<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Femi Adi Soempeno &#187; padang</title>
	<atom:link href="http://femiadi.com/tag/padang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://femiadi.com</link>
	<description>when writing the story of your life, don&#039;t let anyone else hold the pen</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 09:03:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>ayam, dan bu haji</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/10/15/ayam-dan-bu-haji/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/10/15/ayam-dan-bu-haji/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Oct 2011 01:26:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cidodol residence]]></category>
		<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ayam goreng]]></category>
		<category><![CDATA[cidodol]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6765</guid>
		<description><![CDATA[tukang jual ayam: ayam&#8230; ayam saya: ayam, minta 12 potong, dan ati ampela 3 potong tetangga: ayaaam &#8230; ayaaam &#8230; tukang jual ayam: ayam, bu haji tetanga: ada kepala? tukang jual ayam: ada, tinggal dua kepala tetangga: ayamnya, kepalanya ada? tukang jual ayam: ada, tapi cuma nyisa dua. yang lain sudah pesanan, bu haji tetangga: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>tukang jual ayam: ayam&#8230; ayam<br />
saya: ayam, minta 12 potong, dan ati ampela 3 potong<br />
tetangga: ayaaam &#8230; ayaaam &#8230;<br />
tukang jual ayam: ayam, bu haji<br />
tetanga: ada kepala?<br />
tukang jual ayam: ada, tinggal dua kepala<br />
tetangga: ayamnya, kepalanya ada?<br />
tukang jual ayam: ada, tapi cuma nyisa dua. yang lain sudah pesanan, bu haji<br />
tetangga: ya, kepalanya ga ada ya?<br />
tukang jual ayam: ada bu haji, adanya cuma dua<br />
tetangga: yaa &#8230;<br />
tukang jual ayam: jadinya, mau?<br />
tetangga: engga ah &#8230;</p>
<p>ini bukan hanya sekali ibu tetangga ini menyambangi saya dan tukang jual ayam ketika kami sedang bertransaksi. dan menyisakan keengganan belanja ayam sesudahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/10/15/ayam-dan-bu-haji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>sumpah. saya benci kucing.</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/09/09/sumpah-saya-benci-kucing/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/09/09/sumpah-saya-benci-kucing/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Sep 2011 15:00:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cidodol residence]]></category>
		<category><![CDATA[kucing]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6722</guid>
		<description><![CDATA[saya belum masuk rumah saat tetangga saya menghampiri saya untuk bilang bahwa kucingnya terkurung di dalam rumah saya. hah? sejak kapan saya menyembunyikan kucing tetangga. saya benci banget dengan kucing. sumpah. saya tak cukup bisa menyayangi binatang yang konon kata teman saya, lia, tak tahu diri dan tak tahu terima kasih itu. yacks! setelah membuka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya belum masuk rumah saat tetangga saya menghampiri saya untuk bilang bahwa kucingnya terkurung di dalam rumah saya.</p>
<p>hah?</p>
<p>sejak kapan saya menyembunyikan kucing tetangga. saya benci banget dengan kucing. sumpah. saya tak cukup bisa menyayangi binatang yang konon kata teman saya, lia, tak tahu diri dan tak tahu terima kasih itu. yacks!</p>
<p>setelah membuka pintu depan, saya menemukan kucing berwarna dominan hitam itu duduk manis diatas kasur. buru-buru saya melemparnya dengan segepok kunci yang ada di tangan.</p>
<p>rupanya kucing tetangga itu masuk rumah melalui atap dapur yang biasanya digunakan sebagai lubang udara, yang kemudian jatuh menimpa jemuran hingga patah! oh my gosh!</p>
<p>&#8220;aduh, kasihan kakaknya capek, pulang malam &#8230; &#8221; katanya.</p>
<p>hah? bukannya minta maaf, malah bilang kasihan.</p>
<p>dem.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/09/09/sumpah-saya-benci-kucing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>april fool, so fool!</title>
		<link>http://femiadi.com/2011/04/01/april-fool-so-fool/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2011/04/01/april-fool-so-fool/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 11:30:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cinta]]></category>
		<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[renanda]]></category>
		<category><![CDATA[april fool]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6452</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;hun aku minta maaf kalau seandainya aku ada salah aku lagi dirawat di rumah sakit &#8230; &#8221; kata lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah. saya langsung menghentikan tarian saya di papan kunci. saya langsung meresponsnya cepat. dia bilang, kecelakaan sepulang dari liburan di hawaii dengan temannya. sebab itu, ia akan operasi besok. hati saya berantakan. sial. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;hun aku minta maaf kalau seandainya aku ada salah aku lagi dirawat di rumah sakit &#8230; &#8221; kata lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah.</p>
<p>saya langsung menghentikan tarian saya di papan kunci. saya langsung meresponsnya cepat. dia bilang, kecelakaan sepulang dari liburan di hawaii dengan temannya. sebab itu, ia akan operasi besok.</p>
<p>hati saya berantakan. sial.</p>
<p>kami terus berbincang melalui serat-serat elektronik. reaksioner, saya langsung browsing garuda untuk penerbangan ke tokyo.</p>
<p>bahkan saya tidak bisa mendengar suaranya saat saya mencoba menghubunginya. dikepala saya, yang terbayang adalah wajah yang terlilit perban, dengan kaki yang tergantung seperti timbangan ubi yang besar itu. ah.</p>
<p>di ujung pembicaraan kami, sebuah surat mendarat dengan manisnya, &#8220;aku nggak apa apa kok hun aku sehat sehat aja &#8230;&#8221; katanya.</p>
<p>gotcha!</p>
<p>&#8220;kena kamuuuuuuuu &#8230;. engga ingat ya ini tanggal 1 april?&#8221; selorohnya, saat ia mengangkat teleponnya, tanpa ber-moshi-moshi seperti biasanya.</p>
<p>sial.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2011/04/01/april-fool-so-fool/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ibaraki, dan gadis jepang yang duduk bersisisan sepanjang malam</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/12/09/ibaraki-dan-gadis-jepang-yang-duduk-bersisisan-sepanjang-malam/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/12/09/ibaraki-dan-gadis-jepang-yang-duduk-bersisisan-sepanjang-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Dec 2010 03:15:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[cerita cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[patah hati]]></category>
		<category><![CDATA[renanda]]></category>
		<category><![CDATA[tokiko onose]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6252</guid>
		<description><![CDATA[gajayana mengusung saya dari jogja ke jakarta. selalu seperti ini. ya, dengan gajayana. kereta ini lebih asik ketimbang taksaka maupun argolawu, meskipun saat melesak ke dalamnya, harus mengusir satu dua orang yang sebentar menyabotase kursi penumpang dari jogja. tapi apapun itu, saya harus berterimakasih pada gajayana. tahu kenapa? karena gajayana membikin saya tinggal lebih lama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>gajayana mengusung saya dari jogja ke jakarta.</p>
<p>selalu seperti ini. ya, dengan gajayana. kereta ini lebih asik ketimbang taksaka maupun argolawu, meskipun saat melesak ke dalamnya, harus mengusir satu dua orang yang sebentar menyabotase kursi penumpang dari jogja.</p>
<p>tapi apapun itu, saya harus berterimakasih pada gajayana. tahu kenapa? karena gajayana membikin saya tinggal lebih lama di jogja; empat atau lima jam lebih lama ketimbang argolawu maupun taksaka.</p>
<p>dan orang yang duduk di sebelah saya, adalah seorang perempuan jepang. relawan erupsi merapi; yang hendak bertolak ke papua.</p>
<p>kami tak banyak bicara. selain sudah tengah malam sejak keberangkatan dari jogja, saya memilih untuk menyibukkan diri dengan transkrip wawancara. perempuan itu juga memilih diam, tak membuka pembicaraan.</p>
<p>dia hanya bilang bahwa dia ini mahasiswa S2 di Jepang; belajar soal konflik sosial. &#8220;sesungguhnya tak banyak yang bisa dipelajari soal konflik bila kuliah di Jepang. di Indonesia, barngkali lebih baik,&#8221; katanya. ya, memang benar begitu. Indonesia lebih punya banyak contoh kasus konflik sosial.</p>
<p>dlam pembicaraan singkat itu, saya menyebutkan kota Ibaraki, di Jepang. &#8220;Ibaraki tidak jauh dari Tokyo. yay, itu tempat yang bagus dan menyenangkan untuk tinggal &#8230;&#8221; katanya.</p>
<p>humh. ibaraki. lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah. apa kabar?</p>
<p>&#8230;</p>
<p>pagi hari, saya bangun dengan hati berantakan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/12/09/ibaraki-dan-gadis-jepang-yang-duduk-bersisisan-sepanjang-malam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>memilih diam, memilih bungkam</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/10/10/memilih-diam-memilih-bungkam/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/10/10/memilih-diam-memilih-bungkam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Oct 2010 11:21:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cinta]]></category>
		<category><![CDATA[renanda]]></category>
		<category><![CDATA[ibaraki]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[patah hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6034</guid>
		<description><![CDATA[terdiam, kami duduk berdua. dan anyep. tak banyak yang bisa kami urai selain ke-diam-an dan ke-anyep-an yang membikin hati kami meranggas. dan yang membikin kami terlihat &#8216;hidup&#8217; adalah tumpukan pekerjaan, sapa hangat teman-teman, dan juga ritme kehidupan. pagi menuju malam, malam menuju pagi. dan kami kian menjarak. lagi, lagi, lagi dan lagi. saya hanya bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a title="ImageShack - Image And Video Hosting" href="http://img297.imageshack.us/i/moodf.jpg/" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" title="image courtesy: tumblr" src="http://img297.imageshack.us/img297/2694/moodf.jpg" border="0" alt="" width="320" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">anyep</p></div>
<p>terdiam, kami duduk berdua.</p>
<p>dan anyep. tak banyak yang bisa kami urai selain ke-diam-an dan ke-anyep-an yang membikin hati kami meranggas.</p>
<p>dan yang membikin kami terlihat &#8216;hidup&#8217; adalah tumpukan pekerjaan, sapa hangat teman-teman, dan juga ritme kehidupan. pagi menuju malam, malam menuju pagi.</p>
<p>dan kami kian menjarak. lagi, lagi, lagi dan lagi.</p>
<p>saya hanya bisa tersenyum getir. pun laki-laki dengan pjamas kotak-kotak merah itu. tak ada jemari yang menggerak diatas papan kunci. tak ada janji temu di awal minggu melalui serat-serat fiber optik.</p>
<p>dan lagi, kami terdiam, duduk berdua.</p>
<p>ego kami sudah meluruh, sejak dua tahun silam. segudang permakluman, pengertian, penerimaan-yang-begitu-besar, rasa hangat dan tumpukan rindu itu pun kami kangkangi. oversuplai, kami saling menggerojokkan rasa cinta. tidak, tidak, kami memang tidak ingin membaginya untuk yang lain. stok ini memang hanya antara saya dan lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah itu.</p>
<p>saat ini lebih baik diam, dan bungkam. bukan hanya saya, tetapi juga dia.</p>
<p>kami mencoba mengurai enam tahun yang kami cecap. bersama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/10/10/memilih-diam-memilih-bungkam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>maaf, saya sudah berpikir negatif</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/10/06/maaf-saya-sudah-berpikir-negatif/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/10/06/maaf-saya-sudah-berpikir-negatif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Oct 2010 14:09:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cinta]]></category>
		<category><![CDATA[renanda]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[patah hati]]></category>
		<category><![CDATA[tokiko onose]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=6012</guid>
		<description><![CDATA[maafkan saya. ya, maafkan saya. sudah terlalu nyinyir dengan permintaan menelpon ke nomer yang biasa ditelepon. sudah terlalu emosi lantaran lama tak dapat kabar. sudah terlalu menumpuk energi negatif. saya tak bisa menutupi ini semua. kekesalan, kejengkelan, rasa sedih, dan rindu yang amat sangat. celakanya, kabar tak juga datang menghampiri. yang ada hanyalah adanya permintaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="ImageShack - Image And Video Hosting" href="http://img828.imageshack.us/i/negative.jpg/" target="_blank"><img class="alignleft" style="border: 0pt none;" title="image courtesy: tumblr" src="http://img828.imageshack.us/img828/4219/negative.jpg" border="0" alt="" width="263" height="320" /></a></p>
<p>maafkan saya. ya, maafkan saya.</p>
<p>sudah terlalu nyinyir dengan permintaan menelpon ke nomer yang biasa ditelepon. sudah terlalu emosi lantaran lama tak dapat kabar. sudah terlalu menumpuk energi negatif.</p>
<p>saya tak bisa menutupi ini semua. kekesalan, kejengkelan, rasa sedih, dan rindu yang amat sangat. celakanya, kabar tak juga datang menghampiri. yang ada hanyalah adanya permintaan ini itu di saat yang tidak tepat!</p>
<p>&#8220;tempo hari telepon rusak, baru diganti &#8230;&#8221; katanya.</p>
<p>sorry for being negative; meski sesungguhnya saya tak sungguh kesal dengan keadaan yang belakangan menghampiri.</p>
<p>hanya setumpuk rindu. hanya setumpuk kangen. selebihnya, waktu dan aktivitas yang kian menjarak.</p>
<p>semoga semuanya menjadi lebih baik. relasi ini. bukankah jejalin ini sudah terbangun sejak enam tahun silam?</p>
<p>maafkan saya. ya, maafkan saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/10/06/maaf-saya-sudah-berpikir-negatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>a key to my life</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/09/10/a-key-to-my-life/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/09/10/a-key-to-my-life/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Sep 2010 16:09:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cinta]]></category>
		<category><![CDATA[renanda]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[gantungan kunci]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[key chain]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[tokiko onose]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=5964</guid>
		<description><![CDATA[siang tadi, saya membungkus sepasang gantungan kunci kayu dengan tulisan yang sangat simpel: a key to my life.  usai membayarnya, saya memasangkan satu dari dua gantungan kunci itu pada gepokan kunci-kunci saya. gepokan kunci itu selalu mengingatkan saya pada bruder anjar, kepala asrama di van lith, lebih dari satu dekade silam. gepokan kunci itu bukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a title="ImageShack - Image And Video Hosting" href="http://img822.imageshack.us/i/dsc0164j.jpg/" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" title="key to mi life" src="http://img822.imageshack.us/img822/8530/dsc0164j.jpg" border="0" alt="" width="320" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">come in, please ... </p></div>
<p>siang tadi, saya membungkus sepasang gantungan kunci kayu dengan tulisan yang sangat simpel: a key to my life.  usai membayarnya, saya memasangkan satu dari dua gantungan kunci itu pada gepokan kunci-kunci saya.</p>
<p>gepokan kunci itu selalu mengingatkan saya pada bruder anjar, kepala asrama di van lith, lebih dari satu dekade silam. gepokan kunci itu bukan hanya sekumpulan kunci-kunci asrama saja, tetapi juga berfungsi untuk membangunkan anak-anak asrama laki-laki saban pagi.</p>
<p>well, ini bukan tentang bruder anjar maupun gepokan kuncinya yang sadis itu. ini hanya tentang gantungan kunci kayu simpel yang bertuliskan: a key to my life.</p>
<p>nyatanya, &#8216;my life&#8217; tak sesimpel gantungan kunci kayu itu. karena, begitu sebuah kunci utama memutar pada induk kunci di pintu utama rumah saya, kehidupan yang complicated akan menjadi ucapan selamat datang.</p>
<p>saat satu kunci ruangan diputar, disana akan terbeber sebuah buncah rindu yang saya bungkuskan untuk ayah dan ibu saya, juga untuk lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah. saya rindu dengan keruwetan ibu yang berbelanja ini-itu dalam perjalanan pulang dari kantor ke rumah. juga, saya rindu dengan rasa tergesa-gesa menanti jumat, dan berlari kecil ke rumah menuju ayah. dan saya rindu lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah itu dari balik webcam mungilnya.</p>
<p>saat satu kunci ruangan lain diputar, ada isak tangis yang menggudang. tentang waktu yang terbuang sia-sia untuk harap yang tak juga terwujud, untuk mimpi yang tak berakhir. secuil penyesalan berada di sudut ruanggan, memamerkan kebrutalan atas ucap yang tertahan di ujung lidah karena tak mampu mengatakan: aku sayang kamu.</p>
<p>saat satu kunci ruangan lain diputar, ada hentak semangat yang tak tergerus oleh putaran jarum jam yang ke kanan dan terus ke kanan. dan ini adalah yang orang-orang sebut sebagai &#8216;jam terbang yang tak terbeli&#8217; itu.</p>
<p>tapi rasanya adem ada di ruang tengah di rumah saya ini. ada ucap syukur yang tak ada hentinya atas kehidupan yang terlihat complicated ini. ya, saya tidak menyesalinya. rasanya seperti berenang di tengah pelangi yang menggurat usai senja yang membasah.</p>
<p>dan saya menggenggam satu gantungan kunci lain dengan desain yang sama: a key to my life. masih utuh. itu adalah milik lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah itu. ya, gantungan kunci kayu itu untuknya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/09/10/a-key-to-my-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>telepon cinta di hari raya</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/09/10/telepon-cinta-di-hari-raya/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/09/10/telepon-cinta-di-hari-raya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Sep 2010 04:27:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kangen]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[renanda]]></category>
		<category><![CDATA[rindu]]></category>
		<category><![CDATA[tokiko onose]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=5969</guid>
		<description><![CDATA[saya mendengarnya lagi di pagi ini, pagi ketika semua orang sibuk berhari raya; kecuali saya. ya, telepon cinta itu datang lagi dari lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah. &#8220;halo? duuh &#8230; masih tidur ya?&#8221; sapanya setelah mendengar suara serak pagi saya. sontak, tubuh lunglai dan malas saya langsung menegak. saya bangun, dan duduk. kami berbincang seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a title="ImageShack - Image And Video Hosting" href="http://img843.imageshack.us/i/dsc0130pm.jpg/" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" title="love" src="http://img843.imageshack.us/img843/3073/dsc0130pm.jpg" border="0" alt="" width="320" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">as always ...</p></div>
<p>saya mendengarnya lagi di pagi ini, pagi ketika semua orang sibuk berhari raya; kecuali saya.</p>
<p>ya, telepon cinta itu datang lagi dari lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah. &#8220;halo? duuh &#8230; masih tidur ya?&#8221; sapanya setelah mendengar suara serak pagi saya. sontak, tubuh lunglai dan malas saya langsung menegak. saya bangun, dan duduk.</p>
<p>kami berbincang seperti biasa. yang sedikit membedakan adalah adanya tambahan perbincangan soal maaf-memaafkan. maklum, hari ini adalah hari raya.</p>
<p>&#8220;maaf lahir batin ya, maaf kalau aku banyak bikin salah sama kamu &#8230;&#8221; kata saya, kalem. psst, maklum, sambil mengumpulkan nyawa pagi.</p>
<p>&#8220;iya, maaf lahir batin juga. maafin aku kalau banyak salah, khilaf &#8230;&#8221; katanya.</p>
<p>dan saya pun langsung menyambar dengan semangat empat lima. &#8220;jelas &#8230; jelas banget kamu banyak salah dan banyak khilaf &#8230; bener banget dah pokoknya, salah kamu banyak! khilaf kamu juga banyak!&#8221;</p>
<p>dan kami menggelak.</p>
<p>lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah itu hapal betul femi adi soempeno yang langsung menyalak bila diberi umpan yang seksi. contohnya, ya kalimat maafnya yang kalem itu. dan dalam telepon-telepon cinta sebelum-sebelumnya, lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah itu sering lalai menakar umpan untuk femi adi soempeno. selalu saja seksi. terang saja, bikin saya selalu ingin menyalak dibuatnya.</p>
<p>dan saya bersyukur, relasi yang begitu jauhnya ini tak membikin kami menimbun amarah dan curiga. sebaliknya, melahirkan keterbukaan, da menciptakan kejujuran antara kami. dus, yang lahir adalah gelak tawa diantara kerinduan yang tengah kami tumpuk.</p>
<p>&#8220;ya sudah, tidur lagi sana &#8230;&#8221; katanya, sebelum menutup telepon cinta.</p>
<p>ah, saya berharap ia menemani tidur pagi saya kali ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/09/10/telepon-cinta-di-hari-raya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>jeans nomer 82</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/08/12/jeans-nomer-82/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/08/12/jeans-nomer-82/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 08:16:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cinta]]></category>
		<category><![CDATA[renanda]]></category>
		<category><![CDATA[celana]]></category>
		<category><![CDATA[jeans]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[levi's]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[size]]></category>
		<category><![CDATA[tokiko onose]]></category>
		<category><![CDATA[ukuran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=5953</guid>
		<description><![CDATA[cerita soal jeans tak pernah usai. iya, cerita diantara saya dan lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah. pun, saya berhutang kejujuran: potret ukuran celana jeans. ah. kami selalu menggelak bila membincangkan angka; apapun itu. dus, bukan hanya soal uang yang sensitif, tetapi apapun yang mengerami angka, selalu membikin kami geram dan menudingkan fitnah. termasuk, soal ukuran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a title="ImageShack - Image And Video Hosting" href="http://img843.imageshack.us/i/jeanss.jpg/" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://img843.imageshack.us/img843/6253/jeanss.jpg" border="0" alt="" width="320" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">nomernya 82. puasss?</p></div>
<p>cerita soal jeans tak pernah usai. iya, cerita diantara saya dan lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah.</p>
<p>pun, saya berhutang kejujuran: potret ukuran celana jeans.</p>
<p>ah. kami selalu menggelak bila membincangkan angka; apapun itu. dus, bukan hanya soal uang yang sensitif, tetapi apapun yang mengerami angka, selalu membikin kami geram dan menudingkan fitnah.</p>
<p>termasuk, soal ukuran celana jeans ini.</p>
<p>dalam sebuah perbincangan panjang di serat-serat elektronik, topik ini menjadi topik yang tak pernah usai dan lalai untuk dibincangkan. kalaupun kelewatan, pasti ada saja yang mengingatkan.</p>
<p>saya mengklaim, ukuran jeans saya lebih mini ketimbang miliknya. bisa saya pastikan, lingkaran tangan saya merapat hangat di tubuhnya yang tinggi dan besar, itu sudah menunjukkan ukuran jeans nya yang lebih besar ketimbang saya.</p>
<p>&#8220;ternyata ukuran celananya 82 ya?&#8221; katanya, mengomentari foto yang saya kirim. sial.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/08/12/jeans-nomer-82/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>surat cinta via google translate</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/08/03/surat-cinta-via-google-translate/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/08/03/surat-cinta-via-google-translate/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 09:45:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cinta]]></category>
		<category><![CDATA[renanda]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[google translate]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kangen]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[rindu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=5939</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a title="ImageShack - Image And Video Hosting" href="http://img203.imageshack.us/i/jepang.jpg/" target="_blank"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://img203.imageshack.us/img203/4899/jepang.jpg" border="0" alt="" width="500" height="302" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/08/03/surat-cinta-via-google-translate/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>mengunduh telepon cinta</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/06/15/mengunduh-telepon-cinta/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/06/15/mengunduh-telepon-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 13:16:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cinta]]></category>
		<category><![CDATA[renanda]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kangen]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[rindu]]></category>
		<category><![CDATA[telepon cinta]]></category>
		<category><![CDATA[tokiko onose]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=5821</guid>
		<description><![CDATA[10.35 wib. telepon cinta itu datang kembali; dari laki-laki dengan pjamas kotak-kotak merah. awalannya tak biasa: gelak yang renyah, gembira yang membuncah. tak henti-hentinya, ia terbahak, dan terus menguarkan energi merah jambu untuk saya. &#8220;geli baca emailmu, kamu bilang mauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu-nya panjang bener &#8230;&#8221; katanya. oouch! dan kami terus membagi cuilan cerita hari-hari kami, setelah butiran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a title="ImageShack - Image And Video Hosting" href="http://img412.imageshack.us/i/telpun.jpg/" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" title="image courtesy: flickr" src="http://img412.imageshack.us/img412/3555/telpun.jpg" border="0" alt="" width="320" height="321" /></a><p class="wp-caption-text">jadi semangat!</p></div>
<p><strong><em>10.35 wib.<br />
</em></strong></p>
<p>telepon cinta itu datang kembali; dari laki-laki dengan pjamas kotak-kotak merah.</p>
<p>awalannya tak biasa: gelak yang renyah, gembira yang membuncah. tak henti-hentinya, ia terbahak, dan terus menguarkan energi merah jambu untuk saya.</p>
<p>&#8220;geli baca emailmu, kamu bilang mauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu-nya panjang bener &#8230;&#8221; katanya. oouch!</p>
<p>dan kami terus membagi cuilan cerita hari-hari kami, setelah butiran bening di sudut mata menggerojok beberapa waktu lalu.</p>
<p>kami membincangkan kesibukan dan juga orang-orang terdekat kami di sini. kami juga membincangkan peterporn. dan sebentar kami bergombal-gambul soal rona merah jambu dan acara berhangat-hangat di beranda hati.</p>
<p>owh, juga soal celana ukuran 85 dan bobot tubuh yang makin bertambah. seperti biasa, klaim &#8216;aku lebih kurus ketimbang kamu&#8217; itu terus kami desakkan; saling tak mau kalah.</p>
<p>ya, lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah sudah mengawali selasa saya yang menyenangkan. menggembirakan. membahagiakan. entah, berapa lap meja rapat saya kitari untuk membayangkan gelaknya yang liar sekaligus anggukannya yang santun saat saya berucap.</p>
<p>rona merah jambu tak hanya menyapu pipi saya, tetapi juga hati saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/06/15/mengunduh-telepon-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>bergombal dengan pantun</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/06/07/bergombal-dengan-pantun/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/06/07/bergombal-dengan-pantun/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 14:24:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cinta]]></category>
		<category><![CDATA[renanda]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[pantun]]></category>
		<category><![CDATA[tokiko onose]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=5773</guid>
		<description><![CDATA[saya tidak pandai bikin pantun. bleki, kolega saya di pabrik kata-kata ini, sering menciptakan bualan dan celaan melalui pantun-pantun. ajaib, dan mengesankan. dan saya selalu ketinggalan. tapi saya mencobanya. ditengah keisengan dan kerinduan pada laki-laki dengan pjamas kotak-kotak merah, kegombalan itu mendadak muncul melalui larikan pantun. ikan lele berenang di kali berenang bersama dengan si uda aku rindu setengah mati rindu sama si abang nanda alih-alih dia, saya pun kegelian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a title="ImageShack - Image And Video Hosting" href="http://img534.imageshack.us/i/passiont.jpg/" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://img534.imageshack.us/img534/7611/passiont.jpg" border="0" alt="" width="320" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">dari djakarta, dengan tjinta ...</p></div>
<p>saya tidak pandai bikin pantun.</p>
<p>bleki, kolega saya di pabrik kata-kata ini, sering menciptakan bualan dan celaan melalui pantun-pantun. ajaib, dan mengesankan. dan saya selalu ketinggalan.</p>
<p>tapi saya mencobanya. ditengah keisengan dan kerinduan pada laki-laki dengan pjamas kotak-kotak merah, kegombalan itu mendadak muncul melalui larikan pantun.</p>
<div><em>ikan lele berenang di kali</em></div>
<div><em>berenang bersama dengan si uda</em></div>
<div><em>aku rindu setengah mati</em></div>
<div><em>rindu sama si abang nanda</em></div>
<p>alih-alih dia, saya pun kegelian dibuatnya. takjub. hepi. &#8220;emang wartawan bisa bikin pantun &#8230; merayu lagi &#8230;&#8221; selorohnya. sial. jelas bisa.</p>
<p>ogah terpojok dengan komentarnya, saya pun membikin rayuan gombal lagi untuknya.</p>
<p><em>bangun pagi rasanya patah pinggang<br />
engga siap menyambut hari baru<br />
senangnya nggombalin nanda tersayang<br />
bikin yang lain pada cemburu</em></p>
<p>bahkan, bleki pun takjub dengan kebisaan saya. &#8220;perlu bersemedi berapa hari pon buat bikin pantun?&#8221; gugatnya. sial.</p>
<p>see, saya bisa bergombal dengan pantun. ada yang mau saya gombali dengan pantun lagi?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/06/07/bergombal-dengan-pantun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

