hanya milik jerman, tetapi juga di beberapa wilayah di eropa; vienna, inggris, romania, france misalnya. dan weihnachtsmarkt ini memang menyejarah; di dresden mulai dibikin pada tahun 1384. momen penting ini yang menyedot sedikitnya 1,5-2 juta visitor per tahun dan menggelar sedikitnya 60 warung. di vienna, konon, mulai digulirkan pada tahun 1294.</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 330px"><img src="http://img46.imageshack.us/img46/2189/dsc0964.jpg" alt="Thanks to Lola Devung for being a nice and great host in Dortmund" width="320" height="216" /><p class="wp-caption-text">Thanks to Lola Devung for being a nice and great host in Dortmund</p></div>
<p>nyatanya, ongkos untuk menyewa lahan selama sebulan ini engga murah. salah satu peserta weihnachtsmarkt ini bilang bahwa lahan termahal per warung adalah warung makanan, yang bisa mencapai puluhan ribu euro sebulan. celakanya, itu harus dibayarkan di awal weihnachtsmarkt.</p>
<p>toh, banyak pemilik warung tetap menggelar dagangannya di beberapa wilayah sekaligus. misalnya, dresden, berlin, bonn dan dortmund dalam waktu yang sama. ow!</p>
<p>yang paling saya buru di weihnachtsmarkt adalah gluhwein atau wine yang dipanaskan dengan ditambah beberapa rempah; dan reibekuchen atau potato pancakes yang mirip dengan perkedel di indonesia.</p>
<p>sonam, kolega saya dari bhutan, dan juga drunken master dari cambodia, bersama dengan saya membikin wawancara khusus dengan peserta weihnachtsmarkt ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/11/23/weihnachtsmarkt-christmas-market-di-jerman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

