piknik, telat bangun dan kangen ayah ibu
akhirnya saya masih harus mengakui bahwa saya masih mbok-mboken.
pagi ini mestinya berangkat pagi untuk piknik bersama dengan pabrik kata-kata ini dengan bus. hanya saja, saya bangun kesiangan. saya asik bercanda dengan ibu di sekolah tempat ia memburu sebakul nasi untuk kami. ya, saya memimpikan ibu.
dalam mimpi itu, saya punya duit IDR 10 juta. [...]







