sepotong hati yang bentuknya tetap saja sama
Bentuknya masih sama.
Sepotong hati ini tak pernah tergerus. Sedikitpun. Masih utuh, dan sama. Rindu yang melumut makin membuatnya tebal. Dan makin tebal dengan gelak yang kamu jumput di siang hari; mengiris waktu istirahat siang, menambal rindu.
Jarum jam yang bergerak ke arah kanan dan penanggalan yang tak kenal kerjasama, pun tak mengikis bentuknya.
Bentuknya masih sama. Sepotong [...]







