recyle paper

Comments Off

kertas bekas 'cui!

saya menyukainya, ya, saya sangat menyukainya!

lihat kan, bayangan hitam dari amplop di samping? amplop itu dibikin dari kertas bekas. dus, jangan protes bil terlihat adanya bayangan menggaris rapi.

amplop itu saya dapat dari kanwil hukum dan ham di jogja, beberapa waktu lalu. itu adalah amplop yang ditujukan pada kepala kantor imigrasi yogyakarta, dari pegawai hukham. isinya, surat rekomendasi agar saya mendapatkan paspor baru.

tapi, ini adalah kemajuan besar.

pemerintah pun tidak membuang kertas bekas, dan justru menggunakannya untuk berurat pada instansi lain.

andai saja semua departemen maupun kantor dinas di daerah juga melakukan hal serupa. recycle. reuse.

the glorious night

1 Comment

karya1

ada yang mau gantung diri?

kami membikin satu lagi rekam jejak dalam kehidupan kami. tentang pertemanan, persahabatan, dan juga sebuah gagasan. ya, saya dan prast.

awalnya adalah perbincangan omong kosong tentang tas plastik atau tas kresek. ujungnya, perdebatan yang tak penting yang dilakukan disela-sela jam kerja, saat makan siang, dan menjelang tidur malam.

yah, memang saya merasa agak ndakik-ndakik saat memperbincangkan tentang isu go green atau save the earth dengan mengurangi penggunaan plastik. saya sendiri merasa ini hanya isu besar yang terkatung-katung di meja para penentu kebijakan. sementara itu, carrefour, giant, alfamart, superindo dan banyak gerai lain masih royal menggelontorkan kantong plastik untuk para pembelinya.

dan kami asyik membikin desain untuk isu yang ndakik-ndakik ini. kami bergotong royong mendesainnya. tentu saja, porsi terbesar masih ada pada prast. saya hanya mensuport kritik saja. *oops*

dan semalam, kami pulang bawa piala.

(ps: terimakasih buat kokok dan mas tandes yang ikut nimbrungin acara dengan mengenakan baju ijo. sipsoy dah.)