<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Femi Adi Soempeno &#187; weekend escape</title>
	<atom:link href="http://femiadi.com/tag/weekend-escape/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://femiadi.com</link>
	<description>remah-remah dari kubikel berantakan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Aug 2010 10:25:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>semua ini milik si empunya hidup</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/11/01/semua-ini-milik-si-empunya-hidup/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/11/01/semua-ini-milik-si-empunya-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 05:16:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[arun]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[de britto]]></category>
		<category><![CDATA[JB]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[makan]]></category>
		<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=4514</guid>
		<description><![CDATA[saya sudah terbiasa dengan &#8216;kehilangan&#8217;.
saya yakin betul, itu adalah siklus penyeimbang setelah saya &#8216;mendapatkannya&#8217;. satu datang, dan satu pergi. selalu seperti itu. tidak ada yang menggudang untuk tetap tinggal selamanya. kecuali memori, apapun itu.
dan itu adalah buncah hangat di ujung minggu yang jamak angkut di jogja. mulai dari gelak ceria membincangkan si anu dan si [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya sudah terbiasa dengan &#8216;kehilangan&#8217;.</p>
<p>saya yakin betul, itu adalah siklus penyeimbang setelah saya &#8216;mendapatkannya&#8217;. satu datang, dan satu pergi. selalu seperti itu. tidak ada yang menggudang untuk tetap tinggal selamanya. kecuali memori, apapun itu.</p>
<p>dan itu adalah buncah hangat di ujung minggu yang jamak angkut di jogja. mulai dari gelak ceria membincangkan si anu dan si anu, membikin fitnah-lucu untuk para kerabat, suapan hangat mi godog di pengkolan ngasem maupun pelataran terminal terban, hingga acara-meminjam-bahu untuk berbagi isak tangis dan rasa sesal.</p>
<p>ya, saya tak akan lagi bisa membungkusnya. bahkan sejak semalam, acara makan malam tidak lagi milik saya. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tapi &#8230; yah. semuanya ini milik Si Empunya Hidup. ya, semuanya ini milik Si Empunya Hidup. butiran keringat dan semangat yang besar yang menggemukkan saldo rekening saya, itu adalah semuanya milik Si Empunya Hidup. pagi di ujung minggu yang selalu mendatangkan rasa malas untuk beranjak, itu juga milik Si Empunya Hidup. tumpukan batu bata dengan sokongan kayu yang sangat kokoh yang tak luruh saat bumi menari tiga tahun silam, itu juga punya Si Empunya Hidup.</p>
<p>seperti yang saya lihat pada ayah dan ibu saya, mereka pindah ke rumah yang baru tanpa mengusung apapun. kecuali kenangan manis di benak, sedikit kesebalan dan juga rasa rindu yang tak akan pernah lunas terbayarkan.</p>
<p>dan kini saya harus kehilangan lagi.  ya, ujung minggu yang hangat dengan gelak bersama sahabat.</p>
 <img src="http://femiadi.com/wp-content/plugins/wordpress-feed-statistics/feed-statistics.php?view=1&post_id=4514" width="1" height="1" style="display: none;" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/11/01/semua-ini-milik-si-empunya-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>resep sehat sampai tua</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/09/13/resep-sehat-sampai-tua/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/09/13/resep-sehat-sampai-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 01:52:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[bumijo]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=2490</guid>
		<description><![CDATA[padanya saya bertanya, &#8220;apa resep sehat sampai umur 70-an?&#8221; 
yahya gunawan. laki-laki bersepatu-kungfu dengan sosok badan yang tegap. tutur katanya lepas, tak lagi berbeban berat. gelaknya renyah. ujarannya selalu dibungkus dengan gerakan lincah kedua tangannya, menggambarkan ini dan itu. dan usianya lewat dari 70 tahun.&#160; 
ia menjawab dengan simpel, &#8220;saya tidak memasukkan sampah dalam pikiran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>padanya saya bertanya, &#8220;apa resep sehat sampai umur 70-an?&#8221; </p>
<p>yahya gunawan. laki-laki bersepatu-kungfu dengan sosok badan yang tegap. tutur katanya lepas, tak lagi berbeban berat. gelaknya renyah. ujarannya selalu dibungkus dengan gerakan lincah kedua tangannya, menggambarkan ini dan itu. dan usianya lewat dari 70 tahun.&nbsp; </p>
<p>ia menjawab dengan simpel, &#8220;saya tidak memasukkan sampah dalam pikiran saya &#8230; &#8221; sampah itu adalah pikiran kotor, negatif, kemarahan, dan sejenisnya. hidup ya menggelinding begitu saja. memikirkan hal positif, strategis, praktis. </p>
<p>jawaban itu tak jauh dari jawaban yang pernah dilontarkan ayah saya. </p>
<p>pikiran, adalah sebuah wadah. nah, soal apa isi wadah itu, ya terserah kita-kita yang punya pikiran. membebaninya dengan hal-hal berat seperti rasa kesal, penyesalan, dendam, rasa marah, dan tetek-bengek yang &#8216;nyampah&#8217; bakalan menggerus kegembiraan, keriangan, hal positif, kelegaan. </p>
<p>ya, saya tahu persis mengapa orang-orang seusia ayah saya, dan juga pak yahya sehat sampai tua: memilih untuk meringankan pikirannya dengan menyortir sampah-sampah agar tak ikut-masuk ke dalamnya. </p>
<p>yaps. </p>
 <img src="http://femiadi.com/wp-content/plugins/wordpress-feed-statistics/feed-statistics.php?view=1&post_id=2490" width="1" height="1" style="display: none;" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/09/13/resep-sehat-sampai-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>terbang murah dengan garuda</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/09/10/terbang-murah-dengan-garuda/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/09/10/terbang-murah-dengan-garuda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 02:47:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[isu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[garuda]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=2413</guid>
		<description><![CDATA[duh, saya jadi merasa seperti marketing-nya garuda indonesia.
bukan, bukan, saya bukan marketing-nya maskapai pelat merah ini, kok. saya hanya sedikit ingin memamerkan keajaiban berkendara dengan maskapai garuda; seiring dengan segudang keinginan untuk melakukan perjalanan kecil di ujung minggu.
garuda memiliki surprise fare untuk menerbangi seluruh rutenya pada periode tertentu. bisa jadi, ini adalah sebuah upaya untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>duh, saya jadi merasa seperti marketing-nya <a href="http://www.garuda-indonesia.com/" target="_blank">garuda indonesia</a>.</p>
<p>bukan, bukan, saya bukan marketing-nya maskapai pelat merah ini, kok. saya hanya sedikit ingin memamerkan keajaiban berkendara dengan maskapai garuda; seiring dengan segudang keinginan untuk melakukan perjalanan kecil di ujung minggu.</p>
<p>garuda memiliki <a href="http://www.garuda-indonesia.com/pages/special-fares/special-fares" target="_blank">surprise fare </a>untuk menerbangi seluruh rutenya pada periode tertentu. bisa jadi, ini adalah sebuah upaya untuk berkompetisi dengan maskapai domestik. kalian bisa ancang-ancang untuk melakukan perjalanan ke kota lain.</p>
<p>ketimbang renang menyeberangi lautan, atau berjam-jam menghabiskan waktu perjalanan di bus, menyeberang lautan, dan berjam-jam sampai ke tujuan. bukankah pelukan hangat, jabat erat, perbincangan seru, salam rindu adalah bagian yang tak-tergantikan dalam sebuah perjalanan? perjumpaan itu menjadi sangat mahal, bahkan lebih mahal ketimbang surprise fare garuda!</p>
<p>saya menilik kalender. ada sejumlah kerabat yang harus saya jumpai.</p>
 <img src="http://femiadi.com/wp-content/plugins/wordpress-feed-statistics/feed-statistics.php?view=1&post_id=2413" width="1" height="1" style="display: none;" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/09/10/terbang-murah-dengan-garuda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kunci rumah kos</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/08/31/kunci-rumah-kos/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/08/31/kunci-rumah-kos/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 11:58:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kunci]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nino]]></category>
		<category><![CDATA[pal224]]></category>
		<category><![CDATA[palmerah]]></category>
		<category><![CDATA[travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=2392</guid>
		<description><![CDATA[lagi, kunci rumah kos tertinggal. hanya saja, bukan di jogja, tetapi di malang.
ini bukan pertama kali bagi saya dengan-tidak-sengaja-meninggalkan-kunci saat memiliki ujung minggu yang menyenangkan diluar jakarta. ini sudah yang-ke-sekian-kali. dua lembar kaos dan kemeja masih terlipat rapi di dalam tas geret usai weekend escape ke malang, hari ini. inilah modal untuk hidup besok, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>lagi, kunci rumah kos tertinggal. hanya saja, bukan di jogja, tetapi di malang.</p>
<p>ini bukan pertama kali bagi saya dengan-tidak-sengaja-meninggalkan-kunci saat memiliki ujung minggu yang menyenangkan diluar jakarta. ini sudah yang-ke-sekian-kali. dua lembar kaos dan kemeja masih terlipat rapi di dalam tas geret usai weekend escape ke malang, hari ini. inilah modal untuk hidup besok, dan lusa.</p>
<p>saya baru teringat kunci itu tertinggal di rumah nino saat kami menginjak arboretum, batu, jawa timur. untuk kembali ke bukit tidar, jelas kami akan ketinggalan pesawat. alhasil, saya meminta nino untuk mengirimkan kunci itu besok, <em>one day service</em>.</p>
<p>saat begini, saya sangat bersyukur memiliki pabrik kata-kata yang dengan kelegaan yang amat besar menaungi pelupa macam saya. meminjamkan kursi-kursi untuk alas tidur, dan juga AC agar tidak kepanasan. selebihnya, air mandi yang menghangat hanya dalam satu putaran, dan juga air mineral untuk mengasup energi sepanjang hari.</p>
<p>ya, barangkali faktor U. pelUpa. :p</p>
 <img src="http://femiadi.com/wp-content/plugins/wordpress-feed-statistics/feed-statistics.php?view=1&post_id=2392" width="1" height="1" style="display: none;" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/08/31/kunci-rumah-kos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>titi dan permen jahe</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/08/31/titi-dan-permen-jahe/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/08/31/titi-dan-permen-jahe/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 07:42:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[gula]]></category>
		<category><![CDATA[mamayuri]]></category>
		<category><![CDATA[permen]]></category>
		<category><![CDATA[titi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/2009/08/31/titi-dan-permen-jahe/</guid>
		<description><![CDATA[nyatanya, tak setiap bocah cilik menyukai gula-gula khas kesukaan anak-anak kecil.
lihat saja titi; jagoan gita. saya, dan juga nino maupun eny dan ica, membelalak dengan kegemaran bocah yang satu ini. bukannya menggemari cokelat, permen, makanan ringan yang cihuy, tetapi permen jahe. ow!
permen jahe ini sudah sangat kuno. setidaknya, permen ini sudah tercatat di dalam buku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>nyatanya, tak setiap bocah cilik menyukai gula-gula khas kesukaan anak-anak kecil.</p>
<p>lihat saja<a href="http://mamayuri.wordpress.com/" target="_blank"> titi; jagoan gita</a>. saya, dan juga nino maupun eny dan ica, membelalak dengan kegemaran bocah yang satu ini. bukannya menggemari cokelat, permen, makanan ringan yang cihuy, tetapi permen jahe. ow!</p>
<p><a href="http://kisahbelanja.blogspot.com/2007/08/permen-jahe-kisah-panjang-kembang-gula.html" target="_blank">permen jahe ini sudah sangat kuno</a>. setidaknya, permen ini sudah tercatat di dalam buku Island of Java karya John Joseph Stockdale, pelancong berkebangsaan Inggris, yang menyebutkan, pada tahun 1778 Belanda mengirim sebanyak 10.000 pon (atau sekitar 5.000 kilogram) produk yang disebut candied ginger dari Batavia ke Eropa. makanan ini digemari di Eropa karena menyembuhkan kembung atau dalam istilah ilmiah disebut flatulensi. <a href="http://www.afifluthfi.co.cc/?p=181" target="_blank">khasiatnya mirip obat anti mabuk</a>. sebuah penelitian menunjukkan, saat orang diputar-putar di kursi agar mabuk, sebanyak 940 mg bubuk jahe akan mengurangi rasa mabuk ketimbang obat lain.</p>
<p>dan rupanya permen jahe menjadi andalan gita untuk membujuk titi saat si kecil ini merengek. duh duh duh &#8230;</p>
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=04d3c0a4-3f0a-81d2-b384-4270c02cd4e9" alt="" /></div>
<p class="scribefire-powered">Powered by <a href="http://www.scribefire.com/">ScribeFire</a>.</p>
 <img src="http://femiadi.com/wp-content/plugins/wordpress-feed-statistics/feed-statistics.php?view=1&post_id=2370" width="1" height="1" style="display: none;" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/08/31/titi-dan-permen-jahe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>bromo, negeri diatas awan</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/08/30/bromo-negeri-diatas-awan/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/08/30/bromo-negeri-diatas-awan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 09:10:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[bromo]]></category>
		<category><![CDATA[gunung bromo]]></category>
		<category><![CDATA[kasada]]></category>
		<category><![CDATA[kuda]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penanjakan]]></category>
		<category><![CDATA[reuni]]></category>
		<category><![CDATA[tengger]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/2009/08/30/bromo-negeri-diatas-awan/</guid>
		<description><![CDATA[bromo,  membangun gudang memori tersendiri buat saya. disana ada kehidupan, seperti negeri diatas awan.
bromo. menurut catatan, gunung bromo ini memiliki ketinggian 2392 M dari permukaan laut. bromo menjadi incaran turis lokal dan internasional lantaran memiliki lanskap pengunungan yang spektakuler. bromo di wilayah dataran tinggi Tengger berbentuk kubah lava dan dikelilingi lautan pasir dan ditemani [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><img src="http://img198.imageshack.us/img198/3803/34245051.jpg" alt="" width="320" height="200" /><p class="wp-caption-text">liburan cihuy !!!</p></div>
<p>bromo,  membangun gudang memori tersendiri buat saya. disana ada kehidupan, seperti negeri diatas awan.</p>
<p>bromo. menurut catatan, gunung bromo ini memiliki ketinggian 2392 M dari permukaan laut. bromo menjadi incaran turis lokal dan internasional lantaran memiliki lanskap pengunungan yang spektakuler. bromo di wilayah dataran tinggi Tengger berbentuk kubah lava dan dikelilingi lautan pasir dan ditemani gunung Batok (2440 mdpl) dan gunung Kursi (2581 mdpl). satu lagi, Gunung Semeru (3676 mdpl) yang menjadi salah satu gunung paling aktif.</p>
<p>masyarakat tengger yang beragama hindu sangat merawat tradisinya. mereka hidup bercocok tanam di lereng-lereng perbukitan. konon, saat kerajaan Majapahit mulai kehilangan kekuatanya di Jawa, para petinggi dan para bangsawan kerajaan hijrah ke pulau Bali karena desakan agama islam yang semakin kuat. yang tersisa dari keturunan Majapahit akhirnya menyebar dan tersingkir di pengunungan Tengger hinga kini. saban tahun mereka menggelar upacara Kasada dengan proses ritual upacara agama hindu yang meriah oleh masyarakat Tengger. mereka memenuhi seluruh lautan pasir pada saat matahari terbit.</p>
<p>bromo, perjalanan bersama dengan kerabat, perjalanan dengan sahabat. eny, nino, ica; gita dan titi. kami melakoninya dengan sepenuh hati. sembari mencuatkan emosi dan cerita yang membikin ujung bibir ini tertarik keatas sembari menitikkan air mata saking gelinya. tak heran, ica harus protes karena tak bisa mengimbangi perbincangan kami yang menurutnya &#8216;lawas&#8217;. *aduh keponakan, ini memang reuni kecil. jadi maaf kalau kamu harus membayangkan kejadian masa muda kami.*</p>
<p>gita mengawalinya dengan hidup pasca van lith di sekolah kotak sabun di bandung. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  kemalasan, keengganan, nyatanya tetap membungkusnya. ujung-ujungnya, sedikit menyesal kenapa harus keluar dari van lith. perbincangan menggelinding, hingga membincangkan kerabat kami yang lain yang di muntilan dulu. si anu, si anu, si anu. sedap, meski saya tak selalu bisa mengingat semua rautnya.</p>
<p>sembari mengeduk ingatan, nino harus mencadangkan ekstra tenaga dan mata yang membelalak dibalik kacamatanya. perjalanan melalui tumpang harus dibatalkan lantaran ada perbaikan jalan. alhasil, kembali ke malang dan menuju bromo melalui pasuruan.</p>
<p>dan sampai.</p>
<p>orang-orang dari suku tengger mengerubungi kami, menawarkan kamar dan juga perkakas penghangat. dan kami menyewa dua kamar dengan kamar mandi yang terkoneksi satu dengan lainnya. dingin, meski tak sedingin yang kami bayangkan.</p>
<p>pukul 04.00 kami bergerak menuju puncak penanjakan, berebut dengan turis lain untuk menikmati bola raksasa yang menyembul dengan semburat kekuningan buatanNya. klik klik klik klik. saya dan ica berlomba membidik gambar srengenge paling cihuy. sementara eny menemani gita dan titi yang meminta agar AC-nya dikecilkan. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>rampung, kami menuju bromo melalui segara wedi alias lautan pasir. yoga, supir hartop yang kami sewa memamerkan setiran yang penuh pengalaman. *duh bahasanya* tanjakan dan turunan dibabat dengan penuh kehati-hatian. menurut yoga, tak kurang dari 250 hartop dimiliki oleh orang-orang di kawasan bromo. ongkos sewanya beragam, mulai dari Rp 350 ribu hingga Rp 700 ribu; tergantung musim dan penyewa. musim rame dan musim sepi, dengan penyewa bule dan lokal, banderolnya pasti berbeda.</p>
<p>memasuki area parkir, sejumlah joki menyodori kertas kecil dengan beragam nama. itu adalah label joki yang bisa dipilih oleh penumpang hartop untuk disewa menuju kawah bromo. yoga pun sudah mewanti-wanti jika menyewa kuda harus cermat dan jangan langsung membayar di kaki bromo. &#8220;nanti saja, kalau sudah diantar ke sini, baru dibayar.&#8221; dan kuda-kuda itu pun berlarian di belakang hartop kami. serasa berkejaran dengan kuda!</p>
<p>eny memilih untuk menemani gita dan titi di bawah. sementara itu, nino, ica dan saya menyewa kuda untuk menjajal menghirup belerang di puncak bromo.  kertas yang saya usung ternyata milik &#8216;karyo&#8217;. lucunya, saat saya tanya namanya siapa, dia menjawab &#8216;woko&#8217;. untungnya, dia menopang saya untuk nyengklak ke atas kuda, dan juga menuntun si kuda putih dengan cukup aman dan nyaman sepanjang parkiran-bromo-parkiran.</p>
<p>pulang, kami tewas di atas kasur.</p>
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=06b7b611-e572-8a66-ac91-03a09857ba90" alt="" /></div>
 <img src="http://femiadi.com/wp-content/plugins/wordpress-feed-statistics/feed-statistics.php?view=1&post_id=2368" width="1" height="1" style="display: none;" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/08/30/bromo-negeri-diatas-awan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>duh, git, maafkan saya!</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/08/30/duh-git-maafkan-saya/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/08/30/duh-git-maafkan-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 19:34:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[gita]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mamayuri]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[titi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=2385</guid>
		<description><![CDATA[sudah lewat dari satu dekade.
dan saya tidak tahu bahwa gita, teman smu saya di muntilan, nyatanya juga harus mengosongkan locker di saat yang bersaman dengan saya yang mengosongkan locker. saya tak tahu. setelah lewat dari satu dekade, saya baru tahu.
sekolah kami dulu memang memberlakukan peraturan yang sangat ketat. yang tidak sesuai untuk menjadi bagian dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><img src="http://img529.imageshack.us/img529/1958/63588341.jpg" alt="" width="320" height="200" /><p class="wp-caption-text">ow ... d.o. juga???</p></div>
<p>sudah lewat dari satu dekade.</p>
<p>dan saya tidak tahu bahwa <a href="http://mamayuri.wordpress.com/" target="_blank">gita</a>, teman smu saya di muntilan, nyatanya juga harus mengosongkan locker di saat yang bersaman dengan saya yang mengosongkan locker. saya tak tahu. setelah lewat dari satu dekade, saya baru tahu.</p>
<p>sekolah kami dulu memang memberlakukan peraturan yang sangat ketat. yang tidak sesuai untuk menjadi bagian dari komunitas berasrama di sekolah ini, ya silakan minggir. begitu juga, jika dianggap tak layak untuk mengikuti upacara bendera sebulan sekali di sekolah, ya silakan mencari sekolah lain.</p>
<p>bahkan, saya sudah mengosongkan folder memori tentang kehidupan dua tahun sekolah ini. sesekali, saya masih ingin menggudangkannya. tapi tak banyak. pun, saya tak lagi ingat nama si anu, atau si anu, atau si anu yang si anu. dua tahun melewatkan hidup 24 jam di sekolah dan asrama, nyatanya tak bisa membuat mereka tetap tinggal di ruang benak.</p>
<p>mungkin karena saya terlalu kesal dengan lembaga ini; tapi toh saya harus tetap mensyukurinya sebagai bagian dari hidup yang tidak bisa saya tolak.</p>
<p>hanya saja, saya sampai tidak tahu kalau gita juga harus mengosongkan lockernya, mengangkut semua isi nya untuk pulang ke bandung. dalam sebuah reuni mini ini, saya baru tahu bahwa ia sengaja men-d.o.-kan diri lantaran ketakutan dengan peristiwa jelangkung di tahun pertama kami mencatatkan diri di sekolah ini.</p>
<p>berpikir untuk membeli rapor; nyatanya ditolak oleh ayahnya. alhasil, ia membetahkan diri untuk setahun di sekolah anyar di bandung, tanpa belajar, tanpa berpikir, dan juga tanpa masa depan. kekhawatiran kecil mengantarkannya untuk serius membenamkan diri diantara buku-buku, menjelang ujian akhir.</p>
<p>ah. gita, perempuan cerdas. perempuan berakal panjang.</p>
 <img src="http://femiadi.com/wp-content/plugins/wordpress-feed-statistics/feed-statistics.php?view=1&post_id=2385" width="1" height="1" style="display: none;" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/08/30/duh-git-maafkan-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ke malang, bawa sepeda lipat</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/08/29/ke-malang-bawa-sepeda-lipat/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/08/29/ke-malang-bawa-sepeda-lipat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 16:59:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[pit-pitan]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[bicycle]]></category>
		<category><![CDATA[bike]]></category>
		<category><![CDATA[csl]]></category>
		<category><![CDATA[curve sl]]></category>
		<category><![CDATA[dahon]]></category>
		<category><![CDATA[hobi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[seli]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda lipat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/?p=2377</guid>
		<description><![CDATA[saya masih ingat betul bagaimana eny dan nino tergelak saat saya bilang saya akan bawa sepeda ke malang.
barangkali terdengar lucu, dan aneh. saya belum pernah ke malang, dan dengan pede akan mengusung csl. apalagi, saya juga tidak tahu kontur daerah di malang.
&#8220;ica aja kalau akan pulang kerumah selalu teriak, maaaa geret! &#8230;&#8221; ujar eny, sembari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 230px"><img src="http://img36.imageshack.us/img36/7541/50414820.jpg" alt="" width="220" height="320" /><p class="wp-caption-text">bersepeda sampai ke tembok china</p></div>
<p>saya masih ingat betul bagaimana eny dan nino tergelak saat saya bilang saya akan bawa sepeda ke malang.</p>
<p>barangkali terdengar lucu, dan aneh. saya belum pernah ke malang, dan dengan pede akan mengusung csl. apalagi, saya juga tidak tahu kontur daerah di malang.</p>
<p>&#8220;ica aja kalau akan pulang kerumah selalu teriak, <em>maaaa geret!</em> &#8230;&#8221; ujar eny, sembari terbahak, jauh-jauh hari sebelum saya berangkat ke malang.</p>
<p>dan saya sungguh mengusung curve sl, sepeda lipat 16&#8243; jagoan saya. seluruh perlengkapan pun saya usung. mulai dari pompa, sarung tangan, tatto, obeng, kunci L dan masih banyak lagi. sewadah, semuanya saya kurung dalam tas hard rock cafe bali.</p>
<p>&#8220;jadi siapa yang mau duluan, aku yang naik sepeda dan kamu naik mobil, atau sebaliknya?&#8221; todong nino saat saya keluar dari pintu kedatangan bandara malang. ah, sialan. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>untungnya, saya tak disuruh menggowes. buta. buta. buta. saya tak tahu kanan-kiri malang.</p>
<p>sorenya, saya dan ica menggowes keliling bukit tidar. hanya, sepeda ica terlalu tinggi untuk umurnya. jadinya, jatuh, dan jatuh. jika tidak, &#8220;humh, capek!&#8221; katanya sambil menjumput sepeda yang menggeletak, jatuh; lantas berjalan mendaki jalanan yang mendaki.</p>
<p>ah, ica! yang ini, baru kalah sama si tante! <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
 <img src="http://femiadi.com/wp-content/plugins/wordpress-feed-statistics/feed-statistics.php?view=1&post_id=2377" width="1" height="1" style="display: none;" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/08/29/ke-malang-bawa-sepeda-lipat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>titi, bukan yuri</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/08/29/titi-bukan-yuri/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/08/29/titi-bukan-yuri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 11:10:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[gita]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mamayuri]]></category>
		<category><![CDATA[reuni]]></category>
		<category><![CDATA[titi]]></category>
		<category><![CDATA[van lith]]></category>
		<category><![CDATA[yuri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/2009/08/29/titi-bukan-yuri/</guid>
		<description><![CDATA[namanya gita. 
saya mengenalnya sebagai orang yang hebat sekaligus kocak; tiga belas tahun silam. ya, van lith mempertemukan saya dengan perempuan berambut kriwil asal bandung ini. nyatanya, facebook menautkan kami kembali setelah 1997. rambutnya menjadi lurus, dan ada si kecil yang membuntut di belakangnya. 
yuri saraswati namanya. ya, si kecil dengan rambut yang mirip dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>namanya <a target="_blank" href="http://mamayuri.wordpress.com">gita</a>. </p>
<p>saya mengenalnya sebagai orang yang hebat sekaligus kocak; tiga belas tahun silam. ya, van lith mempertemukan saya dengan perempuan berambut kriwil asal bandung ini. nyatanya, <a target="_blank" href="http://www.facebook.com">facebook</a> menautkan kami kembali setelah 1997. rambutnya menjadi lurus, dan ada si kecil yang membuntut di belakangnya. </p>
<p>yuri saraswati namanya. ya, si kecil dengan rambut yang mirip dengan rambut gita: melingkar-lingkar. tubuhnya tak montok, biasa saja. ciri khas anak kecil yang pemalu dengan orang baru, juga melekat padanya. </p>
<p>yuri? bukan, bukan. panggilannya bukan yuri, tapi titi. sederhana saja, demi memudahkan gita untuk berbicara tanpa huruf R. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" alt="" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=8f19191e-f88d-8d44-94b8-f7b28f6052b2" /></div>
 <img src="http://femiadi.com/wp-content/plugins/wordpress-feed-statistics/feed-statistics.php?view=1&post_id=2364" width="1" height="1" style="display: none;" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/08/29/titi-bukan-yuri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>berhangat-hangat di kota dingin</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/08/29/berhangat-hangat-di-kota-dingin/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/08/29/berhangat-hangat-di-kota-dingin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 10:10:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[reuni]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[van lith]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/2009/08/29/berhangat-hangat-di-kota-dingin/</guid>
		<description><![CDATA[saya bersyukur, kembali ditemukan dengan kerabat yang terpisah lebih dari satu dasawarsa. 
nino, eny, gita. 
ketiganya saya jumpai bersamaan dengan acara mencecap kupat tahu sayangan di muntilan, berlarian menyusuri tumpang menuju kedung kayang, memamah brotowali dalam acara orientasi murid baru. yaps. sekolah di smu van lith muntilan. hanya saja, keharusan untuk mengusung buku dan pakaian; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya bersyukur, kembali ditemukan dengan kerabat yang terpisah lebih dari satu dasawarsa. </p>
<p><a target="_blank" href="http://kerangalam.wordpress.com/">nino</a>, eny, <a target="_blank" href="http://mamayuri.wordpress.com/">gita</a>. </p>
<p>ketiganya saya jumpai bersamaan dengan acara mencecap kupat tahu sayangan di muntilan, berlarian menyusuri tumpang menuju kedung kayang, memamah brotowali dalam acara orientasi murid baru. yaps. sekolah di smu van lith muntilan. hanya saja, keharusan untuk mengusung buku dan pakaian; keluar dari komunitas-calon-alumni-van-lith, memaksa saya untuk menghilangkan sebagian memori di van lith. </p>
<p>namun mereka masih hangat. ketiganya. nino, eny, gita. juga dua buntut yang menyertai ketiganya, ica dan titi. gelaknya tak berubah. olok-oloknya malah makin parah. kami membongkar ingatan masa sekolah dulu, saat mengenakan rok dengan aturan tiga-jari-dibawah-garis-lutut-belakang dan harus keluar asrama dengan silentium. </p>
<p>tentang skandal cinta yang menyeruak antara asrama putra dan putri. tentang rapor merah dan kewajiban untuk drop-out. tentang tragedi jelangkung yang melegenda. tentang surat yang tersimpan, melapuk. tentang mimpi untuk bertemu sepuluh-tahun-lagi. tentang hidup pasca van lith. </p>
<p>kami pernah punya itu semua. dan kami menguarkannya dalam perbincangan hangat di malang. </p>
<p>terima kasih. malang menjadi hangat dengan gelak ini. terima kasih. </p>
<p>
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" alt="" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=db97985a-e18e-8819-aa96-6110d8832238" /></div>
 <img src="http://femiadi.com/wp-content/plugins/wordpress-feed-statistics/feed-statistics.php?view=1&post_id=2366" width="1" height="1" style="display: none;" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/08/29/berhangat-hangat-di-kota-dingin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>mengalah untuk menang *halah*</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/08/29/mengalah-untuk-menang-halah/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/08/29/mengalah-untuk-menang-halah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 07:11:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[friends from heaven]]></category>
		<category><![CDATA[pit-pitan]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[ica]]></category>
		<category><![CDATA[krisna]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/2009/08/29/mengalah-untuk-menang-halah/</guid>
		<description><![CDATA[
kalau ica tau judul diatas, pasti dia akan ngomel-ngomel dengan bawel. *duh, maafin tante, ca. *
awalnya adalah nino dan eny yang sudah memberi sinyal bahwa si kecil ica akan memberi saya tugas. saya membatin; duh berani-beraninya anak kecil membikin tugas untuk anak gede.   tapi diam-diam saya penasaran. memberi tugas? bisa jadi, saya harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://img188.imageshack.us/img188/9101/50801768.jpg" alt="" width="220" height="320" /></p>
<p>kalau ica tau judul diatas, pasti dia akan ngomel-ngomel dengan bawel. *duh, maafin tante, ca. *</p>
<p>awalnya adalah nino dan eny yang sudah memberi sinyal bahwa si kecil ica akan memberi saya tugas. saya membatin; duh berani-beraninya anak kecil membikin tugas untuk anak gede. <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  tapi diam-diam saya penasaran. memberi tugas? bisa jadi, saya harus mengerjakan PR matematikanya. atau, kemungkinan saya harus memompa sepedanya yang gembos. bisa juga, saya harus membikin masakan paling enak buatnya. tapi okelah. sebagai tante yang baik, saya harus menerima tantangan ica; apapun itu!.</p>
<p>ternyata tantangan itu adalah bermain catur! wah wah wah. ini adalah tantangan yang paling tidak beradab. bukannya apa-apa; hanya saja saya tak bisa bermain catur. itu saja. alih-alih menggerakkan pion. bahkan, menata catur diatas papannya saja saya tak mampu. DF%$^&amp;YGERW&amp;()_(^#@FH</p>
<p>dan benar. saya kalah. &#8220;yang kalah mberesin!&#8221; tegas ica. duh duh duh.</p>
<p>kemudian eny meminta saya menantangnya bermain sulap. okey! ada tipuan yang saya tak tahu. tapi, karena kunci tipuan tergeletak diatas meja, jadinya ica langsung menubruk saya saat saya mengangkat lembaran kunci tipuan itu. wakakkakaka!</p>
<p>tantangan lain adalah main nintendo. yaitu, mario bross dan sirkus. celakanya, saya kalah lagi. &#8220;tante mau main apa yang bisa bikin tante menang?&#8221; sergah ica. wah wah wah &#8230; tak hentinya saya menggelak.</p>
<p>tak mau kalah, saya pun melapor pada papanya, kalau saya banyak mengalah untuk ica. horeeee!!!</p>
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=04d3c0a4-3f0a-81d2-b384-4270c02cd4e9" alt="" /></div>
 <img src="http://femiadi.com/wp-content/plugins/wordpress-feed-statistics/feed-statistics.php?view=1&post_id=2362" width="1" height="1" style="display: none;" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/08/29/mengalah-untuk-menang-halah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>nge-rawon dengkul di rawon nguling</title>
		<link>http://femiadi.com/2009/08/29/nge-rawon-dengkul-di-rawon-nguling/</link>
		<comments>http://femiadi.com/2009/08/29/nge-rawon-dengkul-di-rawon-nguling/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 05:21:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Femi Adi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[plesiran]]></category>
		<category><![CDATA[weekend escape]]></category>
		<category><![CDATA[jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[makan]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[rawon]]></category>
		<category><![CDATA[rawon nguling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://femiadi.com/2009/08/29/nge-rawon-dengkul-di-rawon-nguling/</guid>
		<description><![CDATA[pintunya hanya terbuka ciut. ya, warung rawon nguling, malang, jawa timur.
bahkan, sebuah korden menutupi bagian meja yang kemungkinan terisi dan memamerkan geliat srupat-sruput makanan terlezat di warung ini. bisa dimaklumi, ini adalah bulan puasa. &#8220;nyoba rawon tutup dengkul, fem!&#8221; kata nino, sembari menunjuk larik menu bagian atas.
paling atas dari deretan menu rawon, tertulis rawon tutup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><img src="http://img171.imageshack.us/img171/2424/33475433.jpg" alt="" width="320" height="200" /><p class="wp-caption-text">dari dengkul sapi. owh!</p></div>
<p>pintunya hanya terbuka ciut. ya, warung rawon nguling, malang, jawa timur.</p>
<p>bahkan, sebuah korden menutupi bagian meja yang kemungkinan terisi dan memamerkan geliat srupat-sruput makanan terlezat di warung ini. bisa dimaklumi, ini adalah bulan puasa. &#8220;nyoba rawon tutup dengkul, fem!&#8221; kata <a href="http://kerangalam.wordpress.com/" target="_blank">nino</a>, sembari menunjuk larik menu bagian atas.</p>
<p>paling atas dari deretan menu rawon, tertulis rawon tutup dengkul; dengan font hijau mencolok, ketimbang menu rawon lain yang membaris dibawahnya. saya segera mengiyakan. rawon memang masakan khas jawa timur dengan kluwek sebagai penyangga rasa masakan ini. kuah hitam beraroma khas, gurih dan serba-sapi menjadi ujung tombak olahan ini. selebihnya, tauge dan sambal sebagai penghiburnya.</p>
<p>rawon nguling, warung rawon yang legendaris dari desa tongas sejak tahun 1942; antara pasuruan dan probolinggo. siapa yang menolak mencicipi rawonnya? tujuh dasawarsa telah mengubahnya dari &#8216;warung lumayan&#8217; menjadi &#8216;rawon nguling&#8217;. warung yang debut perdanananya dimulai oleh mbah karyorejo, kini diteruskan oleh generasi ke-tiga lah.</p>
<p>&#8220;tapi porsinya besar lho fem,&#8221; tegas nino. iya, iya. tak masyalah. bukankah kita punya tiga perut disini? <img src='http://femiadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>dan rawon yang disukai maestro affandi itu datang. ciduk-ciduk-ciduk. saya mulai menyeruput kuahnya. tingkat ketepatan gurihnya cukup bagus. ciduk-ciduk-ciduk. kemana dagingnya ya?</p>
<p>nino dan eny menggelak. duh, ternyata ini dengkul sapi. owh! pantas namanya rawon tutup dengkul.</p>
<p>irisan tutup dengkulnya cukup besar dengan lemak yang tak terlalu tebal. digigit pun terasa lembut, tanpa perlawanan yang berarti dari semangkok besar rawon nan nyamleng itu. hanya saja, saya belum siap untuk menantang dengkul yang duduk dengan antengnya di mangkok besar itu.</p>
<p>saya harus kembali ke sini lagi. bukan, bukan di warung nguling jakarta; tetapi warung nguling di malang, tentu saja, dengan eny dan nino.</p>
<p><a class="performancingtags" rel="tag" href="http://technorati.com/tag/jawa%20timur"><br />
</a></p>
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=cbe38f15-e537-897f-9d6d-702edd299759" alt="" /></div>
 <img src="http://femiadi.com/wp-content/plugins/wordpress-feed-statistics/feed-statistics.php?view=1&post_id=2358" width="1" height="1" style="display: none;" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://femiadi.com/2009/08/29/nge-rawon-dengkul-di-rawon-nguling/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
