<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>@femi_adi &#187; rumah</title>
	<atom:link href="http://femiadi.com/tag/rumah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://femiadi.com</link>
	<description>when writing the story of your life, don&#039;t let anyone else hold the pen</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Apr 2012 05:35:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>opera, ingatan dadakan soal asrama</title>
		<link>http://femiadi.com/2010/05/29/opera-ingatan-dadakan-soal-asrama/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2010/05/29/opera-ingatan-dadakan-soal-asrama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 May 2010 06:11:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cidodol residence]]></category>
		<category><![CDATA[cidodol]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=5690</guid>
		<description><![CDATA[pagi ini saya berniat untuk beberes rumah. mendadak saya ingat istilah lawas itu: opera. shoot! aktivitas beberes rumah memang menyenangkan. dalam hitungan jam, saya bisa seperti kerasukan &#8216;dewi babu&#8217; lantaran gesit gosok sana gosok sini. oouch! mulai dari membereskan isi tas. yaps, saya agak berantakan dalam hal ini. meski handheld dan ipod touch ada di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 230px"><a title="ImageShack - Image And Video Hosting" href="http://img404.imageshack.us/i/sampah.jpg/" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" title="image courtesy: flickr" src="http://img404.imageshack.us/img404/4863/sampah.jpg" border="0" alt="" width="220" height="320" /></a><p class="wp-caption-text">beberes aayh!</p></div>
<p>pagi ini saya berniat untuk beberes rumah. mendadak saya ingat istilah lawas itu: opera. <em>shoot! </em></p>
<p>aktivitas beberes rumah memang menyenangkan. dalam hitungan jam, saya bisa seperti kerasukan &#8216;dewi babu&#8217; lantaran gesit gosok sana gosok sini. oouch!</p>
<p>mulai dari membereskan isi tas. yaps, saya agak berantakan dalam hal ini. meski handheld dan ipod touch ada di wadah yang sama, tetapi kertas-kertas dan permen dan catatan kecil dan ipod classic plus recorder dan buku dan dompet membaur bersama<a id="post-preview" class="preview button" tabindex="4" href="../2010/05/29/opera-ingatan-dadakan-soal-asrama/" target="wp-preview"></a> <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>belum ditambah kabel charger ipod blackberry dan yang jadi kriting karena hanya saya untel-untel dan mak cemplung di dalam tas.</p>
<p>sesudahnya, dua kamar. mulai dari membereskan buku di sebelah ranjang, dan juga pernik di dekat teve. lalu, ruang ganti baju *jiiyaahhh &#8230; sok punya ruang ganti baju* saya harus memilah mana yang harus saya setrika dan tidak. sesudahnya, dapur dan kamar mandi. mulai dari ngosek jamban, nguras bak mandi, membereskan sampah hingga merapikan toples. oouch!</p>
<p>bagian terahkhir ini yang paling saya suka: ngepel! abisnya terasa super duper bersih sesudahnya.</p>
<p>berasa opera bener. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>istilah itu saya dapatkan saat dua tahun membenamkan diri dalam kubangan yang bernama asrama van lith di muntilan.</p>
<p>ya, opera itu istilah untuk beres-beres. bersih-bersih. kalau opera besar, berarti membereskan unit (asrama) di seluruh lini. mulai dari mberesin kamar, dapur, ruang cuci, gudang, ruang belajar, ruang ganti baju, sampai sekitarnya dah. sementara itu, kalau opera kecil, ya yang ringan-ringan saja, tanpa usaha ekstra keras.</p>
<p>paling susah kalau dihukum sama suster asrama karena melanggar peraturan. ya, hukumannya adalah opera. duh duh duh &#8230;</p>
<p>memang, tak banyak yang saya ingat dari dua tahun di kubangan itu. saya sudah meminggirkannya jauh-jauh. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>hanya saja, opera pagi ini terasa menyenangkan. saya melakukannya dengan riang dan ringan. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2010/05/29/opera-ingatan-dadakan-soal-asrama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ruangan bebas teknologi</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/11/06/ruangan-bebas-teknologi/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/11/06/ruangan-bebas-teknologi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:41:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[ragam cuatan]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[gadget]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4821</guid>
		<description><![CDATA[kabel-kabel yang menjulur, gadget yang bejibun &#8230; rasanya sulit ditemukan pada satu dekade silam. setidaknya di rumah saya. ya, di rumah saya di bumijo, jogja. piranti yang berteknologi, paling banter adalah televisi, telepon dan radio.  alat pemutar musik, ponsel, laptop, perkakas yang computer-related juga nyaris tidak terangkut ke rumah saya. tapi satu dekade mengubah segalanya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kabel-kabel yang menjulur, gadget yang bejibun &#8230; rasanya sulit ditemukan pada satu dekade silam.</p>
<p>setidaknya di rumah saya. ya, di rumah saya di bumijo, jogja. piranti yang berteknologi, paling banter adalah televisi, telepon dan radio.  alat pemutar musik, ponsel, laptop, perkakas yang computer-related juga nyaris tidak terangkut ke rumah saya.</p>
<p>tapi satu dekade mengubah segalanya.</p>
<p>blender, microwave, hair dryer, penyedot debu, ponsel, mesin kopi, pemanggang roti, pemutar musik, pemutar film, loud speaker, laptop, kamera &#8230;. menyesaki ruang tengah.  kabel-kabel menjuntai tanpa <em>unggah-ungguh</em> dan tata krama ala jawa.</p>
<p>semaju apapun teknologi, nyatanya telah mengikis perbincangan, meminimalkan perjumpaan dan menggerus kehangatan.  selebihnya, kehidupan sosial yang tak lagi legit.</p>
<p>saya butuh ruangan yang bebas teknologi.  tanpa blender, tanpa microwave, tanpa hair dryer, tanpa penyedot debu, tanpa ponsel, tanpa mesin kopi, tanpa pemanggang roti, tanpa pemutar musik, tanpa pemutar film, tanpa loud speaker, tanpa laptop, tanpa kamera.</p>
<p>hanya saya, dan perbincangan kecil yang hangat.</p>
<p>tanpa remote, tanpa kabel, tanpa charger. tanpa teknologi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/11/06/ruangan-bebas-teknologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>karena jogja adalah sebuah cerita</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/08/26/karena-jogja-adalah-sebuah-cerita/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/08/26/karena-jogja-adalah-sebuah-cerita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 14:02:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[esti]]></category>
		<category><![CDATA[femi]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=2347</guid>
		<description><![CDATA[pagi ini saya membungkus dua lembar kertas tipis berukuran besar. perjalanan yang sama, ke jogja. &#8220;dua minggu ke depannya juga sudah liburan panjang lebaran, kenapa pulang?&#8221; tanya seorang kerabat. ya ya ya. dua minggu kedepannya juga sudah liburan panjang, memang. hanya saja terasa ada yang ganjil kalau tidak menghabiskan ujung minggu di jogja. atau, tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://img10.imageshack.us/img10/5058/43586812.jpg" alt="" width="320" height="200" /></p>
<p>pagi ini saya membungkus dua lembar kertas tipis berukuran besar.</p>
<p>perjalanan yang sama, ke jogja. &#8220;dua minggu ke depannya juga sudah liburan panjang lebaran, kenapa pulang?&#8221; tanya seorang kerabat.</p>
<p>ya ya ya. dua minggu kedepannya juga sudah liburan panjang, memang. hanya saja terasa ada yang ganjil kalau tidak menghabiskan ujung minggu di jogja. atau, tidak bersibuk-sibuk untuk menyiapkan tiket di awal minggu untuk kembali ke jogja.</p>
<p>ada kasur empuk di rumah; lebih empuk dari kasur di rumah sewa di palmerah. juga, ada dapur mungil untuk &#8211;minimal&#8211; merebus air dan membikin kopi susu. juga, ada meja cilik yang memuat mesin kopi, membikin satu-dua gelas untuk menemani menulis atau membaca donal bebek. juga, ada acara-lupa-mengunci-pintu yang sering terjadi saat semalam merebahkan tubuh di kamar; sementara lampu masih terang benderang dan kunci masih menggantung di handel pintu bagian luar, dengan pintu terbuka.</p>
<p>bromo adalah perjalanan bersama <a href="http://mamayuri.wordpress.com/" target="_blank">teman </a>untuk bertemu dengan teman. dan jogja ada cerita lain.</p>
<p>pun, saya bosan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kepulangan saya. <em>kenapa pulang ke jogja tiap minggu? kenapa harus pulang? kenapa rumah nggak dikontrakin aja? kenapa nggak sewa pengurus rumah? blahblahblah &#8230;<br />
</em></p>
<p>karena jogja adalah sebuah cerita.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/08/26/karena-jogja-adalah-sebuah-cerita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>pulang, memanggil kehangatan</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/07/17/pulang-memanggil-kehangatan/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/07/17/pulang-memanggil-kehangatan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 10:48:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=1962</guid>
		<description><![CDATA[saya pulang. rumah jogja yang hangat menanti saya. sejumlah keceriaan yang mencuat dari ujung bibir yang tertarik keatas tak bisa menunggu.  happy long weekend! &#8230; well i&#8217;m going home, back to the place where i belong, and where your love has always been enough for me&#8230; ~chris daughtry]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1963" title="rumah2" src="http://femiadi.com/wp-content/uploads/2009/07/rumah2.jpg" alt="rumah2" width="298" height="225" /></p>
<p>saya pulang. rumah jogja yang hangat menanti saya. sejumlah keceriaan yang mencuat dari ujung bibir yang tertarik keatas tak bisa menunggu.  happy long weekend! <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>&#8230; well i&#8217;m going home, back to the place where i belong, and where your love has always been enough for me&#8230; ~chris daughtry</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/07/17/pulang-memanggil-kehangatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>jogja dingin</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/07/11/jogja-dingin/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/07/11/jogja-dingin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 15:59:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=1950</guid>
		<description><![CDATA[jogja dingin. ini hanya bisa saya cecap saat musim panas tiba. yaps, saat musim panas, justru udara malam lebih terasa mencengkeram; sementara semilir angin terasa lebih menampar; dan gelapnya cakrawala terasa lebih pekat. jogja yang dingin membikin saya malas beranjak. sudah, begini saja. dirumah saja. merebah pada kursi karet panjang, kursi yang sesungguhnya didesain ayah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>jogja dingin.</p>
<p>ini hanya bisa saya cecap saat musim panas tiba. yaps, saat musim panas, justru udara malam lebih terasa mencengkeram; sementara semilir angin terasa lebih menampar; dan gelapnya cakrawala terasa lebih pekat.</p>
<p>jogja yang dingin membikin saya malas beranjak. sudah, begini saja. dirumah saja. merebah pada kursi karet panjang, kursi yang sesungguhnya didesain ayah untuk ibu yang mendadak ambruk sembilan tahun silam. menghangat pada dua bantal batik kecil, menyangga tubuh agar tak ngilu membentur besi. merapat pada cerita-cerita donal bebek dan reality show di televisi. sungguh, jogja yang dingin membikin saya malas beranjak.</p>
<p>dan saya membungkus tubuh, tenggelam dalam hangatnya selimut bungkusan paolo buat saya tahun lalu. lampu dinding diatas kasur menyorot keatas, memandu indera lihat untuk bisa terus mengetukkan jemari diatas papan kunci blackberry.</p>
<p>hangat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/07/11/jogja-dingin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>rumah buat ayah</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/02/17/rumah-buat-ayah/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/02/17/rumah-buat-ayah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 00:18:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[esti]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=1686</guid>
		<description><![CDATA[sebentar lagi kami merayakannya. dengan penuh suka cita. dengan penuh keriangan. dengan penuh kegembiraan. dengan buncah bahagia. saya percaya, ayah bahagia di sana, bersama dengan Si Pemilik Hidup, bersama dengan ibu dan juga simbah dan juga saudara-saudaranya. hampir seribu hari ayah tak muncul di rumah. tapi hangatnya masih terasa. setiap pucuk daun yang muncul melangit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sebentar lagi kami merayakannya. dengan penuh suka cita. dengan penuh keriangan. dengan penuh kegembiraan. dengan buncah bahagia.</p>
<p>saya percaya, ayah bahagia di sana, bersama dengan Si Pemilik Hidup, bersama dengan ibu dan juga simbah dan juga saudara-saudaranya.</p>
<p>hampir seribu hari ayah tak muncul di rumah. tapi hangatnya masih terasa. setiap pucuk daun yang muncul melangit adalah kegembiraan ayah. kertas-kertas yang berserakan di meja adalah kesibukan ayah. setiap nyala lampu di langit-langit rumah adalah denyut kehidupan ayah. setiap jejeran buku yang menderet adalah kekayaan ayah.</p>
<div id="attachment_1687" class="wp-caption aligncenter" style="width: 308px"><img class="size-full wp-image-1687" title="babe" src="http://femiadi.com/wp-content/uploads/2009/02/babe.jpg" alt="ayah, semoga bahagia di alam yang baru ... " width="298" height="128" /><p class="wp-caption-text">ayah, semoga bahagia di alam yang baru ... </p></div>
<p>ya, sebentar lagi kami merayakannya. saya dan esti, kakak saya. juga empat kakak lain.</p>
<p>saya rindu untuk bergegas pulang ke rumah dan merasakan teh hangat bikinan ayah. juga, mencicip makanan yang sengaja disisihkan ayah untuk si bungsu. saya rindu untuk berlarian dari mulut gang ke depan pintu rumah untuk memeluk ayah.</p>
<p>tapi, ketergesa-gesaan itu masih bisa saya lakukan. saya, dan pastinya kakak-kakak saya, bakal membikinkan rumah yang bagus buat ayah, bersebelahan dengan rumah ibu, persis pada 1000 hari kepindahannya. pekarangannya akan lebih asri. huniannya akan lebih nyaman.</p>
<p>besok, persis 22 februari ini, kami akan membangun rumah buat ayah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/02/17/rumah-buat-ayah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>sop hitam</title>
		<link>http://femiadi.com/2008/12/27/sop-hitam/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2008/12/27/sop-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2008 01:57:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[dapur]]></category>
		<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[masak]]></category>
		<category><![CDATA[masakan]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=1456</guid>
		<description><![CDATA[salah satu keriangan saya saban pulang ke rumah adalah membikin sop hitam. iya, sop hitam. saya suka menyebutnya demikian karena kuahnya hitam, terbikin dari lada hitam (piper nigrum) yang saya tuang begitu banyaknya. memang, saya suka lada hitam. konon, lada hitam ini pertama kali ditemukan di malabar, pantai barat india bagian selatan. lada hitam ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1467" class="wp-caption alignleft" style="width: 308px"><a href="http://femiadi.com/wp-content/uploads/2008/12/kitchen.jpg"><img class="size-medium wp-image-1467 " title="kitchen" src="http://femiadi.com/wp-content/uploads/2008/12/kitchen.jpg" alt="ada yang mau sop hitam dari dapur femi?" width="298" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">ada yang mau sop hitam dari dapur femi?</p></div>
<p>salah satu keriangan saya saban pulang ke rumah adalah membikin sop hitam.</p>
<p>iya, sop hitam. saya suka menyebutnya demikian karena kuahnya hitam, terbikin dari lada hitam (piper nigrum) yang saya tuang begitu banyaknya. memang, saya suka lada hitam.</p>
<p>konon, lada hitam ini pertama kali ditemukan di malabar, pantai barat india bagian selatan. lada hitam ini terbilang rempah yang sudah jadoel, soalnya sudah digunakan untuk campuran masakan sejak 2000 tahun yang lalu. tanamannya, jenis merambat. daunnya berbentuk bulat telur, tunggal, bertangkai. lada berbentuk bulir dan menggantung dengan panjang 3,5 hingga 22 cm. letak lada itu sendiri berhadapan dengan daun.</p>
<p>konon, penyuka lada hitam akan mendapatkan sejumlah khasiat dari butiran mini ini. yaitu, melancarkan menstruasi, meredakan asma, meringankan gejala rematik, mengatasi perut kembung dan menyembuhkan rasa sakit kepala.</p>
<p>tapi, saya asal mengasupnya. di setiap masakan yang saya bikin, porsi lada hitam selalu lebih besar ketimbang lada putih. saya suka butirannya. kasar dan sesekali meninggalkan kejutan di dalam mulut saban menggiggitnya.</p>
<p>bikin sop hitam ini, ya seperti sop lainnya. sayuran yang direbus dengan kaldu sapi, babi atau ayam, dan di dalam mangkok saya sudah meletakkan lada putih, lada hitam dan garam. vetsin? no, thanks. jauh-jauh deh.</p>
<p>ada yang mau saya bikinkan sop hitam?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2008/12/27/sop-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>anjing yang stress</title>
		<link>http://femiadi.com/2008/12/24/anjing-yang-stress/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2008/12/24/anjing-yang-stress/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 04:57:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kubikel]]></category>
		<category><![CDATA[anjing]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[KONTAN]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[toto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=1454</guid>
		<description><![CDATA[saya bersyukur, toto dengan riangnya bisa berlarian di pekarangan kantor. sesekali, anjing milik publik ini juga mengantar saya hingga ke pintu gerbang depan. *mau ikut to?* kali ini anjing tetangga sebelah rumah terus menggonggong, sesekali merintih pelan. kasihan. pekarangan milik tetangga sangat sempit. bentuknya persegi, memanjang. setidaknya, berukuran 8 x 2 meter saja. selebihnya, gelap. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya bersyukur, toto dengan riangnya bisa berlarian di pekarangan kantor.</p>
<p>sesekali, anjing milik publik ini juga mengantar saya hingga ke pintu gerbang depan. *mau ikut to?*</p>
<p>kali ini anjing tetangga sebelah rumah terus menggonggong, sesekali merintih pelan. kasihan. pekarangan milik tetangga sangat sempit. bentuknya persegi, memanjang. setidaknya, berukuran 8 x 2 meter saja. selebihnya, gelap. si anjing seperti berusaha membuka pintu, tetapi selalu batal. kukunya selalu beradu dengan pintu. sesekali, ia seperti menabrakkan tubuhnya ke pintu.</p>
<p>anjing itu seperti tertekan.</p>
<p>kepemilikan anjing di lingkungan rumah saya memang kontroversial. maklum, mayoritas penduduk di lingkungan kami adalah muslim. bahkan, seberang rumah saya adalah masjid. dus, tak ada yang pernah bisa memelihara anjing di lingkungan kami.</p>
<p>suatu kali, ada juga yang berusaha memelihara anjing. tak lama, langsung disindir dan diperingatkan untuk tidak memelihara anjing di lingkungan kami.</p>
<p>kini, saya sendiri pun menunggu teguran itu datang pada tetangga sebelah rumah. kasihan anjingnya. sungguh.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2008/12/24/anjing-yang-stress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I am home</title>
		<link>http://femiadi.com/2008/12/24/i-am-home/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2008/12/24/i-am-home/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 01:58:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=1459</guid>
		<description><![CDATA[terimakasih Tuhan, saya sudah di rumah. langkah saya selalu ringan saban memasuki gang sempit di tengah kota besar ini. rasanya adem. rasanya menyenangkan. rasanya kehangatan seperti menggelarkan karpet merah buat saya. saya pulang. dulu, saya berlarian saat kaki sudah mulai menyentuh mulut gang. ada ayah di rumah, yang sudah menyambut saya dengan sarapan pagi yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1464" class="wp-caption alignleft" style="width: 308px"><a href="http://femiadi.com/wp-content/uploads/2008/12/home.jpg"><img class="size-medium wp-image-1464 " title="home" src="http://femiadi.com/wp-content/uploads/2008/12/home.jpg" alt="mom, dad, I am home ..." width="298" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">mom, dad, I am home ...</p></div>
<p>terimakasih Tuhan, saya sudah di rumah.</p>
<p>langkah saya selalu ringan saban memasuki gang sempit di tengah kota besar ini. rasanya adem. rasanya menyenangkan. rasanya kehangatan seperti menggelarkan karpet merah buat saya. saya pulang.</p>
<p>dulu, saya berlarian saat kaki sudah mulai menyentuh mulut gang. ada ayah di rumah, yang sudah menyambut saya dengan sarapan pagi yang uenak dengan tempe goreng dan sayur bobor kesukaan saya. dan perbincangan yang seru pun mengalir diantara kami. tentang aktivitas kami selama seminggu, tentang murid ayah yang bandel, tentang berita yang gagal saya dapatkan &#8230;</p>
<p>tapi, bukankah semuanya sudah berbeda saat ini? kalaupun saya harus berlarian menuju ke rumah dari mulut gang, ya karena saya tak bisa lagi menahan pipis. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>selalu, yang saya lakukan pertama adalah mengisi bak mandi dengan air. sembari menunggunya terisi penuh, saya mulai beberes rumah. mulai dengan menjumputi donal bebek dan aura yang berceceran di balik pintu depan, dan membuka jendela. lantas, menata kembali sembari mencermati sambungan listrik, tumpukan buku di rak, kompor, kulkas dan plafon.</p>
<p>kembali ke rumah, seperti kembali dalam pelukan hangat ayah dan ibu.</p>
<p>bagaimana dengan kalian?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2008/12/24/i-am-home/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>bersih-bersih sampai pagi</title>
		<link>http://femiadi.com/2008/11/23/bersih-bersih-sampai-pagi/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2008/11/23/bersih-bersih-sampai-pagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Nov 2008 12:15:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[babe]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[esti]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=1379</guid>
		<description><![CDATA[namanya juga nggak pernah pulang. debu di lantai menebal. dan kian menebal. saya harus mensyukuri, lantai di rumah kering, ring. tidak lengket oleh lembap. yah, hanya debu saja yang merata membubuhi lantai di rumah saya. tiga minggu. ya, tinga minggu butiran halus ini menebal. saya tak menyangka, ada begitu banyak yang harus dibereskan. mulai dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>namanya juga nggak pernah pulang. debu di lantai menebal. dan kian menebal.</p>
<p>saya harus mensyukuri, lantai di rumah kering, ring. tidak lengket oleh lembap. yah, hanya debu saja yang merata membubuhi lantai di rumah saya. tiga minggu. ya, tinga minggu butiran halus ini menebal.</p>
<p>saya tak menyangka, ada begitu banyak yang harus dibereskan. mulai dari ruang belajar, ruang tengah, kamar. tak cukup itu saja, masih butuh  membersihkan kamar mandi, dapur dan kebon kecil milik ayah.</p>
<p>hmmpff.</p>
<p>saya jadi ingat ayah. yah, saya jadi kangen padanya.</p>
<p>ayah tak pernah mengeluh untuk membereskan rumah. melihatnya wira-wiri kesana-kemari, saya selalu bilang, &#8220;sudah, istirahat dulu &#8230;&#8221; nyatanya, ayah tak pernah berhenti. ada saja yang dibereskannya. kecil-kecil, sedikit-sedikit, tapi banyak!</p>
<p>dan semalam, saya membereskan rumah sampai pagi. ya, sampai pagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2008/11/23/bersih-bersih-sampai-pagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>berbondong-bondong ke jogja</title>
		<link>http://femiadi.com/2008/10/29/berbondong-bondong-ke-jogja/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2008/10/29/berbondong-bondong-ke-jogja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 08:01:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[calo]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[pjka]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[tiket]]></category>
		<category><![CDATA[weekend]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=1275</guid>
		<description><![CDATA[saya mengantongi empat ratus ribu rupiah untuk membeli tiket kereta eksekutif ke jogja, kereta taksaka, untuk keberangkatan lusa, jumat (31/10). antrian sudah mengular di tiga loket yang dibuka di gambir. aih, rupanya ada begitu banyak orang yang hendak melakukan perjalanan ke &#8216;jawa&#8217;. pulpen yang sengaja saya bawa sendiri, sudah beredar ke beberapa tangan pengantri. mengganti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya mengantongi empat ratus ribu rupiah untuk membeli tiket kereta eksekutif ke jogja, kereta taksaka, untuk keberangkatan lusa, jumat (31/10).</p>
<p>antrian sudah mengular di tiga loket yang dibuka di gambir. aih, rupanya ada begitu banyak orang yang hendak melakukan perjalanan ke &#8216;jawa&#8217;. pulpen yang sengaja saya bawa sendiri, sudah beredar ke beberapa tangan pengantri. mengganti hari perjalanan, mengganti kereta, mengganti jumlah penumpang.</p>
<p>&#8220;mbak, taksaka habis, mau pakai argolawu tambahan? tapi berangkatnya setengah jam lebih malam daripada taksaka,&#8221; kata si penjaga loket pada saya. saya tertegun sejenak.</p>
<p>berangkat, tidak, berangkat, tidak.</p>
<p>tapi, mengingat badan yang &#8216;takut capek&#8217;, lebih baik mengiyakan tawaran si penjaga loket ini. &#8220;satu, minta <a href="http://femiadi.com/2008/07/26/nomer-e/" target="_blank">nomer D atau A</a>!&#8221;</p>
<p>whoops. satu tiket sudah saya kantongi untuk pulang ke rumah, weekend ini! cihuy!</p>
<p>begitu banyaknya orang yang hendak ke jogja. acara pernikahan? liburan? weekend? minggu pertama bulanan? barangkali itu yang membikin tiket habis. bisa juga, karena sudah dipegang calo.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2008/10/29/berbondong-bondong-ke-jogja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kursi malas dan bantal batik, perpaduan yang sempurna</title>
		<link>http://femiadi.com/2008/09/26/kursi-malas-dan-bantal-batik-perpaduan-yang-sempurna/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2008/09/26/kursi-malas-dan-bantal-batik-perpaduan-yang-sempurna/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 02:40:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kursi malas]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.wordpress.com/?p=1135</guid>
		<description><![CDATA[Saya pikir, saya lekas sembuh bukan karena imunos maupun dexaflox dan theragran-m yang diberikan dokter sidharto, tapi karena kenyamanan kursi malas di rumah. Sungguh, kursi malas itu enggan membuat saya beranjak. Kursi itu terbikin dari pentil berwarna biru. bagian kakinya bisa ditarik memanjang sehingga kaki bisa selonjor dengan nyamannya. Sementara itu bagian punggung kursi bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pikir, saya lekas sembuh bukan karena imunos maupun dexaflox dan theragran-m yang diberikan dokter sidharto, tapi karena kenyamanan kursi malas di rumah.</p>
<p>Sungguh, kursi malas itu enggan membuat saya beranjak. Kursi itu terbikin dari pentil berwarna biru. bagian kakinya bisa ditarik memanjang sehingga kaki bisa selonjor dengan nyamannya. Sementara itu bagian punggung kursi bisa disetel hingga landai. Ditambah, ada dua bantal batik yang menyangga punggung agar lebih nyaman, Jadinya, bisa bermalas-malasan dengan sempurna.</p>
<p>Enaknya.</p>
<p>Kursi itu dipesan ayah secara khusus untuk ibu, delapan tahun silam. Ketidakberdayaan ibu untuk merebah di kasur, membikin ayah memesan kursi model jadoel itu. toh, ibu tetap tidak bisa menggunakannya dengan baik. Pentil yang menjadi penopang kursi justru membikin ibu kesulitan untuk mengangkat tubuhnya. Hasilnya, ya si bungsu ini yang pancikan demi menggeret tubuh ibu ke atas.</p>
<p>Dan kini giliran saya yang menggunakannya. Membikin badan ini menyembuh lebih cepat. Bukan karena obat, tapi karena kursi malas ini.</p>
<p>Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2008/09/26/kursi-malas-dan-bantal-batik-perpaduan-yang-sempurna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

